Javascript must be enabled to continue!
KETIKA INFLASI MENGGUNCANG PASAR SAHAM: STUDI KASUS DAN ANALISIS HARGA SAHAM TAMBANGRAYA MEGAH TBK (ITMG) TAHUN 2009-2018
View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap hargasaham Tambangraya Megah TBK (ITMG) yang terdaftar pada LQ45. Data hargasaham diukur dengan menggunakan nilai standar deviasi untuk mengevaluasivolatilitas, yang kemudian diuji korelasinya dengan volatilitas inflasi. Hasil ujinormalitas menunjukkan bahwa data harga saham terdistribusi normaldengan probabilitas sebesar 0,0560, yang lebih besar dari nilai signifikansi0,05. Uji korelasi Pearson menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,0235,yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, dengan nilai koefisien korelasisebesar -0,206740. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan negatif yangsangat lemah antara volatilitas harga saham dan volatilitas inflasi. Ketika inflasimeningkat sebesar 1 persen, harga saham mengalami penurunan sebesar0,206740. Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yangmengindikasikan bahwa inflasi memiliki korelasi negatif terhadap hargasaham. Kesimpulannya, volatilitas harga saham tidak memiliki pengaruhsignifikan terhadap volatilitas inflasi, dan penurunan harga saham dapatterjadi karena faktor lain selain inflasi.AbstractThis study aims to analyze the effect of inflation on the stock price ofTambangraya Megah TBK (ITMG) listed on LQ45. Stock price data is measuredusing standard deviation values to evaluate volatility, which are then tested forcorrelation with inflation volatility. The results of the normality test show thatthe stock price data is normally distributed with a probability of 0.0560, whichis greater than the significance value of 0.05. The Pearson correlation testshows a significance level of 0.0235, which is smaller than the significancelevel of 0.05, with a correlation coefficient value of -0.206740. This findingindicates a very weak negative relationship between stock price volatility andinflation volatility. When inflation increases by 1 percent, the stock pricedecreases by 0.206740. This study is in line with previous studies indicatingthat inflation has a negative correlation with stock prices. In conclusion, stockprice volatility does not have a significant effect on inflation volatility, and thedecline in stock prices can occur due to factors other than inflation.
Title: KETIKA INFLASI MENGGUNCANG PASAR SAHAM: STUDI KASUS DAN ANALISIS HARGA SAHAM TAMBANGRAYA MEGAH TBK (ITMG) TAHUN 2009-2018
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap hargasaham Tambangraya Megah TBK (ITMG) yang terdaftar pada LQ45.
Data hargasaham diukur dengan menggunakan nilai standar deviasi untuk mengevaluasivolatilitas, yang kemudian diuji korelasinya dengan volatilitas inflasi.
Hasil ujinormalitas menunjukkan bahwa data harga saham terdistribusi normaldengan probabilitas sebesar 0,0560, yang lebih besar dari nilai signifikansi0,05.
Uji korelasi Pearson menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,0235,yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, dengan nilai koefisien korelasisebesar -0,206740.
Temuan ini menunjukkan adanya hubungan negatif yangsangat lemah antara volatilitas harga saham dan volatilitas inflasi.
Ketika inflasimeningkat sebesar 1 persen, harga saham mengalami penurunan sebesar0,206740.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yangmengindikasikan bahwa inflasi memiliki korelasi negatif terhadap hargasaham.
Kesimpulannya, volatilitas harga saham tidak memiliki pengaruhsignifikan terhadap volatilitas inflasi, dan penurunan harga saham dapatterjadi karena faktor lain selain inflasi.
AbstractThis study aims to analyze the effect of inflation on the stock price ofTambangraya Megah TBK (ITMG) listed on LQ45.
Stock price data is measuredusing standard deviation values to evaluate volatility, which are then tested forcorrelation with inflation volatility.
The results of the normality test show thatthe stock price data is normally distributed with a probability of 0.
0560, whichis greater than the significance value of 0.
05.
The Pearson correlation testshows a significance level of 0.
0235, which is smaller than the significancelevel of 0.
05, with a correlation coefficient value of -0.
206740.
This findingindicates a very weak negative relationship between stock price volatility andinflation volatility.
When inflation increases by 1 percent, the stock pricedecreases by 0.
206740.
This study is in line with previous studies indicatingthat inflation has a negative correlation with stock prices.
In conclusion, stockprice volatility does not have a significant effect on inflation volatility, and thedecline in stock prices can occur due to factors other than inflation.
Related Results
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2013 hingga 2022. Sampel peneliti...
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Harga Saham
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Harga Saham
Penelitian dibentuk atas dasar fenomena yang terjadi pada periode penelitian serta adanya beberapa perbedaan hasil penelitian (research gap) pada penelitian sebelumnya sehingga pen...
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
Kebayoran Lama Market is a market that build in the year 1987, managed by PD. Pasar Jaya and the rights usage life of Pasar Kebayoran Lama will be exhausted in March 2022. During 3...
PENGARUH HARGA KOMODITAS PANGAN TERHADAP INFLASI DI KOTA PAREPARE
PENGARUH HARGA KOMODITAS PANGAN TERHADAP INFLASI DI KOTA PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan harga komoditas pangan serta dampaknya terhadap inflasi di Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melipu...
The Stock Determinant Factors Of Aneka Tambang Tbk: The Rate Analysis For Inflation, Exchange Rate And Interest
The Stock Determinant Factors Of Aneka Tambang Tbk: The Rate Analysis For Inflation, Exchange Rate And Interest
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, kurs dan tingkat suku bunga terhadap volume perdagangan saham PT Aneka Tambang Tbk Periode 2017-2021. Metode yang diguna...
PENGARUH INFLASI, BI RATE, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN HARGA EMAS DUNIA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
PENGARUH INFLASI, BI RATE, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN HARGA EMAS DUNIA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Sektor pertambangan di Indonesia memainkan peran yang sangat vital dalam perekonomian nasional, mengingat kontribusinya terhadap pendapatan negara dan penyediaan lapangan kerja. Pe...
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
AbstrakSeorang investor saham harus bisa memprediksi pergerakan harga saham. Menurut Ilafi et al. (2020), seorang pemilik saham harus bisa membuat keputusan kapan waktu yang tepat ...

