Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

English

View through CrossRef
Secara global, penyandang disabilitas merupakan salah satu dari kelompok yang paling terpinggirkan dan tersisih secara social. Kebutuhan kesehatan reproduksi perempuan penyandang disabilitas tidak mendapat banyak perhatian, kemungkinan besar karena anggapan yang salah bahwa perempuan penyandang cacat tidak aktif secara seksual dan tidak ingin melahirkan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk secara sistematis meninjau kesetaraan gender dan inklusi sosial pada perempuan penyandang disabilitas dalam layanan kesehatan reproduksi. Artikel-artikel yang digunakan dipilih dari database jurnal Google Scholar, World Cat, PROQUEST, dan PubMed yang diterbitkan pada bulan Januari 2010 hingga bulan September 2020. Kata kunci untuk penelitian ini meliputi “gender” atau "kesetaraan gender" atau "inklusi sosial" atau "disabilitas" dan “kesehatan reproduksi” atau "kesehatan reproduksi perempuan". Sebanyak 476 artikel dihasilkan dari pencarian awal, penulis mengidentifikasi 10 artikel mengenai kesetaraan gender dan inklusi sosial untuk perempuan penyandang disabilitas dalam layanan kesehatan reproduksi. Kurangnya informasi dan pendidikan tentang masalah kesehatan reproduksi, aksesibilitas fisik dan/ infrastruktur, sikap tenaga kesehatan yang menghakimi, pengetahuan tenaga kesehatan yang terbatas tentang masalah disabilitas dan faktor individu, termasuk hambatan dalam mencari perawatan kesehatan dan hambatan keuangan, diidentifikasi sebagai faktor penghambat layanan kesehatan reproduksi pada perempuan dengan disabilitas
Title: English
Description:
Secara global, penyandang disabilitas merupakan salah satu dari kelompok yang paling terpinggirkan dan tersisih secara social.
Kebutuhan kesehatan reproduksi perempuan penyandang disabilitas tidak mendapat banyak perhatian, kemungkinan besar karena anggapan yang salah bahwa perempuan penyandang cacat tidak aktif secara seksual dan tidak ingin melahirkan anak-anak.
Penelitian ini bertujuan untuk secara sistematis meninjau kesetaraan gender dan inklusi sosial pada perempuan penyandang disabilitas dalam layanan kesehatan reproduksi.
Artikel-artikel yang digunakan dipilih dari database jurnal Google Scholar, World Cat, PROQUEST, dan PubMed yang diterbitkan pada bulan Januari 2010 hingga bulan September 2020.
Kata kunci untuk penelitian ini meliputi “gender” atau "kesetaraan gender" atau "inklusi sosial" atau "disabilitas" dan “kesehatan reproduksi” atau "kesehatan reproduksi perempuan".
Sebanyak 476 artikel dihasilkan dari pencarian awal, penulis mengidentifikasi 10 artikel mengenai kesetaraan gender dan inklusi sosial untuk perempuan penyandang disabilitas dalam layanan kesehatan reproduksi.
Kurangnya informasi dan pendidikan tentang masalah kesehatan reproduksi, aksesibilitas fisik dan/ infrastruktur, sikap tenaga kesehatan yang menghakimi, pengetahuan tenaga kesehatan yang terbatas tentang masalah disabilitas dan faktor individu, termasuk hambatan dalam mencari perawatan kesehatan dan hambatan keuangan, diidentifikasi sebagai faktor penghambat layanan kesehatan reproduksi pada perempuan dengan disabilitas.

Related Results

Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
This e-book brings together 13 chapters written by aviation English researchers and practitioners settled in six different countries, representing institutions and universities fro...
The Development of English Speaking Proficiency to Increase Students’ Communication Skill in A Business and Technology College
The Development of English Speaking Proficiency to Increase Students’ Communication Skill in A Business and Technology College
English speaking proficiency is very important to participate in the wider world of work. The speaking proficiency is measured in terms of the ability to carry out a conversation i...
The Legacy of Empire: Exploring British Colonial English in the Works of Manto and Hamid
The Legacy of Empire: Exploring British Colonial English in the Works of Manto and Hamid
In the last few years, English has gained extraordinary respect in Pakistan. Due to this increased traction, students have started learning and speaking English despite losing thei...
English
English
English is by far the most widely spoken Germanic language, with approximately 400 million native speakers, another 500 million L2 speakers, and at least a billion of moderately co...
Middle English
Middle English
Middle English is the name given to the English of the period from approximately 1100 to approximately 1450. This period is marked by substantial developments in all areas of Engli...
Native English speakers' authority in English
Native English speakers' authority in English
Given the unprecedented spread of English, native English speakers (NESs) have been estimated to number 508 million by 2050 (Graddol, 1997: 27), while a bold estimation of speakers...
STUDENTS’ PERCEPTION OF ENGLISH DAY AND SPEAKING SKILL AT ASH-SHIDDIIQI ISLAMIC BOARDING SCHOOL
STUDENTS’ PERCEPTION OF ENGLISH DAY AND SPEAKING SKILL AT ASH-SHIDDIIQI ISLAMIC BOARDING SCHOOL
The research aimed to investigate the impact of English Day on students' speaking skills in Islamic schools, using questionnaires to gather data on students' perceptions of English...
How Indian is Indian English?: Indian Words in Registers of Indian English
How Indian is Indian English?: Indian Words in Registers of Indian English
The rising status of English as a world language has led to the emergence of several non-native or new varieties of English, with Indian English being a major new variety.  Much w...

Back to Top