Javascript must be enabled to continue!
Pemikiran Sosiologi Politik Islam Abdul Wahhab Khallaf
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemikiran sosiologi politik Islam Abdul Wahhab Khallaf dalam kitabnya al-Siyāsah al-Syar’iyyah. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Pembahasan yang dikemukakan didasari bahan-bahan yang diteliti melalui sumber utama yaitu kitab al-Siyāsah al-Syar’iyyah karya Abdul Wahhab Khallaf, kitab-kitab fiqh lainnya dan beberapa tulisan yang relevan. Dari kitab-kitab tersebut dikutip berbagai pendapat dan argumentasi para ulama beserta dalil-dalil yang mereka kemukakan. Sedangkan hasil yang didapat adalah bahwa buku al-Siyāsah al-Syar’iyyah merupakan karya monumental di antara sederetan karya ilmiah Abdul Wahhab Khallaf. Buku ini merupakan hasil studi beliau sewaktu mendalami studi khusus bidang hukum pada tahun 1342 H, atau bertepatan dengan bulan desember 1923. Buku ini menampilkan konsep dan strategi hukum Islam yang sangat menarik untuk dibahas, meskipun isi dan kapasitas buku ini termasuk kajian buku klasik. Namun orisinilitas pemikiran penulis tampak jelas dalam sikap apologiknya, bahwa isu dan klaim hukum Islam bersifat statis, adalah tidak benar. Yang benar adalah bahwa karakteristik dan tujuan sentral hukum Islam berasaskan maslahah, serta bersifat elastis dan dinamis. Abdul Wahhab Khallaf dalam kitabnya al-Siyāsah al-Syar’iyyah membahas hakikat politik hukum Islam yang menyangkut persoalan-persoalan politik hukum perundang-undangan, kebebasan individu, asas persamaan, hubungan negara Islam dengan negara non-Islam, peraturan peperangan, peraturan perdamaian, politik keuangan, pajak, pendayagunaan keuangan, dan sumber-sumber keuangan, di samping tentang sejarah bait al-Māl.
Title: Pemikiran Sosiologi Politik Islam Abdul Wahhab Khallaf
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemikiran sosiologi politik Islam Abdul Wahhab Khallaf dalam kitabnya al-Siyāsah al-Syar’iyyah.
Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif.
Pembahasan yang dikemukakan didasari bahan-bahan yang diteliti melalui sumber utama yaitu kitab al-Siyāsah al-Syar’iyyah karya Abdul Wahhab Khallaf, kitab-kitab fiqh lainnya dan beberapa tulisan yang relevan.
Dari kitab-kitab tersebut dikutip berbagai pendapat dan argumentasi para ulama beserta dalil-dalil yang mereka kemukakan.
Sedangkan hasil yang didapat adalah bahwa buku al-Siyāsah al-Syar’iyyah merupakan karya monumental di antara sederetan karya ilmiah Abdul Wahhab Khallaf.
Buku ini merupakan hasil studi beliau sewaktu mendalami studi khusus bidang hukum pada tahun 1342 H, atau bertepatan dengan bulan desember 1923.
Buku ini menampilkan konsep dan strategi hukum Islam yang sangat menarik untuk dibahas, meskipun isi dan kapasitas buku ini termasuk kajian buku klasik.
Namun orisinilitas pemikiran penulis tampak jelas dalam sikap apologiknya, bahwa isu dan klaim hukum Islam bersifat statis, adalah tidak benar.
Yang benar adalah bahwa karakteristik dan tujuan sentral hukum Islam berasaskan maslahah, serta bersifat elastis dan dinamis.
Abdul Wahhab Khallaf dalam kitabnya al-Siyāsah al-Syar’iyyah membahas hakikat politik hukum Islam yang menyangkut persoalan-persoalan politik hukum perundang-undangan, kebebasan individu, asas persamaan, hubungan negara Islam dengan negara non-Islam, peraturan peperangan, peraturan perdamaian, politik keuangan, pajak, pendayagunaan keuangan, dan sumber-sumber keuangan, di samping tentang sejarah bait al-Māl.
Related Results
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF STUDI ISLAM
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF STUDI ISLAM
Era globalisasi yang semakin elusif, permasalahan diantara masyarakat dan agama kian masif, dengan keadaan masyarakat yang multikulrutal hal ini semakin membuat konflik diantara ma...
SEJARAH REVIVALISME ISLAM DI SAUDI ARABIA: SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB
SEJARAH REVIVALISME ISLAM DI SAUDI ARABIA: SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB
Gerakan Pembaharuan Islam dalam sejarah dunia Islam modern adalah sesuatu yang sangat fundamental bagi kemajuan suatu negara yang memiliki landasan keberislaman yang kuat, setiap r...
The Concept of Education Based on Exemplary To the Prophet Muhammad PBUH: Perspective Muhammad Ibn Abdul Wahab
The Concept of Education Based on Exemplary To the Prophet Muhammad PBUH: Perspective Muhammad Ibn Abdul Wahab
This study examines the concept of education in the perspective of Muhammad Ibn’ Abd al-Wahhāb, which is based on his exemplary to the Prophet Muhammad S{allallahu’ alaihi wa Salla...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
PERSUASI DALAM CERAMAH PENGAJIAN K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (PERSUASIVE IN ISLAMIC LECTURING KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI)
PERSUASI DALAM CERAMAH PENGAJIAN K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (PERSUASIVE IN ISLAMIC LECTURING KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI)
AbstractPersuasive In Islamic Lecturing KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani. The purpose of this study was to describe the use of form and persuasion techniques used in KH's recitation ...
Dinamika Islam dan Politik di Indonesia
Dinamika Islam dan Politik di Indonesia
Tulisan ini mengkaji hubungan antara agama Islam dan politik di Indonesia, mulai dari masa awal kedatangan Islam hingga era reformasi. Islam tidak hanya dipandang sebagai sistem ke...
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Dinamika Sosio-Ekologi Pedesaan: Perspektif dan Pertautan Keilmuan Ekologi Manusia, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik
Perkembangan bidang keilmuan ekologi-manusia, sosiologi lingkungan, dan ekologi-politik dipandang sangat impresif, selama dua dekade terakhir. Sekalipun berjalan tidak linier, t...
Debut Politik Muhammad Ibn Abdul Wahhab & Muhammad Ibn Saud
Debut Politik Muhammad Ibn Abdul Wahhab & Muhammad Ibn Saud
Pada pertengahan abad 18 tepatnya tahun 1746, kekuasaan baru Saudi Arabia berhasil dibentuk dan dimulai dengan dua orang yang berpengaruh yakni Muhammad Ibn Saud dan Muhammad ibn ...

