Javascript must be enabled to continue!
Method of Creation And Creative Process of Composition “Temuku Aya” | Metode Penciptaan dan Proses Kreativitas Komposisi “Temuku Aya”
View through CrossRef
Temuku Aya merupakan sebuah komposisi karawitan yang mengangkat objek visual temuku sebagai gagasan ide dalam komposisi ini. Komposisi karawitan ini merupakan komposisi inovatif dengan media ungkap gamelan selonding serta beberapa instrumen tambahan trompong semarapagulingan, suling dan rain stik. Instrumen yang dipakai dalam komposisi ini merupakan instrumen dengan nada pelog tujuh nada. Dalam metode penciptaan karya Temuku Aya, berpijak pada metode yang di tawarkan oleh Roger Session dalam buku The Creative Process yang ditulis oleh Brewster Ghiselin. Metode ini memiliki tiga tahapan dalam penciptaan musik yaitu inspirasi, konsepsi dan eksekusi. Pada tahapan eksekusi terdapat proses kreativitas yang menjadi bagian dari tahap eksekusi. Untuk menyempurnakan proses kreativitas pada karya Temuku Aya penata menggunakan tahapan Bapak I Wayan Beratha dan juga Bapak I Ketut Gede Asnawa, penambahan tahapan dalam proses kreativitas dilakukan untuk memberikan tahapan yang jelas dalam melaksanakan proses kreativitas pada karya Temuku Aya. Tahapan yang ditawarkan Bapak I Wayan Beratha terdapat tiga tahapan yaitu, nguping, menahin, dan ngelesin, sedangkan tahapan yang ditawarkan oleh Bapak I Ketut Gede Asnawa adalah, Ngungkap Rasa. Dengan adanya tahapan tersebut menjadi acuan penata untuk membentuk karya pada proses kerativitas dalam komposisi Temuku Aya.
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: Method of Creation And Creative Process of Composition “Temuku Aya” | Metode Penciptaan dan Proses Kreativitas Komposisi “Temuku Aya”
Description:
Temuku Aya merupakan sebuah komposisi karawitan yang mengangkat objek visual temuku sebagai gagasan ide dalam komposisi ini.
Komposisi karawitan ini merupakan komposisi inovatif dengan media ungkap gamelan selonding serta beberapa instrumen tambahan trompong semarapagulingan, suling dan rain stik.
Instrumen yang dipakai dalam komposisi ini merupakan instrumen dengan nada pelog tujuh nada.
Dalam metode penciptaan karya Temuku Aya, berpijak pada metode yang di tawarkan oleh Roger Session dalam buku The Creative Process yang ditulis oleh Brewster Ghiselin.
Metode ini memiliki tiga tahapan dalam penciptaan musik yaitu inspirasi, konsepsi dan eksekusi.
Pada tahapan eksekusi terdapat proses kreativitas yang menjadi bagian dari tahap eksekusi.
Untuk menyempurnakan proses kreativitas pada karya Temuku Aya penata menggunakan tahapan Bapak I Wayan Beratha dan juga Bapak I Ketut Gede Asnawa, penambahan tahapan dalam proses kreativitas dilakukan untuk memberikan tahapan yang jelas dalam melaksanakan proses kreativitas pada karya Temuku Aya.
Tahapan yang ditawarkan Bapak I Wayan Beratha terdapat tiga tahapan yaitu, nguping, menahin, dan ngelesin, sedangkan tahapan yang ditawarkan oleh Bapak I Ketut Gede Asnawa adalah, Ngungkap Rasa.
Dengan adanya tahapan tersebut menjadi acuan penata untuk membentuk karya pada proses kerativitas dalam komposisi Temuku Aya.
Related Results
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG
REFLEKSI PENCIPTAAN TEATRIKAL TARI GOOD ANRONG (Muhammad Ibnu Sholihin,2022) Skripsi Program Studi S-1 Jurusan Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakart...
Role of Peer Support in Posttraumatic Growth Among Adolescent and Young Adult (AYA) Patients and Survivors with Pediatric and AYA Cancer
Role of Peer Support in Posttraumatic Growth Among Adolescent and Young Adult (AYA) Patients and Survivors with Pediatric and AYA Cancer
Abstract
Purpose Adolescents and young adults (AYA) who undergo cancer treatment sometimes report posttraumatic growth (PTG) and experience posttraumatic stress symptoms (P...
Kaulinan Barudak sebagai Sumber Penciptaan Tari Anak-anak di Kabupaten Sumedang
Kaulinan Barudak sebagai Sumber Penciptaan Tari Anak-anak di Kabupaten Sumedang
ABSTRACT This article is the result of the children dance creation which is adopted from children’s play culture (Kaulinan Barudak) in Sumedang community. The purpose of the res...
Proses Penciptaan Sendratari Boyo Kali Comal di Sanggar Tari Srimpi Kabupaten Pemalang
Proses Penciptaan Sendratari Boyo Kali Comal di Sanggar Tari Srimpi Kabupaten Pemalang
Sendratari Boyo Kali Comal merupakan sebuah karya ciptaan Ely Prihatin dari Sanggar Tari Srimpi, Pemalang. Sendratari ini terinspirasi dari legenda asal-usul Dusun Leboyo. Karya in...
PERAN KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PADA UMKM SANDALKU HANDMADE
PERAN KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PADA UMKM SANDALKU HANDMADE
Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan daya saing pada UMKM Sandalku Handmade. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ...
Andung-Andung Ni Sordam
Andung-Andung Ni Sordam
Komposisi musik Andung-andung Ni Sordam merupakan komposisi yang terinspirasi dari instrumen musik tradisional dan kesenian tradisional Batak Simalungun yaitu Sordam dan Andung-and...
IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA
IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA
Pembelajaran seni memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan pemahaman budaya pada anak-anak. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran seni adalah pe...
Ghumi Uttara: A New Music Creation | Ghumi Uttara: Sebuah Karya Musik Baru
Ghumi Uttara: A New Music Creation | Ghumi Uttara: Sebuah Karya Musik Baru
Karya musik tabuh kreasi “Ghumi Uttara mengangkat ide penciptaan yang lahir dari pengalaman pribadi penulis dalam memainkan tabuh-tabuh yang mengidentitaskan Kabupaten Buleleng. Ka...

