Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
View through CrossRef
Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) merupakan sebuah sistem untuk menanggulangi pasien dalam keadaaan kondisi gawat darurat yang terdiri dari beberapa unsur seperti pelayanan pra rumah sakit, pelayanan di rumah sakit dan pelayanan antar rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan perawat terhadap sistem penanggulangaan gawat darurat terpadu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 57 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini didapatkan 50 orang (86,0%) berpengetahuan baik mengenai SPGDT, 35 orang (61,4%) berpengetahuan cukup mengenai pengetahuan penanggulangan pasien gawat darurat, 35 orang (61,4%) berpengetahuan baik mengenai komunikasi dalam gawat darurat dan 41 orang (71,9%) berpengetahuan baik mengenai evakuasi dan transportasi dalam gawat darurat. Dengan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
LPPM Hang Tuah Pekanbaru
Title: Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
Description:
Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) merupakan sebuah sistem untuk menanggulangi pasien dalam keadaaan kondisi gawat darurat yang terdiri dari beberapa unsur seperti pelayanan pra rumah sakit, pelayanan di rumah sakit dan pelayanan antar rumah sakit.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan perawat terhadap sistem penanggulangaan gawat darurat terpadu.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif.
Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 57 responden.
Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling.
Penelitian ini menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian ini didapatkan 50 orang (86,0%) berpengetahuan baik mengenai SPGDT, 35 orang (61,4%) berpengetahuan cukup mengenai pengetahuan penanggulangan pasien gawat darurat, 35 orang (61,4%) berpengetahuan baik mengenai komunikasi dalam gawat darurat dan 41 orang (71,9%) berpengetahuan baik mengenai evakuasi dan transportasi dalam gawat darurat.
Dengan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
Related Results
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Pendahuluan: Keperawatan gawat darurat di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memberikan perawatan segera kepada pa...
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Referral System for Individual Health Services states that health services are conducted in stages according to medical needs, starting from basic, second, and then third level hea...
Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
Latar Belakang: Perawat UGD umumnya memiliki beban kerja berlebih baik secara fisik mapun tingkat usaha dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Hal ini dikaitkan dengan tu...
PEMBEKALAN MATERI PROFESI KEPERAWATAN KODE ETIK PERAWAT
PEMBEKALAN MATERI PROFESI KEPERAWATAN KODE ETIK PERAWAT
ABSTRAK. Perawat merupakan profesi yang memerlukan tanggungjawab sangat besar. Tugas seorang perawat juga sangat beresiko karena berkaitan langsung dengan nyawa pasien. Tanggung ja...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT TENTANG RESPONSE TIME TERHADAP PELAKSANAAN TRIAGE
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT TENTANG RESPONSE TIME TERHADAP PELAKSANAAN TRIAGE
Latar Belakang: Pengetahuan dan keterampilan perawat sangat dibutuhkan terutama dalam pengambilan keputusan klinis dimana ketrampilan penting bagi perawat dalam penilaian awal, per...
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
Implementasi Rekam Medis Elektronik di Instalasi Gawat Darurat : Literature Review
Implementasi Rekam Medis Elektronik di Instalasi Gawat Darurat : Literature Review
Latar belakang: Implementasi rekam medis elektronik dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit, termasuk di unit gawat darurat. Namun penerimaan, efektivitas dan kendala...

