Javascript must be enabled to continue!
Analisis Konsepsi Siswa Pada Konsep Kinematika Gerak Lurus
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi siswa pada konsep kinematika gerak lurus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini dipilih subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes konsepsi berbentuk pilihan ganda sebanyak 10 nomor dengan lembar jawaban yang disertai Certainity Response Indeks (CRI) dan wawancara. Tes digunakan untuk mengungkap konsepsi siswa, wawancara digunakan untuk menegaskan hasil tes konsepsi siswa secara lebih dalam mengenai konsep kinematika gerak lurus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi yang dialami siswa kelas X SMA Negeri 6 Palu pada konsep kinematika gerak lurus adalah sebesar 50,00% mengarah ke miskonsepsi dan siswa dengan pemahaman konsep kinematika gerak lurus yang baik hanya sebesar 21,67%. Sedangkan siswa yang menjawab benar dengan menebak dan kurang pengetahuan masing-masing sebesar 10,42% dan 17,50%. Hasil wawancara diketahui bahwa salah satu faktor penyebab konsepsi siswa lebih besar mengalami miskonsepsi tersebut adalah pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Fakultas MIPA Universitas Tadulako Palu
Title: Analisis Konsepsi Siswa Pada Konsep Kinematika Gerak Lurus
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi siswa pada konsep kinematika gerak lurus.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.
Dalam penelitian ini dipilih subjek penelitian sebanyak 24 siswa.
Data dikumpulkan menggunakan tes konsepsi berbentuk pilihan ganda sebanyak 10 nomor dengan lembar jawaban yang disertai Certainity Response Indeks (CRI) dan wawancara.
Tes digunakan untuk mengungkap konsepsi siswa, wawancara digunakan untuk menegaskan hasil tes konsepsi siswa secara lebih dalam mengenai konsep kinematika gerak lurus.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi yang dialami siswa kelas X SMA Negeri 6 Palu pada konsep kinematika gerak lurus adalah sebesar 50,00% mengarah ke miskonsepsi dan siswa dengan pemahaman konsep kinematika gerak lurus yang baik hanya sebesar 21,67%.
Sedangkan siswa yang menjawab benar dengan menebak dan kurang pengetahuan masing-masing sebesar 10,42% dan 17,50%.
Hasil wawancara diketahui bahwa salah satu faktor penyebab konsepsi siswa lebih besar mengalami miskonsepsi tersebut adalah pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Related Results
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI GERAK LURUS
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI GERAK LURUS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa materi gerak lurus di Kelas X SMA. Pene...
Bagaimana Gizi Sejak Massa Konsepsi Dapat Mempengaruhi Kesehatan Biologis Anak?
Bagaimana Gizi Sejak Massa Konsepsi Dapat Mempengaruhi Kesehatan Biologis Anak?
Background: good nutrition for mothers since pre-conception and conception is an important preparation for the health of the fetus and the child in the future.Objective: The purpos...
Teori dan Praktik Kinematika Robot Lengan
Teori dan Praktik Kinematika Robot Lengan
Robot makin banyak diterapkan dalam dunia industri dan kehidupan sehari-hari. Robot dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan manusia agar manusia dapat menyelesaikan pekerjaan lebih e...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
PENGEMBANGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENGUATAN KONSEP FUNGSI TRIGONOMETRI PADA GERAK PARABOLA
PENGEMBANGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK PENGUATAN KONSEP FUNGSI TRIGONOMETRI PADA GERAK PARABOLA
Penelitian pengembangan problem based learning untuk penguatan pemahaman konsep fungsi trigonometri pada gerak parabola merupakan suatu eksplorasi pelaksanaan pembelajaran matemati...
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Gerak Lurus
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Gerak Lurus
Penelitian ini bertujuan mengetahu kesulitan yang dialami, penyebab dan solusi untuk mengatasi kesulitan siswa SMA Negeri 4 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kua...
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa
Telah dilakukan penelitian Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi asam basa di SMA Negeri 1...

