Javascript must be enabled to continue!
Membakar Dupa di Masjid: Pandangan Keagamaan Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Naskah Arab Pegon Pesantren
View through CrossRef
Burning dupa (incense) is a Javanese tradition that has existed for a long time. When Islam came, it turned out that this tradition was still carried out by some people, including santri in Pesantren (the students in Islamic boarding schools). This is evidenced by the discovery of a Javanese manuscript in the Pegon script written by Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy'ari (1871-1947), founder of Nahdlatul Ulama (NU) and Pesantren Tebuireng. He did not even forbid the tradition of burning dupa. In fact, the traditional ulama leader of his time condemned it as sunnah. As is known, the sunnah is the perpetrator will be rewarded and the one who does not be punished. This paper will discuss of burning dupa in the perspective of philology, history, and also Islamic law or fiqh which is based on a text written in 1353 H (1934).
---
Membakar dupa merupakan tradisi masyarakat Jawa yang ada sejak lama. Ketika Islam datang, ternyata tradisi ini masih dijalankan oleh sebagian orang, termasuk para santri di pondok pesantren. Hal ini terbukti dengan ditemukannya naskah berbahasa Jawa aksara pegon yang ditulis oleh Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy’ari (1871-1947), pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng. Bahkan ia tidak mengharamkan tradisi membakar dupa itu. Justru, pemimpin ulama tradisional pada zamannya itu menghukuminya sunnah. Sebagaimana diketahui, sunnah adalah jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak apa-apa. Makalah ini akan membahas membakar dupa dalam perspektif filologi, sejarah, dan juga hukum Islam atau fiqh yang bersumber pada naskah yang ditulis pada 1353 H (1934).
Title: Membakar Dupa di Masjid: Pandangan Keagamaan Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Naskah Arab Pegon Pesantren
Description:
Burning dupa (incense) is a Javanese tradition that has existed for a long time.
When Islam came, it turned out that this tradition was still carried out by some people, including santri in Pesantren (the students in Islamic boarding schools).
This is evidenced by the discovery of a Javanese manuscript in the Pegon script written by Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy'ari (1871-1947), founder of Nahdlatul Ulama (NU) and Pesantren Tebuireng.
He did not even forbid the tradition of burning dupa.
In fact, the traditional ulama leader of his time condemned it as sunnah.
As is known, the sunnah is the perpetrator will be rewarded and the one who does not be punished.
This paper will discuss of burning dupa in the perspective of philology, history, and also Islamic law or fiqh which is based on a text written in 1353 H (1934).
---
Membakar dupa merupakan tradisi masyarakat Jawa yang ada sejak lama.
Ketika Islam datang, ternyata tradisi ini masih dijalankan oleh sebagian orang, termasuk para santri di pondok pesantren.
Hal ini terbukti dengan ditemukannya naskah berbahasa Jawa aksara pegon yang ditulis oleh Ḥaḍrat al-Shaykh Muhammad Hasyim Asy’ari (1871-1947), pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Pesantren Tebuireng.
Bahkan ia tidak mengharamkan tradisi membakar dupa itu.
Justru, pemimpin ulama tradisional pada zamannya itu menghukuminya sunnah.
Sebagaimana diketahui, sunnah adalah jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak apa-apa.
Makalah ini akan membahas membakar dupa dalam perspektif filologi, sejarah, dan juga hukum Islam atau fiqh yang bersumber pada naskah yang ditulis pada 1353 H (1934).
Related Results
PEMIKIRAN HASYIM ASY'ARI TENTANG PENDIDIKAN ISLAM
PEMIKIRAN HASYIM ASY'ARI TENTANG PENDIDIKAN ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemikiran KH. Hasyim Asy’ari mengenai pendidikan Islam serta hasil karyanya yang mulai dengan riwayat hidup KH. Hasyim Asy’ari. Di...
Sustaining Islamic Educational Traditions: A Structural-Functional Analysis of Arab Pegon Translation in Pesantren Fathul Ulum
Sustaining Islamic Educational Traditions: A Structural-Functional Analysis of Arab Pegon Translation in Pesantren Fathul Ulum
The kitab kuning (classical Islamic texts) has long been regarded as an authoritative reference in the pesantren (Islamic boarding school) tradition. These books, written by classi...
Pesan dari Managing Editor
Pesan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Untuk volume 17 edisi 2 tahun 2019, Jurnal Psikologi Sosial (JPS) menerbitkan tujuh naskah dengan topik yang menyentuh berbagai fenomena di masyarakat Indonesia. ...
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konsep kompetensi kepribadian guru menurut kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim karya Syaikh Hasyim Asy'ari. (2) Peran guru menurut kit...
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Pelaporan keuangan Masjid belum ada peraturan yang mewajibkan dan ditetapkan dalam pelaporan keuangan berbeda halnya perusahan, pemerintah dan lembaga Zakat. Olehnya itu Ta’mir Mas...
The Role of Mosque Committee in Empowering Mosque’s Educational Programmes: Case Study of Mosques in Gombak District, Malaysia (Peranan Ahli Jawatankuasa Masjid dalam Penambahbaikan Program Pendidikan Masjid: Kajian Kes bagi Masjid-Masjid di Daerah Gombak
The Role of Mosque Committee in Empowering Mosque’s Educational Programmes: Case Study of Mosques in Gombak District, Malaysia (Peranan Ahli Jawatankuasa Masjid dalam Penambahbaikan Program Pendidikan Masjid: Kajian Kes bagi Masjid-Masjid di Daerah Gombak
This article analyses the roles of the mosque committee in enhancing the mosque’s educational programmes in Gombak, Selangor. Gombak as an administrative district that is located i...
PERMAINAN DALAM MOENS ALBUM
PERMAINAN DALAM MOENS ALBUM
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan salah satu lembaga di Indonesia yang menyimpan naskah-naskah Nusantara. Koleksi yang tersimpan terdiri lebih dari sebelas ribu na...

