Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FENOMENA FEAR OF MISSING OUT SELEBRITI PADA KONSER BLACKPINK JAKARTA DI TWITTER

View through CrossRef
Memiliki pengaruh musik yang besar membuat musik K-Pop banyak diminati oleh banyak masyarakat internasional termasuk di Indonesia. Banyaknya jumlah penggemar di Indonesia membuat para pelaku industri K-Pop berlomba-lomba mengadakan kegiatan K-Pop seperti konser. Konser Blackpink merupakan salah satu konser terbesar di Indonesia pada tahun 2023 yang memberikan persembahan dan semangat kepada para penggemarnya. Tak hanya itu, kepopuleran konser Blackpink juga menimbulkan FoMO khususnya di kalangan selebritis. Fenomena FoMO pada selebriti sendiri sempat membuat geram para penggemar Blackpink dengan mengungkapkannya di media sosial Twitter dan menjadikan isu tersebut sebagai trending topik. Dari besarnya fenomena FoMO yang terjadi pada para selebritis tersebut, maka penelitian ini berjudul “Analisis Fenomena Fear of Missing Out Selebriti pada Konser Blackpink Jakarta di Twitter” dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana fenomena FoMO bisa terjadi dan dampaknya terhadap para selebritis tersebut. Untuk memperoleh hasil penelitian, peneliti menggunakan teori kegunaan dan gratifikasi yang dipadukan dengan metode kualitatif deskriptif untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dan menarik kesimpulan. Data diambil dengan wawancara beberapa narasumber dengan kriteria utama seperti menggunakan Twitter dan mengetahui konser Blackpink Jakarta. Observasi juga dilakukan di media Twitter melalui hashtag, mention, dan interaksi online terkait konser Blackpink di Jakarta. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami fenomena FoMO pada selebriti di konser Blackpink Jakarta dan bagaimana pengaruhnya terhadap motivasi dan dampaknya terhadap pengguna Twitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Twitter dan tanggapan penggemar Blackpink terhadap berita negatif tentang selebriti Kiky Saputri mencerminkan kebutuhan akan informasi, interaksi sosial, dan pemenuhan emosional dalam konteks FoMO di konser Blackpink Jakarta. Para penggemar menunjukkan dedikasi mereka dalam membela sang idola dan mengenang momen-momen berharga, sementara persepsi dan minat mereka terhadap Blackpink tetap kuat meskipun terdapat perbedaan pandangan dari non-penggemar.
Title: ANALISIS FENOMENA FEAR OF MISSING OUT SELEBRITI PADA KONSER BLACKPINK JAKARTA DI TWITTER
Description:
Memiliki pengaruh musik yang besar membuat musik K-Pop banyak diminati oleh banyak masyarakat internasional termasuk di Indonesia.
Banyaknya jumlah penggemar di Indonesia membuat para pelaku industri K-Pop berlomba-lomba mengadakan kegiatan K-Pop seperti konser.
Konser Blackpink merupakan salah satu konser terbesar di Indonesia pada tahun 2023 yang memberikan persembahan dan semangat kepada para penggemarnya.
Tak hanya itu, kepopuleran konser Blackpink juga menimbulkan FoMO khususnya di kalangan selebritis.
Fenomena FoMO pada selebriti sendiri sempat membuat geram para penggemar Blackpink dengan mengungkapkannya di media sosial Twitter dan menjadikan isu tersebut sebagai trending topik.
Dari besarnya fenomena FoMO yang terjadi pada para selebritis tersebut, maka penelitian ini berjudul “Analisis Fenomena Fear of Missing Out Selebriti pada Konser Blackpink Jakarta di Twitter” dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana fenomena FoMO bisa terjadi dan dampaknya terhadap para selebritis tersebut.
Untuk memperoleh hasil penelitian, peneliti menggunakan teori kegunaan dan gratifikasi yang dipadukan dengan metode kualitatif deskriptif untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dan menarik kesimpulan.
Data diambil dengan wawancara beberapa narasumber dengan kriteria utama seperti menggunakan Twitter dan mengetahui konser Blackpink Jakarta.
Observasi juga dilakukan di media Twitter melalui hashtag, mention, dan interaksi online terkait konser Blackpink di Jakarta.
Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami fenomena FoMO pada selebriti di konser Blackpink Jakarta dan bagaimana pengaruhnya terhadap motivasi dan dampaknya terhadap pengguna Twitter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Twitter dan tanggapan penggemar Blackpink terhadap berita negatif tentang selebriti Kiky Saputri mencerminkan kebutuhan akan informasi, interaksi sosial, dan pemenuhan emosional dalam konteks FoMO di konser Blackpink Jakarta.
Para penggemar menunjukkan dedikasi mereka dalam membela sang idola dan mengenang momen-momen berharga, sementara persepsi dan minat mereka terhadap Blackpink tetap kuat meskipun terdapat perbedaan pandangan dari non-penggemar.

Related Results

Perilaku Konsumtif Menonton Konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’
Perilaku Konsumtif Menonton Konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’
Abstract. K-Pop idols or artists often carry out world tours or music concerts which of course can be attended by tens of thousands of fans. As is the case in Indonesia, a number o...
Faith Tweets: Ambient Religious Communication and Microblogging Rituals
Faith Tweets: Ambient Religious Communication and Microblogging Rituals
There’s no reason to think that Jesus wouldn’t have Facebooked or twittered if he came into the world now. Can you imagine his killer status updates? Reverend Schenck, New York, Al...
Alts and Automediality: Compartmentalising the Self through Multiple Social Media Profiles
Alts and Automediality: Compartmentalising the Self through Multiple Social Media Profiles
IntroductionAlt, or alternative, accounts are secondary profiles people use in addition to a main account on a social media platform. They are a kind of automediation, a way of rep...
Pengaruh Selebriti Endorser Instagram Terhadap Minat Beli Followers
Pengaruh Selebriti Endorser Instagram Terhadap Minat Beli Followers
Saat ini banyak pemilik akun instagram menjadi selebriti endorser dari sebuah produk.  Tujuan penelitiaan ini untuk mengetahui Pengaruh Selebriti Endorser Instagram @awkarin Terhad...
Fomo at The Blackpink Concert Causes Cyberbalkanization and Polarization Between Fans and Non-Fans
Fomo at The Blackpink Concert Causes Cyberbalkanization and Polarization Between Fans and Non-Fans
This study discusses the phenomenon of cyberbalkanization that arises from debates between Indonesian netizens regarding the Blackpink concert and the term "Fomo" used to describe ...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top