Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Materi Virus Kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya

View through CrossRef
Programme for International Student Assessment (PISA) mencatat bahwa literasi sains peserta didik di Indonesia masih belum mencapai tingkat yang memadai. Padahal, literasi sains merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh setiap individu dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta arus informasi yang semakin kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana literasi sains peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya serta faktor-faktor yang turut mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 229 peserta didik. Instrumen yang digunakan terdiri atas soal literasi sains berdasarkan indikator PISA dan angket faktor yang mempengaruhi, yang telah divalidasi oleh tujuh orang ahli. Data yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Rasau Jaya yaitu kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 56,16%, merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah sebesar 56,68%, serta menafsirkan data dan bukti ilmiah sebesar 67,60%. Rata-rata keseluruhan kemampuan literasi sains peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya memperoleh persentase 60% dengan kategori cukup.  Faktor internal dari peserta didik mencapai 71,77%, sedangkan faktor eksternal meliputi peran guru 73,43% dan dukungan sekolah 79,26%. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik agar mencapai kategori yang lebih tinggi.
Title: Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Materi Virus Kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya
Description:
Programme for International Student Assessment (PISA) mencatat bahwa literasi sains peserta didik di Indonesia masih belum mencapai tingkat yang memadai.
Padahal, literasi sains merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh setiap individu dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta arus informasi yang semakin kompleks.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana literasi sains peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya serta faktor-faktor yang turut mempengaruhinya.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 229 peserta didik.
Instrumen yang digunakan terdiri atas soal literasi sains berdasarkan indikator PISA dan angket faktor yang mempengaruhi, yang telah divalidasi oleh tujuh orang ahli.
Data yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Rasau Jaya yaitu kompetensi menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 56,16%, merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah sebesar 56,68%, serta menafsirkan data dan bukti ilmiah sebesar 67,60%.
Rata-rata keseluruhan kemampuan literasi sains peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Rasau Jaya memperoleh persentase 60% dengan kategori cukup.
 Faktor internal dari peserta didik mencapai 71,77%, sedangkan faktor eksternal meliputi peran guru 73,43% dan dukungan sekolah 79,26%.
Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik agar mencapai kategori yang lebih tinggi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018
Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains siswa SMA kelas X di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Sampel p...
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode demonstrasi  terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi Besaran dan Satuan di Kelas X S...
Pengaruh Model PjBL terhadap Peningkatan Literasi Sains Peserta Didik pada Materi Virus Kelas X SMA Negeri 17 Medan
Pengaruh Model PjBL terhadap Peningkatan Literasi Sains Peserta Didik pada Materi Virus Kelas X SMA Negeri 17 Medan
Penelitian ini didasari oleh rendahnya literasi sains peserta didik yang disebabkan oleh miskonsepsi dalam memahami konsep yang bersifat abstrak, serta model pembelajaran yang masi...
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Tlogosari 01 Semarang
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Tlogosari 01 Semarang
The culture of literacy in Indonesia is so low, the factor that affects the low literacy in Indonesia is the lack of interest in reading in Indonesian society. Literacy itself can ...
EKSPLORASI KETERAMPILAN LITERASI SAINS DAN MOTIVASI SAINS SISWA SMP
EKSPLORASI KETERAMPILAN LITERASI SAINS DAN MOTIVASI SAINS SISWA SMP
Eksplorasi Keterampilan Literasi Sains dan Motivasi Sains Siswa SMP. Salah satu fokus kebijakan merdeka belajar yang digagas oleh Kemendikbud ialah peningkatan keterampilan literas...
PENERAPAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI BACA TULIS KELAS III MI SALAFIYAH SYAFI’IYAH
PENERAPAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI BACA TULIS KELAS III MI SALAFIYAH SYAFI’IYAH
Membangkitkan minat membaca anak-anak, guru dapat mulai mengembangkan kemampuan literasi siswanya. Seorang siswa dengan keterampilan membaca yang kuat mampu mencari informasi secar...

Back to Top