Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEBANGKITAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT MODERN

View through CrossRef
Menurut August Comte, semakin modern sebuah masyarakat maka agama seharusnya semakin ditinggalkan. Namun realitas justru sebaliknya, dalam kompleksitas kehidupan modern, masyarakat justru semakin haus terhadap nilai-nilai spiritualitas. Fenomena inilah yang oleh Harvey Cox disebut sebagai turning east. Tulisan ini mengkritisi dinamika kebangkitan spiritualitas yang sedemikian pesat. Spiritualitas ternyata tidak harus selalu berkaitan dengan Tuhan. Pada spirirualitas dengan model semacam ini, spiritualitas hanya berfungsi sebagai pelarian psikologis, obsesi, dan kebutuhan ruhaniah sesaat. Maka yang muncul adalah usaha untuk menjadikan spiritualitas bukan sebagai bagian integral dari kehidupan, tetapi sekedar pemuasan rasa ingin tahu, dan sebagai terapi atas beragam persoalan hidup yang kian rumit. Pada kondisi semacam ini, esensi dan hakekat spiritualitas bukan lagi menjadi persoalan yang penting. Bagi para konsumen spiritualitas ini, hal yang penting adalah tujuan mereka tercapai. Mereka tidak memperdulikan akan kemana orientasi spiritualitas yang digelutinya, apa rujukan agamanya, dan seperti apa relasinya dengan Tuhan. Bahkan, Tuhan pun bukan lagi hal yang penting bagi mereka..
Raden Intan State Islamic University of Lampung
Title: KEBANGKITAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT MODERN
Description:
Menurut August Comte, semakin modern sebuah masyarakat maka agama seharusnya semakin ditinggalkan.
Namun realitas justru sebaliknya, dalam kompleksitas kehidupan modern, masyarakat justru semakin haus terhadap nilai-nilai spiritualitas.
Fenomena inilah yang oleh Harvey Cox disebut sebagai turning east.
Tulisan ini mengkritisi dinamika kebangkitan spiritualitas yang sedemikian pesat.
Spiritualitas ternyata tidak harus selalu berkaitan dengan Tuhan.
Pada spirirualitas dengan model semacam ini, spiritualitas hanya berfungsi sebagai pelarian psikologis, obsesi, dan kebutuhan ruhaniah sesaat.
Maka yang muncul adalah usaha untuk menjadikan spiritualitas bukan sebagai bagian integral dari kehidupan, tetapi sekedar pemuasan rasa ingin tahu, dan sebagai terapi atas beragam persoalan hidup yang kian rumit.
Pada kondisi semacam ini, esensi dan hakekat spiritualitas bukan lagi menjadi persoalan yang penting.
Bagi para konsumen spiritualitas ini, hal yang penting adalah tujuan mereka tercapai.
Mereka tidak memperdulikan akan kemana orientasi spiritualitas yang digelutinya, apa rujukan agamanya, dan seperti apa relasinya dengan Tuhan.
Bahkan, Tuhan pun bukan lagi hal yang penting bagi mereka.

Related Results

Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang fundamental bagi iman Kristiani. Kebangkitan Yesus menegaskan kemenangan-Nya atas dosa, maut, dan kuasa kegelapan. Kebangkitan memberikan...
Pengaruh Spiritualitas Kerja terhadap Work Engagement pada Perawat
Pengaruh Spiritualitas Kerja terhadap Work Engagement pada Perawat
Abstract. In conditions of increasingly fierce economic competition nowadays, quality human resources are needed. Workplace spirituality can be a potential solution to create a con...
Hubungan spiritualitas dengan kecemasan pada Diabetes Melitus Tipe II
Hubungan spiritualitas dengan kecemasan pada Diabetes Melitus Tipe II
Latar Belakang: WHO memprediksi kejadian DM akan selalu mengalami peningkatan. Penderita DM sering mengalami kecemasan, yang salah satunya dipengaruhi oleh tingkat spiritualitas. T...
PERUBAHAN SOSIAL
PERUBAHAN SOSIAL
Modernisasi merupakan perubahan masyarakat dari yang tradisional ke modern.masyarakat modern adalah masyarakat yang telah mengalami transformasi dari segala bentuk.masyarakat moder...
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Strategi Coaching untuk Pengembangan Spiritualitas Kaum Muda
Budaya pascamodern telah membentuk spiritualitas kaum muda menjadi spiritualitas yang memiliki karakteristik ambiguitas, autentisitas, dan pengalaman. Di tengah konteks ini, ada se...
Peran Prodi Tasawuf dan Psikoterapi dalam Pembentukan Spiritualitas Alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Peran Prodi Tasawuf dan Psikoterapi dalam Pembentukan Spiritualitas Alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali strategi prodi Tasawuf dan Psikoterapi dalam membentuk spiritualitas alumninya. Selanjutanya, untuk mengenali karakteristik spiritualita...
SPIRITUALITAS MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER
SPIRITUALITAS MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER
:  Spiritualitas diperlukan oleh penderita kanker untuk meningkatakan kualitas hidup. Spiritualitas membuat  hidup  lebih  bermakna serta tujuan hidup yang lebih terarah, sehingga ...
Hubungan Spiritualitas dengan Kecemasan Perawat dalamMenangani PasienCOVID 19 di RSUD Temanggung
Hubungan Spiritualitas dengan Kecemasan Perawat dalamMenangani PasienCOVID 19 di RSUD Temanggung
Latar Belakang: Banyaknya fenomena pada kasus covid terus bertambah dari hari ke hari sehingga petugas kesehatan sebagai garis depan semakin tertekan karena meningkatnya beban kerj...

Back to Top