Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI TEKNIK PEMUTIHAN DALAM RESTORASI KERTAS ARSIP
View through CrossRef
The objective of this research is to study the effects of bleaching on paper archives so the possibilities of bleaching techniques used in the restoration of archives will be known. Experiments were conducted on papers often used as the based material for the archives and archives that have hundreds years old age. Bleaching was done by soaking the solution of potassium permanganate and oxalic acid for fifteen minutes. Control papers and treated papers were analyzed for physical and chemical charasteristics, including physical condition, acid content, tear resistance and folding endurance. The effects of bleaching were known by comparing analysis results of control papers and treated papers. The results showed that the bleaching process on white paper made the color of paper darker, but on brown paper be whiter. Other results showed that bleaching process reduced the physical and chemical properties of paper and risky very much such as losing the letter on the paper, tearing, wrinkling/waving, uneven color and the emergence of new stains. The bleaching technique do not recommended for historical and national interest archives.Keywords: archives, bleaching, historical value, paper, stainsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek pemutihan pada kertas arsip sehingga akan diketahui kemungkinan penerapan penggunaan teknik pemutihan dalam restorasi arsip. Penelitian dilakukan terhadap kertas yang sering digunakan sebagai bahan dasar arsip dan juga terhadap arsip yang telah berusia ratusan tahun. Pemutihan dilakukan dengan merendam kertas dalam larutan kalium permanganat dan asam oksalat selama lima belas menit. Kertas kontrol dan kertas yang diberi perlakuan pemutihan dianalisis dengan parameter fisik dan kimia meliputi kondisi fisik, kadar asam, ketahanan sobek dan ketahanan lipatnya. Efek dari pemutihan diketahui dari perbandingan hasil analisis terhadap kertas kontrol dengan kertas yang telah dilakukan proses pemutihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemutihan pada bahan kertas berwarna putih akan mengotori warna kertas dan membuat warna semakin gelap sedangkan proses pemutihan pada bahan kertas yang berwarna coklat akan membuat warna kertas menjadi lebih putih. Hasil lainnya menunjukkan proses pemutihan dapat menurunkan sifat fisika dan kimia kertas dan menimbulkan resiko yang sangat tinggi terhadap kertas yaitu hilangnya tulisan, robeknya kertas, timbulnya kerutan/gelombang, warna yang tidak merata serta timbulnya noda baru. Berdasarkan efek yang ditimbulkan pemutihan, maka kertas arsip yang bernilai kesejarahan dan memiliki kepentingan nasional tidak dianjurkan dilakukan proses pemutihan.Kata kunci: arsip, pemutihan, nilai sejarah, kertas, noda warna
Title: EVALUASI TEKNIK PEMUTIHAN DALAM RESTORASI KERTAS ARSIP
Description:
The objective of this research is to study the effects of bleaching on paper archives so the possibilities of bleaching techniques used in the restoration of archives will be known.
Experiments were conducted on papers often used as the based material for the archives and archives that have hundreds years old age.
Bleaching was done by soaking the solution of potassium permanganate and oxalic acid for fifteen minutes.
Control papers and treated papers were analyzed for physical and chemical charasteristics, including physical condition, acid content, tear resistance and folding endurance.
The effects of bleaching were known by comparing analysis results of control papers and treated papers.
The results showed that the bleaching process on white paper made the color of paper darker, but on brown paper be whiter.
Other results showed that bleaching process reduced the physical and chemical properties of paper and risky very much such as losing the letter on the paper, tearing, wrinkling/waving, uneven color and the emergence of new stains.
The bleaching technique do not recommended for historical and national interest archives.
Keywords: archives, bleaching, historical value, paper, stainsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek pemutihan pada kertas arsip sehingga akan diketahui kemungkinan penerapan penggunaan teknik pemutihan dalam restorasi arsip.
Penelitian dilakukan terhadap kertas yang sering digunakan sebagai bahan dasar arsip dan juga terhadap arsip yang telah berusia ratusan tahun.
Pemutihan dilakukan dengan merendam kertas dalam larutan kalium permanganat dan asam oksalat selama lima belas menit.
