Javascript must be enabled to continue!
Membumikan Islam Di Indonesia
View through CrossRef
Islam datang ke nusantara (Indonesia ) tidak dapat dipisahkan dari nuansa di mana Islam itu lahir. Akan tetapi, Islam masuk ke Indonesia mampu beradaptasi dengan kebudayaan lokal. Proses persenyawaan keislaman dengan kenusantaraan, menjadikan Islam yang ada di nusantara ini, mudah diterima oleh masyarakat. Tidak ada resistensi, yang ada adalah penyambutan. Sungguhpun ada modifikasi, itu tidak lebih dari injeksi nilai-nilai keislaman dalam tradisi yang telah ada. Dalam perkembangannya, Islam nusantara dengan wataknya yang moderat dan apresiatif terhadap budaya lokal, serta memihak pada warga setempat dalam menghadapi tantangan, menyebabkan Islam diterima sebagai agama baru. Bukti nyata dari proses persenyawaan antara Islam dan budaya lokal, dapat ditemukan dalam bentuk karya Babad, hikayat, lontara, sastra suluk, mitologi. Kemudian dari segi bentuk arsitektur bangunan-bangunan atap masjid Demak yang berlapis sembilan “dari Meru” pra Islam, kemudian diganti oleh Sunan Kalijaga menjadi tiga yang melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan. Budaya selamatan, Maulid Nabi, Yasinan, Sekaten.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Membumikan Islam Di Indonesia
Description:
Islam datang ke nusantara (Indonesia ) tidak dapat dipisahkan dari nuansa di mana Islam itu lahir.
Akan tetapi, Islam masuk ke Indonesia mampu beradaptasi dengan kebudayaan lokal.
Proses persenyawaan keislaman dengan kenusantaraan, menjadikan Islam yang ada di nusantara ini, mudah diterima oleh masyarakat.
Tidak ada resistensi, yang ada adalah penyambutan.
Sungguhpun ada modifikasi, itu tidak lebih dari injeksi nilai-nilai keislaman dalam tradisi yang telah ada.
Dalam perkembangannya, Islam nusantara dengan wataknya yang moderat dan apresiatif terhadap budaya lokal, serta memihak pada warga setempat dalam menghadapi tantangan, menyebabkan Islam diterima sebagai agama baru.
Bukti nyata dari proses persenyawaan antara Islam dan budaya lokal, dapat ditemukan dalam bentuk karya Babad, hikayat, lontara, sastra suluk, mitologi.
Kemudian dari segi bentuk arsitektur bangunan-bangunan atap masjid Demak yang berlapis sembilan “dari Meru” pra Islam, kemudian diganti oleh Sunan Kalijaga menjadi tiga yang melambangkan Iman, Islam, dan Ihsan.
Budaya selamatan, Maulid Nabi, Yasinan, Sekaten.
Related Results
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Abstract:
The religious phenomenon of Islam in post-reform Indonesia is thought to have experienced extremism and radicalism. The explosion of terrorism in the name of Islam ...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA
REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA
Penelitian ini mengkaji tentang sistem pendidikan Islam yang sampai saat ini terus menjadi pembahasan yang menarik di kalangan praktisi pendidikan. Semua itu merupakan wujud perhat...
EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME (Merunut Benih Kapitalisme dalam Ekonomi Islam)
EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME (Merunut Benih Kapitalisme dalam Ekonomi Islam)
A discussion of the modern economic system, usually refers to two major systems, namely capitalism based on the capital markets (capital) and guided socialism which tried to solve ...
Model Pendidikan Islam Persfektif Azyumardi Azra dan Qurais Shihab
Model Pendidikan Islam Persfektif Azyumardi Azra dan Qurais Shihab
Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, pendidikan Islam sering kali diremehkan dalam sistem pendidikan negara ini. Islam menekankan perhatiannya kepada pendidikan dan mewajibk...
PAMERAN "DARI AKAL TURUN KE HATI" SEBAGAI BENTUK EKSISTENSI KEKINIAN SENI RUPA ISLAM INDONESIA
PAMERAN "DARI AKAL TURUN KE HATI" SEBAGAI BENTUK EKSISTENSI KEKINIAN SENI RUPA ISLAM INDONESIA
Sejak Islam masuk dan menyebar di Indonesia, pengaruhnya terasa di banyak tempat dan banyak bidang. Salah satunya bidang seni rupa yang hingga hari ini masih tetap exist dan bahkan...
Islam Nusantara: A Middle Way?
Islam Nusantara: A Middle Way?
Islam Nusantara is not a new thing. The word “Islam” combined with “Nusantara” is not only confirmed the name, but also the characters to show the pattern of a heterogeneous entity...

