Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) dengan penambahan aditif yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan (P0 = silase jerami jagung tampa bahan aditif, P1 = silase jerami jagung + 0,5% Heryaki powder, P2 = silase jerami jagung + 5% tepung gaplek dan P3 = silase jerami jagung + 5% tepung sagu) dan 5 ulangan. Parameter yang diamati adalah kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat). Data di analisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan uji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) dengan penambahan aditif yang berbeda menunjukan kandungan asam laktat tertingi (3,83%) pada perlakuan P2 dan perlakuan P0 menghasilkan total bakteri asam laktat tertinggi (3,699 cfu/g). Pemberian bahan bahan aditif yang berbeda dapat berpengaruh terhadap kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) Kata Kunci : Jerami jagung, Silase, Heryaki Powder, Tepung gaplek, Tepung sagu, Kandungan asam laktat, Total bakteri asam laktat.   ABSTRACT This study aims to determine the effect of lactic acid content and total lactic acid bacteria in corn straw silage (Zea mays. L) with the addition of different additives. The research was conducted at the Laboratory of Ruminant Animal Nutrition and Animal Feed Chemistry, Faculty of Animal Husbandry, Padjadjaran University. The study was conducted experimentally in a completely randomized design (CRD), consisting of 4 treatments (P0 = corn straw silage without additives, P1 = corn straw silage + 0.5% Heryaki powder, P2 = corn straw silage + 5% cassava flour and P3 = corn straw silage + 5% sago flour) and 5 replicates. Parameters observed were lactic acid content and total lactic acid bacteria). Data were analyzed using ANOVA and further testing with Duncan's Multiple Range Test. The results showed the content of lactic acid and total lactic acid bacteria in corn straw silage (Zea mays. L) with the addition of different additives showed the highest lactic acid content (3.83%) in treatment P2 and treatment P0 resulted in the highest total lactic acid bacteria (3.699 cfu/g). The administration of different additives can affect the lactic acid content and total lactic acid bacteria of corn straw silage (Zea mays. L).Keywords : Silage, Heryaki Powder, Cassava Flour, Sago Flour, Lactic Acid Content, Total Lactic Acid Bacteria.
Title: Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
Description:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays.
L) dengan penambahan aditif yang berbeda.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.
Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan (P0 = silase jerami jagung tampa bahan aditif, P1 = silase jerami jagung + 0,5% Heryaki powder, P2 = silase jerami jagung + 5% tepung gaplek dan P3 = silase jerami jagung + 5% tepung sagu) dan 5 ulangan.
Parameter yang diamati adalah kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat).
Data di analisis menggunakan sidik ragam ANOVA dan uji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan.
Hasil penelitian menunjukan kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays.
L) dengan penambahan aditif yang berbeda menunjukan kandungan asam laktat tertingi (3,83%) pada perlakuan P2 dan perlakuan P0 menghasilkan total bakteri asam laktat tertinggi (3,699 cfu/g).
Pemberian bahan bahan aditif yang berbeda dapat berpengaruh terhadap kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays.
L) Kata Kunci : Jerami jagung, Silase, Heryaki Powder, Tepung gaplek, Tepung sagu, Kandungan asam laktat, Total bakteri asam laktat.
  ABSTRACT This study aims to determine the effect of lactic acid content and total lactic acid bacteria in corn straw silage (Zea mays.
L) with the addition of different additives.
The research was conducted at the Laboratory of Ruminant Animal Nutrition and Animal Feed Chemistry, Faculty of Animal Husbandry, Padjadjaran University.
The study was conducted experimentally in a completely randomized design (CRD), consisting of 4 treatments (P0 = corn straw silage without additives, P1 = corn straw silage + 0.
5% Heryaki powder, P2 = corn straw silage + 5% cassava flour and P3 = corn straw silage + 5% sago flour) and 5 replicates.
Parameters observed were lactic acid content and total lactic acid bacteria).
Data were analyzed using ANOVA and further testing with Duncan's Multiple Range Test.
The results showed the content of lactic acid and total lactic acid bacteria in corn straw silage (Zea mays.
L) with the addition of different additives showed the highest lactic acid content (3.
83%) in treatment P2 and treatment P0 resulted in the highest total lactic acid bacteria (3.
699 cfu/g).
The administration of different additives can affect the lactic acid content and total lactic acid bacteria of corn straw silage (Zea mays.
L).
Keywords : Silage, Heryaki Powder, Cassava Flour, Sago Flour, Lactic Acid Content, Total Lactic Acid Bacteria.

Related Results

Kualitas Fisik dan Kimia Silase Jerami Padi yang dibuat dengan Penambahan Aditif Tepung Porang (Amorphophallus muelleri)
Kualitas Fisik dan Kimia Silase Jerami Padi yang dibuat dengan Penambahan Aditif Tepung Porang (Amorphophallus muelleri)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kandungan nutrisi silase jerami padi yang dibuat dengan penambahan aditif tepung porang. Penelitian dan analisis silase...
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DI DESA PODA-PODA KECAMATAN TUTAR
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DI DESA PODA-PODA KECAMATAN TUTAR
Prinsip dasar produksi silase adalah fermentasi hijauan oleh bakteri yang banyak menghasilkan asam laktat atau dikenal dengan bakteri asam laktat. Bakteri yang paling dominan terma...
Penggunaan berbagai asam organik dan bakteri asam laktat terhadap nilai nutrisi limbah ikan
Penggunaan berbagai asam organik dan bakteri asam laktat terhadap nilai nutrisi limbah ikan
Abstract. Fish silage is a liquid product from fish by product preserved in acid, and could potentially be used as feedstuff. The fish sialge can be produced through both biologica...
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SILASE AMPAS TAHU MENGGUNAKAN TAPIOKA SEBAGAI AKSELERATOR
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SILASE AMPAS TAHU MENGGUNAKAN TAPIOKA SEBAGAI AKSELERATOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai level tapioka  terhadap kondisi kimia (pH,  Bahan Kering, N-Amonia, Asam Laktat dan Nilai Fleigh) dan mikrobi...
Rekayasa Mesin Pencacah Jerami Padi
Rekayasa Mesin Pencacah Jerami Padi
ABSTRACTDesigning of Rice Straw Chopper MachineAccording to observations conducted in the field, the potential of straw wastes in Ciparay, Bandung, West Java Indonesia reaches 10-1...
EFEK PENAMBAHAN ADITIF OKSIGENAT KEDALAM BAHAN BAKAR DIESEL PADA PRESTASI MESIN
EFEK PENAMBAHAN ADITIF OKSIGENAT KEDALAM BAHAN BAKAR DIESEL PADA PRESTASI MESIN
Pada saat sekarang ini pencarian bahan bakar ramah lingkungan difokuskan dengan menggunakan aditif berbahan dasar alami. Masalah tersebut penting karena kekurangan bahan bakar fosi...

Back to Top