Javascript must be enabled to continue!
Pengelolaan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif Pada Keluarga Dewasa Dengan Diabetes Melitus Tipe
View through CrossRef
Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Glukosa secara normal bersirkulasi dalam jumlah tertentu dalam darah, glukosa dibentuk di hati dari makanan yang di konsumsi. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang mengalami peningkatan jumlah yang akan semakin beresiko di usia dewasa. Penderita DM tipe 2 banyak yang tidak mengikuti pola makan yang sehat sesuai anjuran. Penulisan bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kesiapan peningkatan manajemen kesehatan pada keluarga dengan diabetes militus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan cara meningkatkan kesehatan, khususnya keluarga dengan diabetes melitus melalui penyuluhan. Pengelolaan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan dilakukan pada keluarga dengan diabetes militus. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah pendekatan proses keperawatan , yang meliputi pengkajian, analisis data, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Tindakan yang dilakukan meliputi dukungan keluarga merencanakan perawatan dan edukasi diet.Hasil pengelolaan keperawatan didapatkan data pasien mampu menjelaskan definisi, tanda dan gejala penyakit kencing manis dengan bahasanya sendiri seperti “kencing manis adalah naiknya gula dalam darah, sering kencing, sering minum”. Pasien dan keluarga mengatakan pasien sudah mengurangi minum-minuman manis seperti teh, sirup dan semangka. Klien mengatakan sudah minum obat. Pasien mampu menjawab dengan tepat saat diatanya penyakit diabetes mellitus. Oleh karena itu diharapkan penulisan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus, terutama di Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Dengan penekanan pada peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan penerapan pola makan yang sehat serta gaya hidup aktif, diharapkan angka kejadian diabetes melitus dapat dikurangi dan kualitas hidup keluarga dengan diabetes melitus dapat ditingkatkan
Title: Pengelolaan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif Pada Keluarga Dewasa Dengan Diabetes Melitus Tipe
Description:
Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia.
Glukosa secara normal bersirkulasi dalam jumlah tertentu dalam darah, glukosa dibentuk di hati dari makanan yang di konsumsi.
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang mengalami peningkatan jumlah yang akan semakin beresiko di usia dewasa.
Penderita DM tipe 2 banyak yang tidak mengikuti pola makan yang sehat sesuai anjuran.
Penulisan bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kesiapan peningkatan manajemen kesehatan pada keluarga dengan diabetes militus.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus.
Penelitian dilakukan dengan cara meningkatkan kesehatan, khususnya keluarga dengan diabetes melitus melalui penyuluhan.
Pengelolaan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan dilakukan pada keluarga dengan diabetes militus.
Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah pendekatan proses keperawatan , yang meliputi pengkajian, analisis data, intervensi, implementasi, dan evaluasi.
Tindakan yang dilakukan meliputi dukungan keluarga merencanakan perawatan dan edukasi diet.
Hasil pengelolaan keperawatan didapatkan data pasien mampu menjelaskan definisi, tanda dan gejala penyakit kencing manis dengan bahasanya sendiri seperti “kencing manis adalah naiknya gula dalam darah, sering kencing, sering minum”.
Pasien dan keluarga mengatakan pasien sudah mengurangi minum-minuman manis seperti teh, sirup dan semangka.
Klien mengatakan sudah minum obat.
Pasien mampu menjawab dengan tepat saat diatanya penyakit diabetes mellitus.
Oleh karena itu diharapkan penulisan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus, terutama di Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Dengan penekanan pada peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan penerapan pola makan yang sehat serta gaya hidup aktif, diharapkan angka kejadian diabetes melitus dapat dikurangi dan kualitas hidup keluarga dengan diabetes melitus dapat ditingkatkan.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Dukungan Keluarga dan Kecemasan Pada Klien Diabetes Melitus
Dukungan Keluarga dan Kecemasan Pada Klien Diabetes Melitus
Diabetes melitus is a degenerative disease that increase every year and it is at risk of having serious complications that can cause anxiety. Family support is an important factor ...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus
Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN ULKUS KAKI DIABETIKUM
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN ULKUS KAKI DIABETIKUM
Prevalensi diabetes melitus tipe 2 mencapai 90-95% dari semua tipe. Salah satu komplikasi diabetes melitus yaitu ulkus kaki yang beresiko 5 kali lebih mudah terjadi pada penderita ...
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Determinan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi
Prevalensi diabetes melitus meningkat secara global, nasional, maupun regional, dan sebagian besar merupakan diabetes melitus tipe 2, dapat menyebabkan komplikasi, kerugian ekonomi...
PENGARUH MEDIA AUDIO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA
PENGARUH MEDIA AUDIO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA REMAJA
Prevalensi Diabetes Melitus di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada umur ≥15 tahun sebesar 2%. Jumlah penderita Diabetes Melitus di Jawa Barat yaitu 52.511 kasus, sedangkan ...
Hubungan Diabetes Melitus Tipe II Dengan Kejadian Benigna Prostat Hiperplasia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
Hubungan Diabetes Melitus Tipe II Dengan Kejadian Benigna Prostat Hiperplasia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung
ABSTRACTBenign prostatic hyperplasia (BPH) is a typical histological disorder characterized by the proliferation of prostate cells. Accumulation of cells and gland enlargement is t...

