Javascript must be enabled to continue!
BACEM (BAHAN BAKAR CEMPEDAK) : INOVASI KULIT CEMPEDAK MENJADI BIOETANOL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
View through CrossRef
Penggunaan bahan bakar fosil dewasa ini semakin tidak terkendali. Permintaan akan bahan bakar yang banyak, tidak diimbangi dengan penyediaan dan pengelolaan yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan bahan alternatif lain yang mampu mengurangi pemakaian bahan bakar fosil agar kelestarian bumi tetap terjaga. Penelitian terdahulu yang memanfaatkan kulit nangka menjadi bioetanol menjadi pencetus awal ide untuk mengganti kulit nangka dengan kulit cempedak (Artocarpus champeden) karena karateristik kulitnya yang hampir sama. Prinsip dari pembuatan bioetanol berbahan dasar kulit cempedak ini menggunakan proses fermentasi dengan bantuan mikroba Saccharomyces cerevisiae. Hasil dari pemanfaatan ini adalah bioetanol berbahan dasar kulit cempedak dengan kadar rendah yang dapat menjadi campuran bahan bakar konvensional. Campuran ini memiliki keunggulan yaitu dalam peningkatan performa mesin. Luaran yang dihasilkan juga diharapkan mampu menjadi bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil saat ini.
Title: BACEM (BAHAN BAKAR CEMPEDAK) : INOVASI KULIT CEMPEDAK MENJADI BIOETANOL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Description:
Penggunaan bahan bakar fosil dewasa ini semakin tidak terkendali.
Permintaan akan bahan bakar yang banyak, tidak diimbangi dengan penyediaan dan pengelolaan yang tepat.
Oleh karena itu, diperlukan bahan alternatif lain yang mampu mengurangi pemakaian bahan bakar fosil agar kelestarian bumi tetap terjaga.
Penelitian terdahulu yang memanfaatkan kulit nangka menjadi bioetanol menjadi pencetus awal ide untuk mengganti kulit nangka dengan kulit cempedak (Artocarpus champeden) karena karateristik kulitnya yang hampir sama.
Prinsip dari pembuatan bioetanol berbahan dasar kulit cempedak ini menggunakan proses fermentasi dengan bantuan mikroba Saccharomyces cerevisiae.
Hasil dari pemanfaatan ini adalah bioetanol berbahan dasar kulit cempedak dengan kadar rendah yang dapat menjadi campuran bahan bakar konvensional.
Campuran ini memiliki keunggulan yaitu dalam peningkatan performa mesin.
Luaran yang dihasilkan juga diharapkan mampu menjadi bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil saat ini.
Related Results
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
Menurut laporan The World Energy Council tahun 1993, menjelang tahun 2020 kebutuhan energi dunia akan meningkat dari 8,8 Gtoe (gigatons of oil equivalent) me...
Pembuatan Bioetanol Tongkol Jagung (Zea mays) dan Batang Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Bakar Alternatif
Pembuatan Bioetanol Tongkol Jagung (Zea mays) dan Batang Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Bakar Alternatif
Pembuatan Bioetanol Tongkol Jagung (Zea mays) dan Batang Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Bakar Alternatif
Najwa Muhbita Alya *1, Putri Asyifa Nurohmah 2, Nurul Hida...
JENIS-JENIS CEMPEDAK (Artocarpus champaden Lour.) DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
JENIS-JENIS CEMPEDAK (Artocarpus champaden Lour.) DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Cempedak (Artocarpus champaden Lour.) is one of the special fruits in Southeast Asia which is the prima donna of the community. In the province of Riau, cempedak found in many area...
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Kebutuhan energi di Indonesia terutama penggunaan bahan bakar solar yang semakin meningkat dan emisi gas buang yang semakin tinggi menyebabkan pemanasan global merupakan permasalah...
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak. Seberapa besar pengaruh pemakaian berbagai bahan bak...
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang
Penelitian ini menganalisis struktur koloni dan bentuk sarang lebah kelulutHeterotrigona itama untuk mendukung praktik meliponikultur berkelanjutan di Desa PadangPanjang, Kabupaten...
Pemanfaatan Biji Cempedak Dalam Pembuatan Pasta Dan Perkedel
Pemanfaatan Biji Cempedak Dalam Pembuatan Pasta Dan Perkedel
Saat ini Indonesia memiliki tingkat impor tepung terigu dan tepung gandum yang cukup tinggi. Dengan situasi internasional saat ini, harga tepung terigu dan tepung gandum akan melam...
Pengolahan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Bakar Alternatif
Pengolahan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Bakar Alternatif
Berbagai limbah hasil pengolahan bahan-bahan pertanian memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batubara dan bahan bakar minyak (BBM). Baha...

