Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar

View through CrossRef
Indonesia memiliki banyak bahan alami seperti tumbuhan yang mengandung senyawa antioksidan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan membantu merawat kulit. Banyak berbagai bahan alam asli Indonesia banyak yang mengandung antioksidan dengan bebagai bahan aktifnya seperti vitamin C, flavonoid, tanin dan saponin. Salah satunya daun kelor dan sari bunga mawar yang memiliki kandungan vitamin c, flavonoid, saponin dan tanin yang terbukti efektif sebagai antibakteri jerawat terhadap P.acne. Tujuan: untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat di dalam ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar dengan tiga perbandingan yaitu F1 (ekstrak daun kelor 0,40 : ekstrak sari bunga mawar 0,40), F2 (ekstrak daun kelor 0,80 : ekstrak sari bunga mawar 0,40), dan F3 (ekstrak daun kelor 1,4 : ekstrak sari bunga mawar 0,40). Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memeriksa kandungan senyawa pada ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar. Hasil: Berdasarkan hasil pemeriksaan skrinning fitokimia didapatkan hasil bahwa F1, F2 dan F3 pada ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar positif mengandung vitamin c, flavonoid, tanin dan saponin.
Title: Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Description:
Indonesia memiliki banyak bahan alami seperti tumbuhan yang mengandung senyawa antioksidan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan membantu merawat kulit.
Banyak berbagai bahan alam asli Indonesia banyak yang mengandung antioksidan dengan bebagai bahan aktifnya seperti vitamin C, flavonoid, tanin dan saponin.
Salah satunya daun kelor dan sari bunga mawar yang memiliki kandungan vitamin c, flavonoid, saponin dan tanin yang terbukti efektif sebagai antibakteri jerawat terhadap P.
acne.
Tujuan: untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat di dalam ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar dengan tiga perbandingan yaitu F1 (ekstrak daun kelor 0,40 : ekstrak sari bunga mawar 0,40), F2 (ekstrak daun kelor 0,80 : ekstrak sari bunga mawar 0,40), dan F3 (ekstrak daun kelor 1,4 : ekstrak sari bunga mawar 0,40).
Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memeriksa kandungan senyawa pada ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar.
Hasil: Berdasarkan hasil pemeriksaan skrinning fitokimia didapatkan hasil bahwa F1, F2 dan F3 pada ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar positif mengandung vitamin c, flavonoid, tanin dan saponin.

Related Results

Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi lemon
Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi lemon
Defenisi cantik yaitu memiliki kulit wajah yang sehat. Memiliki wajah sehat dapat melakukan perawatan menggunakan bahan alami yang mengandung senyawa antioksidan yang dapat merawat...
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronik yang diakibatkan oleh defek pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya. Da...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
Sosialisasi Pasca Panen Daun Kelor Dan Pelatihan Teh Herbal Susu Daun Kelor Bagi Siswa Smk Ibu Kartini Kota Semarang
<p>Pemanfaatan <em>Moringa oleifera</em> atau dikenal dengan tanaman kelor kurang maksimal. Padahal daun kelor mengandung senyawa aktif yang bermanfaat untuk kese...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Ultraviolet merupakan radikal bebas yang jika berlebihan masuk kedalam kulit dapat menyebabkan kerusakan kulit. Senyawa kimia yang mengandung antioksidan tabir surya dapat melindun...

Back to Top