Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN USAHA IKAN NILA di DESA MERANGIN KECAMATAN KAMPAR RIAU

View through CrossRef
<p><strong><em>Abstract</em></strong><strong><em>.</em></strong><strong><em> </em></strong><em>Tilapia farmers in Kampar Regency independently cultivate tilapia. Partners experience very minimal capital constraints, where the price of seeds and feed is increasing, while the selling price of tilapia is likely to be constant or even decline. The purpose of this activity is to help tilapia farmers to increase revenue and selling value of tilapia produced by the provision of pellet machines. The obstacle faced by partners is the high price of feed causing high prices of production, while the selling power of tilapia is low. This is what causes the small profits obtained by tilapia farmers. Activities undertaken in the PKM program are the use of IPTEKS in terms of tilapia production by providing feed / pellet machines, this effort aims to reduce dependence on commercial feed sold at relatively high prices. This activity was carried out in July by giving pellets to partners. By giving this machine can increase the income of tilapia farmers. The price of commercial pellets is Rp 8,620, while the price of feed using the pellet machine is Rp 4,000. The difference in profits obtained by indigo farmers by providing pellets is Rp4,620. So that the use of pellet machines can increase the income of tilapia partners.</em></p><p><strong>Abstrak. </strong>Petani ikan nila di Kabupaten Kampar melakukan budidaya ikan nila secara mandiri. Mitra mengalami kendala dalam modal yang sangat minim, dimana harga benih dan pakan yang semakin meningkat, sedangkan harga jual ikan nila yang cenderung tetap atau bahkan mengalami penurunan.  Tujuan kegiatan ini untuk membantu petani ikan nila untuk meningkatkan pendapatan dan nilai jual nila yang dihasilkan dengan pemberian mesin pelet.  Kendala yang dihadapi mitra yaitu tingginya harga pakan menyebabkan tingginya harga produksi, sedangkan daya jual ikan nila rendah. Hal inilah yang menyebabkan sedikitnya keuntungan yang diperoleh petani ikan nila. Kegiatan yang dilakukan pada program PKM ini adalah penggunaan IPTEKS dalam segi produksi ikan nila yaitu dengan pemberian mesin pakan/pelet, upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersil yang dijual dengan harga yang relative tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli dengan pemberian mesin pelet kepada mitra. Dengan pemberian mesin ini bisa meningkatkan pendapatan petani ikan nila. Harga pelet komersil adalah Rp 8.620,-, sedangkan harga pakan dengan penggunaan mesin pelet adalah Rp 4.000,-. Adapun selisih keuntungan yang didapat oleh petani nila dengan pemberian mesin pelet adalah Rp4.620,-. Sehingga penggunaan mesin pelet dapat meningkatkan pendapatan mitra ikan nila.</p>
Title: PENGEMBANGAN USAHA IKAN NILA di DESA MERANGIN KECAMATAN KAMPAR RIAU
Description:
<p><strong><em>Abstract</em></strong><strong><em>.
</em></strong><strong><em> </em></strong><em>Tilapia farmers in Kampar Regency independently cultivate tilapia.
Partners experience very minimal capital constraints, where the price of seeds and feed is increasing, while the selling price of tilapia is likely to be constant or even decline.
The purpose of this activity is to help tilapia farmers to increase revenue and selling value of tilapia produced by the provision of pellet machines.
The obstacle faced by partners is the high price of feed causing high prices of production, while the selling power of tilapia is low.
This is what causes the small profits obtained by tilapia farmers.
Activities undertaken in the PKM program are the use of IPTEKS in terms of tilapia production by providing feed / pellet machines, this effort aims to reduce dependence on commercial feed sold at relatively high prices.
This activity was carried out in July by giving pellets to partners.
By giving this machine can increase the income of tilapia farmers.
The price of commercial pellets is Rp 8,620, while the price of feed using the pellet machine is Rp 4,000.
The difference in profits obtained by indigo farmers by providing pellets is Rp4,620.
So that the use of pellet machines can increase the income of tilapia partners.
</em></p><p><strong>Abstrak.
</strong>Petani ikan nila di Kabupaten Kampar melakukan budidaya ikan nila secara mandiri.
Mitra mengalami kendala dalam modal yang sangat minim, dimana harga benih dan pakan yang semakin meningkat, sedangkan harga jual ikan nila yang cenderung tetap atau bahkan mengalami penurunan.
 Tujuan kegiatan ini untuk membantu petani ikan nila untuk meningkatkan pendapatan dan nilai jual nila yang dihasilkan dengan pemberian mesin pelet.
  Kendala yang dihadapi mitra yaitu tingginya harga pakan menyebabkan tingginya harga produksi, sedangkan daya jual ikan nila rendah.
Hal inilah yang menyebabkan sedikitnya keuntungan yang diperoleh petani ikan nila.
Kegiatan yang dilakukan pada program PKM ini adalah penggunaan IPTEKS dalam segi produksi ikan nila yaitu dengan pemberian mesin pakan/pelet, upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersil yang dijual dengan harga yang relative tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli dengan pemberian mesin pelet kepada mitra.
Dengan pemberian mesin ini bisa meningkatkan pendapatan petani ikan nila.
Harga pelet komersil adalah Rp 8.
620,-, sedangkan harga pakan dengan penggunaan mesin pelet adalah Rp 4.
000,-.
Adapun selisih keuntungan yang didapat oleh petani nila dengan pemberian mesin pelet adalah Rp4.
620,-.
Sehingga penggunaan mesin pelet dapat meningkatkan pendapatan mitra ikan nila.
</p>.

Related Results

DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
ANALISIS PENDAPATAN PETANI TAMBAK IKAN NILA DI KELURAHAN MATAKALI KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
ANALISIS PENDAPATAN PETANI TAMBAK IKAN NILA DI KELURAHAN MATAKALI KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Penelitian ini dilaksanakan pada usaha budidaya ikan nila di Kelurahan Matakali Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar selama 3 bulan yaitu bulan april sampai juni 2023. Pene...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Pertumbuhan ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus) di Tambak dengan Pemberian Ransum Pakan dan Padat Penebaran yang Berbeda
Pertumbuhan ikan Nila Larasati (Oreochromis niloticus) di Tambak dengan Pemberian Ransum Pakan dan Padat Penebaran yang Berbeda
Red Nile Tilapia  of Larasati strain (Oreochromis niloticus)have capability to digest feed quite efficient, able to grow faster and diseases resistant.  They are also tolerant to h...
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
Budidaya ikan air tawar saat ini semakin maju ditunjang meningkatnya sarana prasarana memadai berupa peralatan perikanan, makanan obat-obatan, teknik budidaya yang disempurnakan ma...

Back to Top