Kertas kontrol dan kertas yang diberi perlakuan pemutihan dianalisis dengan parameter fisik dan kimia meliputi kondisi fisik, kadar asam, ketahanan sobek dan ketahanan lipatnya.
Efek dari pemutihan diketahui dari perbandingan hasil analisis terhadap kertas kontrol dengan kertas yang telah dilakukan proses pemutihan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemutihan pada bahan kertas berwarna putih akan mengotori warna kertas dan membuat warna semakin gelap sedangkan proses pemutihan pada bahan kertas yang berwarna coklat akan membuat warna kertas menjadi lebih putih.
Hasil lainnya menunjukkan proses pemutihan dapat menurunkan sifat fisika dan kimia kertas dan menimbulkan resiko yang sangat tinggi terhadap kertas yaitu hilangnya tulisan, robeknya kertas, timbulnya kerutan/gelombang, warna yang tidak merata serta timbulnya noda baru.
Berdasarkan efek yang ditimbulkan pemutihan, maka kertas arsip yang bernilai kesejarahan dan memiliki kepentingan nasional tidak dianjurkan dilakukan proses pemutihan.
Kata kunci: arsip, pemutihan, nilai sejarah, kertas, noda warna.
Related Results
Pengelolaan Arsip Sekolah Berbasis SIMAK
Pengelolaan Arsip Sekolah Berbasis SIMAK
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melahirkan arsip elektronik. Perkembangan teknologi saat ini juga telah merambat ke dalam dunia pendidikan, yaitu dengan muncu...
ARSIP DIGITAL DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR
ARSIP DIGITAL DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR
Pengabdian ini dilakukan atas dasar bahwa penulis tergerak setelah melakukan survey ke Kantor Kecamatan Rumbai Pesisir, Penulis melihat masih belum terkelolanya arsip dengan baik d...
Evaluasi Pengelolaan Arsip Dinamis pada Unit Pengolah di Sekretariat Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Evaluasi Pengelolaan Arsip Dinamis pada Unit Pengolah di Sekretariat Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Pengawasan kearsipan diselenggarakan sebagai upaya menjamin terlaksananya pengelolaan arsip dinamis yang efisien, efektif dan sistematis. Bentuk evaluasi pengelolaan arsip dapat di...
PEMANFAATAN PEWARNA ALAMI DALAM PRODUKSI KERTAS DAUR ULANG DI BANK SAMPAH SRAYAN MAKARYA
PEMANFAATAN PEWARNA ALAMI DALAM PRODUKSI KERTAS DAUR ULANG DI BANK SAMPAH SRAYAN MAKARYA
Bank Sampah (BS) Srayan Makarya beroperasi dengan menerima sampah atau mengambil sampah dari anggotanya. Limbah kertas tergolong tinggi karena kertas merupakan bahan yang sangat um...
PROSES PEMUTIHAN KAOLIN CICALENGKA UNTUK PELAPIS KERTAS
PROSES PEMUTIHAN KAOLIN CICALENGKA UNTUK PELAPIS KERTAS
Rata-rata bahan baku kaolin di Indonesia masih mempunyai derajat keputihan yang rendah padahal kaolin harus mempunyai derajat keputihan yang tinggi (>83%) untuk dapat digunakan ...
SISTEM INFORMASI E-ARSIP BERBASIS WEB
SISTEM INFORMASI E-ARSIP BERBASIS WEB
Dengan adanya suatu perkembangan Teknologi yang merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kualitas hidup dan yang lainnya. Intern...
PENERAPAN ALGORITMA NAÏVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI RETENSI ARSIP
PENERAPAN ALGORITMA NAÏVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI RETENSI ARSIP
Pengelolaan arsip pada Bagian Persuratan dan Pengarsipan Kantor Pusat Politeknik Negeri Malang ada kendala dalam penentuan jangka waktu penyimpanan arsip atau retensi arsip, sehing...
Sistem Penyimpanan Arsip Statis pada Bagian Tatakelola Administrasi di PT Pos Indonesia
Sistem Penyimpanan Arsip Statis pada Bagian Tatakelola Administrasi di PT Pos Indonesia
Kegiatan kearsipan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran tujuan organisasi baik swasta maupun pemerintah. Secara sistematis kegiatan pengelolaan arsip memu...

