Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kinerja Perusahaan Sebelum dan Setelah Melakukan Merger dan Akuisisi
View through CrossRef
Mergers and acquisitions are an alternative that can be taken by companies that are experiencing bankruptcy or for companies that want to expand their companies. There are many examples of successful mergers and companies that are even bigger than before. This has made mergers and acquisitions a concern in recent years, both in Indonesia and abroad. This research was conducted to test whether mergers conducted by several companies in 2015 can change company performance for the better or not, bearing in mind that not all mergers end beautifully and as expected. From the ten companies sampled, normality tests and paired sample t-tests were conducted using SPSS 24 software. The results obtained are differences in company performance before and after conducting mergers and acquisitions. This shows from the significance value < 0.05 also the results of the comparison of the value of t-count and t-table where the value of t-count > t-table. These findings are also supported by the results of the pair correlation test which shows that there is a relationship between each of the company's performance variables before and after mergers and acquisitions.
Abstrak
Merger dan akuisisi dapat menjadi alternative bagi perusahaan untuk mencegah kebangkrutan atau untuk mengembangkan perusahaannya. Ada banyak contoh perusahaan yang melakukan merger dan berhasil menjadikan perusahaannya lebih besar dari sebelumnya. Hal ini mendorong merger dan akuisisi menjadi perhatian bagi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Penelitian bertujuan untuk menguji apakah merger yang dilakukan oleh sepuluh (10) perusahaan pada tahun 2015 merupakan keputusan yang tepat dan terbukti mampu meningkatkan nilai perusahaan. Bagaimanapun, ada beberapa perusahaan yang gagal dalam melakukan merger. Pengujian tes normalitas dan uji beda yang digunakan dalam penelitian ini diproses melalui perangkat lunak, SPSS 24. Hasil yang didapat adalah nilai signifikan < 0.05 dan nilai t-hitung > nilai t-tabel. Uji korelasi juga dilakukan untuk memperkuat hasil temuan yang menyimpulkan bahwa setelah melakukan merger dan akuisisi, performa perusahaan meningkat dan ada hubungan antar nilai perusahaan sebelum dan setelah melakukan merger. Maka, dapat disimpulkan bahwa melakukan merger dan akusisi merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan.
Kata kunci: Merger, Akuisisi, Current Ratio, Return on Equity, Debt to Asset Ratio
Title: Analisis Kinerja Perusahaan Sebelum dan Setelah Melakukan Merger dan Akuisisi
Description:
Mergers and acquisitions are an alternative that can be taken by companies that are experiencing bankruptcy or for companies that want to expand their companies.
There are many examples of successful mergers and companies that are even bigger than before.
This has made mergers and acquisitions a concern in recent years, both in Indonesia and abroad.
This research was conducted to test whether mergers conducted by several companies in 2015 can change company performance for the better or not, bearing in mind that not all mergers end beautifully and as expected.
From the ten companies sampled, normality tests and paired sample t-tests were conducted using SPSS 24 software.
The results obtained are differences in company performance before and after conducting mergers and acquisitions.
This shows from the significance value < 0.
05 also the results of the comparison of the value of t-count and t-table where the value of t-count > t-table.
These findings are also supported by the results of the pair correlation test which shows that there is a relationship between each of the company's performance variables before and after mergers and acquisitions.
Abstrak
Merger dan akuisisi dapat menjadi alternative bagi perusahaan untuk mencegah kebangkrutan atau untuk mengembangkan perusahaannya.
Ada banyak contoh perusahaan yang melakukan merger dan berhasil menjadikan perusahaannya lebih besar dari sebelumnya.
Hal ini mendorong merger dan akuisisi menjadi perhatian bagi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Penelitian bertujuan untuk menguji apakah merger yang dilakukan oleh sepuluh (10) perusahaan pada tahun 2015 merupakan keputusan yang tepat dan terbukti mampu meningkatkan nilai perusahaan.
Bagaimanapun, ada beberapa perusahaan yang gagal dalam melakukan merger.
Pengujian tes normalitas dan uji beda yang digunakan dalam penelitian ini diproses melalui perangkat lunak, SPSS 24.
Hasil yang didapat adalah nilai signifikan < 0.
05 dan nilai t-hitung > nilai t-tabel.
Uji korelasi juga dilakukan untuk memperkuat hasil temuan yang menyimpulkan bahwa setelah melakukan merger dan akuisisi, performa perusahaan meningkat dan ada hubungan antar nilai perusahaan sebelum dan setelah melakukan merger.
Maka, dapat disimpulkan bahwa melakukan merger dan akusisi merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan.
Kata kunci: Merger, Akuisisi, Current Ratio, Return on Equity, Debt to Asset Ratio.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi
Analisis Kinerja Keuangan Sebelum Dan Sesudah Merger Dan Akuisisi
Having relatively high economic freedom, Indonesia faces intense business competition, compelling companies to continually enhance their business strategies to compete amid economi...
PENGGUNAAN METODE DUPONT DAN RADAR DALAM HUBUNGAN DENGAN PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN SETELAH AKUISISI (Study Kasus PT Tifico Fiber Indonesia Tbk).
PENGGUNAAN METODE DUPONT DAN RADAR DALAM HUBUNGAN DENGAN PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN SETELAH AKUISISI (Study Kasus PT Tifico Fiber Indonesia Tbk).
ABSTRACTTujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan PT Tifico Tbk sebelum dan setelah akuisisi oleh beberapa perusahaan konsorsium dari perusahaan Jepang PT Te...
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA
The purpose of this research is to analyze differences in the company's financial performance before and after the initial public offering (IPO) on the Indonesian stock exchange us...
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH MERGER
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH MERGER
<p><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD. BKK) merupakan salah satu badan usaha milik pemerintah provinsi jawa t...
Analisis Empiris Pengaruh Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Perusahaan Publik di Bursa Efek Indonesia
Analisis Empiris Pengaruh Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Perusahaan Publik di Bursa Efek Indonesia
Akuisisi merupakan strategi korporasi yang banyak digunakan untuk memperluas pangsa pasar, memperkuat posisi kompetitif, serta meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Aktivitas a...
STRATEGI MENGEMBANGKAN PERUSAHAAN MELALUI MERGER DAN AKUISISI
STRATEGI MENGEMBANGKAN PERUSAHAAN MELALUI MERGER DAN AKUISISI
Merger dan akuisisi adalah proses yang dilakukan perusahaan untuk menggabungkan kedua perusahaan dengan tujuan untuk memperluas pangsa pasar, meningkatkan laba yang dihasilkan, men...
ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI PT. BANK JAGO, Tbk
ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH AKUISISI PT. BANK JAGO, Tbk
Analisis terhadap kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi merupakan langkah mendasar dalam melakukan investasi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perband...

