Javascript must be enabled to continue!
Konsep Manusia Dalam Epistemologi Kepemimpinan
View through CrossRef
Menjadi pemimpin adalah satu satu fungsi eksistensi manusia di muka bumi ini, walaupun secara biologis, naluriah manusia bukanlah makhluk yang jauh berbeda dengan hewan yang hidup berkembang biak selayaknya mamalia yang mengandung, melahirkan, dan menyusui. Namun demikian, dalam sekelompok spesies tertentu seperti kera misalnya, memiliki ketua atau pimpinan yang dipatuhi oleh kelompoknya. Bahkan, kerumunan semut atau lebah akan senantiasa tunduk patuh terhadap ratu-nya untuk tetap mempertahankan keberlangsungan hidup koloninya. Tidak berbeda dengan manusia, tentunya sejak diciptakan Adam sebagai manusia pertama, Allah SWT telah membekali manusia dengan kapasitas tertentu sebagai suatu sistem keberlangsungan hidup manusia sehingga manusia terjaga dan lestari walaupun telah terjadi berbagai tragedi di dalam sejarah, jika dibandingkan dengan zaman prasejarah, dinosaurus telah punah ditelan masa. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep pemimpin dan kepemimpinan beserta teori, fungsi dan faktor-faktornya yang mengetengahkan epistemologi Kepemimpinan khususnya terkait Pendidikan Agama Islam sebagai Agama fitrah. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumentasi. Hasil pengkajian menemukan bahwa manusia dianugerasi potensi untuk mengembangkan diri dan menjadi seorang pemimpin dilingkungannya. Menjadi seorang pemimpin pada dasarnya memiliki sejumlah tuntutan baik sifatnya tuntutan internal maupun eksterna. Kepribadian, perilaku dan putusan yang diambilnya merupakan hal yang akan diteladani oleh orang yang dipimpinnya. Pendidikan Islam hadir sebagai solusi alternatif yang mampu menjawab problematika kepemimpinan yang sejauh ini tergerus oleh fenomena politik dan ekonomi global yang kemudian juga telah membawa perubahan. Simpulan dari tulisan ini yakni manusia sebagai sosok pemimpin atau calon pemimpin hendaknya mampu memahami model kepemimpinan seperti apa yang hendak dijalankannya serta memiliki kecerdasan adversitas tinggi sebagai modal dirinya dalam memimpin.
Title: Konsep Manusia Dalam Epistemologi Kepemimpinan
Description:
Menjadi pemimpin adalah satu satu fungsi eksistensi manusia di muka bumi ini, walaupun secara biologis, naluriah manusia bukanlah makhluk yang jauh berbeda dengan hewan yang hidup berkembang biak selayaknya mamalia yang mengandung, melahirkan, dan menyusui.
Namun demikian, dalam sekelompok spesies tertentu seperti kera misalnya, memiliki ketua atau pimpinan yang dipatuhi oleh kelompoknya.
Bahkan, kerumunan semut atau lebah akan senantiasa tunduk patuh terhadap ratu-nya untuk tetap mempertahankan keberlangsungan hidup koloninya.
Tidak berbeda dengan manusia, tentunya sejak diciptakan Adam sebagai manusia pertama, Allah SWT telah membekali manusia dengan kapasitas tertentu sebagai suatu sistem keberlangsungan hidup manusia sehingga manusia terjaga dan lestari walaupun telah terjadi berbagai tragedi di dalam sejarah, jika dibandingkan dengan zaman prasejarah, dinosaurus telah punah ditelan masa.
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep pemimpin dan kepemimpinan beserta teori, fungsi dan faktor-faktornya yang mengetengahkan epistemologi Kepemimpinan khususnya terkait Pendidikan Agama Islam sebagai Agama fitrah.
Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumentasi.
Hasil pengkajian menemukan bahwa manusia dianugerasi potensi untuk mengembangkan diri dan menjadi seorang pemimpin dilingkungannya.
Menjadi seorang pemimpin pada dasarnya memiliki sejumlah tuntutan baik sifatnya tuntutan internal maupun eksterna.
Kepribadian, perilaku dan putusan yang diambilnya merupakan hal yang akan diteladani oleh orang yang dipimpinnya.
Pendidikan Islam hadir sebagai solusi alternatif yang mampu menjawab problematika kepemimpinan yang sejauh ini tergerus oleh fenomena politik dan ekonomi global yang kemudian juga telah membawa perubahan.
Simpulan dari tulisan ini yakni manusia sebagai sosok pemimpin atau calon pemimpin hendaknya mampu memahami model kepemimpinan seperti apa yang hendak dijalankannya serta memiliki kecerdasan adversitas tinggi sebagai modal dirinya dalam memimpin.
Related Results
MODEL KEPEMIMPINAN ISLAM DALAM AL-QUR’AN MELALUI KAJIAN TEMATIK
MODEL KEPEMIMPINAN ISLAM DALAM AL-QUR’AN MELALUI KAJIAN TEMATIK
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah guna mengetahui Tafsir tematik tentang konsep, dan model kepemimpinan Islam yang dijabarkan lebih lanjut dalam beberapa tujua...
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
AbstrakIlmu pengetahuan dengan pelbagai metodenya, telah menempatkan manusia pada jurang keterasingan yang dalam nan gelap. Tak hanya itu, ilmu pengetahuan yang mulanya dipahami se...
Epistemologi Ekonomi Syariah
Epistemologi Ekonomi Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji asal-usul ekonomi syariah, metodologi dan validasinya secara ilmiah. Apabila berbicara masalah epistemologi ekonomi syariah, berarti akan be...
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
FILSAFAT MANUSIA MENURUT MUHAMMADIYAH
This thesis is aim to observe human philosophical system in Muhammadiyah thought. The object being discussed in this research are the teories which discussed the essense of human b...
Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam
Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam
Pada masa dominasi positivisme dalam ilmu pengetahuan, pendekatan irfani dianggap kurang dapat diterima. Namun, perkembangan filsafat ilmu modern, seperti gagasan Paul Feyerabend, ...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS ANANDA FIRDA AFIFAH
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS ANANDA FIRDA AFIFAH
1.menurut saya kekuasaan adalah wewenang yang paling utama dalam yang harus dikuasaioleh manusia yang dimiliki oleh semua orang karena kekuasaan dapat mengubah kebijakankebijakan y...
Epistemologi Sains Halal: Kajian Ayat-Ayat Al-Quran Terpilih
Epistemologi Sains Halal: Kajian Ayat-Ayat Al-Quran Terpilih
Epistemologi merupakan salah satu perbincangan hierarki ilmu yang membuktikan kekuatan rujukan dan sumber ilmu. Hal ini termasuklah bidang ilmu sains halal. Kemajuan bidang sains h...
Model Kepemimpinan Profetik Rasulullah dalam Konteks Kepemimpinan Transformasional Modern
Model Kepemimpinan Profetik Rasulullah dalam Konteks Kepemimpinan Transformasional Modern
Kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW merupakan model kepemimpinan profetik yang berakar pada nilai-nilai luhur Islam, seperti Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Nilai-nilai in...

