Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERILAKU IBU DALAM MELATIH TOILET TRAINING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN ( Di BPS Ny. Hj. Siti Munawaroh, SST., Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri )

View through CrossRef
Latihan berkemih (toilet training) pada anak dapat menciptakan hubungan kasih sayang antara ibu dan anak. Latihan berkemih (toilet training) sangat dianjurkan pada balita usia 12 sampai 36 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perilaku Ibu Dalam Melatih Berkemih (Toilet Training) Pada Balita Usia 12 Sampai 36 Bulan Di BPS Ny. Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.       Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 12 sampai 36 bulan. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita usia 12 sampai 36 bulan yang datang waktu penelitian Di BPS Ny. Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Teknik sampling menggunakan accidental sampling.Pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner. Data dikumpulkan kemudian dilakukan pengolahan dengan proses editing, coding, scoring, tabulating yang selanjutnya dianalisa dengan prosentase.      Dari hasil penelitian pada 20 responden menunjukkan 48,5% berperilaku baik. 36,5% berperilaku cukup. 15% berperilaku kurang dalam melakukan latihan berkemih (toilet training) pada balita.      Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perilaku ibu dalam melatih toilet training pada balita usia 12-36 bulan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan sumber informasi. Untuk itu perlu adanya usaha dari ibu secara pribadi dalam menimbulkan perilaku ibu dalam latihan berkemih (toilet training) serta perlu adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan tentang melakukan latihan berkemih (toilet training).      
Title: PERILAKU IBU DALAM MELATIH TOILET TRAINING PADA BALITA USIA 12-36 BULAN ( Di BPS Ny. Hj. Siti Munawaroh, SST., Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri )
Description:
Latihan berkemih (toilet training) pada anak dapat menciptakan hubungan kasih sayang antara ibu dan anak.
Latihan berkemih (toilet training) sangat dianjurkan pada balita usia 12 sampai 36 bulan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perilaku Ibu Dalam Melatih Berkemih (Toilet Training) Pada Balita Usia 12 Sampai 36 Bulan Di BPS Ny.
Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.
      Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 12 sampai 36 bulan.
Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki balita usia 12 sampai 36 bulan yang datang waktu penelitian Di BPS Ny.
Siti Munawaroh, SST Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.
Teknik sampling menggunakan accidental sampling.
Pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner.
Data dikumpulkan kemudian dilakukan pengolahan dengan proses editing, coding, scoring, tabulating yang selanjutnya dianalisa dengan prosentase.
     Dari hasil penelitian pada 20 responden menunjukkan 48,5% berperilaku baik.
36,5% berperilaku cukup.
15% berperilaku kurang dalam melakukan latihan berkemih (toilet training) pada balita.
     Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perilaku ibu dalam melatih toilet training pada balita usia 12-36 bulan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan sumber informasi.
Untuk itu perlu adanya usaha dari ibu secara pribadi dalam menimbulkan perilaku ibu dalam latihan berkemih (toilet training) serta perlu adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan tentang melakukan latihan berkemih (toilet training).
     .

Related Results

INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan utama di wilayah Puskesmas Karanganyar, Kota Semarang. Hasil penelusuran data sekunder bulan November 2019 menunjukkan 119 balita...
Ocean surface currents reconstruction from microwave radiometers measurements
Ocean surface currents reconstruction from microwave radiometers measurements
Ocean currents are a key component to understanding many oceanic and climatic phenomena and knowledge of them is crucial for both navigation and operational applications. Therefore...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO
PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO
Masa balita merupakan periode penting dalam proses pembentukan dan perkembangan manusia yang ditandai dengan tumbuh kembang yang sangat pesat. Periode ini merupakan periode yang kr...

Back to Top