Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kemandirian Petani dalam Pengembangan Usahatani Alpukat

View through CrossRef
Alpukat memiliki manfaat sangat baik bagi kesehatan manusia, menjaga kesehatan jantung, mengandung vitamin C, zat besi, vitamin B-6, kalium, folat, vitamin E, vitamin K, vitamin A, dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Kondisi ini meningkatkan minat konsumen buah alpukat terus meningkat di sektor pasar. Kondisi ini menuntut petani untuk membudidayakan buah alpukat secara mandiri agar produktivitas buah alpukat menjadi optimal. Kemandirian petani dikaitkan dengan keputusan pengelolaan tanaman dan jenis komoditas yang dibudidayakan untuk bertahan di tengah situasi dan kondisi sektor pertanian skala kecil agar dapat berkelanjutan. Tujuan diadakannya penelitian terkait kemandirian petani yang membudidayakan alpukat: 1). Mengkaji kemandirian petani dalam budidaya alpukat dan 2). Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian petani dalam budidaya alpukat. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dan pengumpulan data dengan bantuan kuesioner. Penentuan lokasi penelitian secara purposive (sengaja) yaitu Desa Sanggang. Pengambilan sample dengan menggunakan metode random sampling dan didapatkan responden 35 petani. Analisis data dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil uji dengan cara membandingkan nilai sig dengan menggunakan taraf signifikasi (0,05), didapatkan bahwa: Hasil pengujian analisis uji regresi linear berganda variabel pendidikan non-formal memiliki memiliki nilai Sig.(0,033), lingkungan sosial memiliki memiliki nilai Sig.(0,002), dan luas lahan memiliki memiliki nilai Sig. (0,006) yang artinya variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap kemandirian petani dalam budidaya alpukat sedangkan variabel pengalaman usahatani dalam budidaya alpukat memiliki nilai Sig.(0,290) tidak berpengaruh terhadap kemandirian petani. Nilai R Square (R2) dari penelitian ini memiliki nilai 0,721.
Title: Kemandirian Petani dalam Pengembangan Usahatani Alpukat
Description:
Alpukat memiliki manfaat sangat baik bagi kesehatan manusia, menjaga kesehatan jantung, mengandung vitamin C, zat besi, vitamin B-6, kalium, folat, vitamin E, vitamin K, vitamin A, dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Kondisi ini meningkatkan minat konsumen buah alpukat terus meningkat di sektor pasar.
Kondisi ini menuntut petani untuk membudidayakan buah alpukat secara mandiri agar produktivitas buah alpukat menjadi optimal.
Kemandirian petani dikaitkan dengan keputusan pengelolaan tanaman dan jenis komoditas yang dibudidayakan untuk bertahan di tengah situasi dan kondisi sektor pertanian skala kecil agar dapat berkelanjutan.
Tujuan diadakannya penelitian terkait kemandirian petani yang membudidayakan alpukat: 1).
Mengkaji kemandirian petani dalam budidaya alpukat dan 2).
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian petani dalam budidaya alpukat.
Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dan pengumpulan data dengan bantuan kuesioner.
Penentuan lokasi penelitian secara purposive (sengaja) yaitu Desa Sanggang.
Pengambilan sample dengan menggunakan metode random sampling dan didapatkan responden 35 petani.
Analisis data dengan menggunakan uji regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil uji dengan cara membandingkan nilai sig dengan menggunakan taraf signifikasi (0,05), didapatkan bahwa: Hasil pengujian analisis uji regresi linear berganda variabel pendidikan non-formal memiliki memiliki nilai Sig.
(0,033), lingkungan sosial memiliki memiliki nilai Sig.
(0,002), dan luas lahan memiliki memiliki nilai Sig.
(0,006) yang artinya variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap kemandirian petani dalam budidaya alpukat sedangkan variabel pengalaman usahatani dalam budidaya alpukat memiliki nilai Sig.
(0,290) tidak berpengaruh terhadap kemandirian petani.
Nilai R Square (R2) dari penelitian ini memiliki nilai 0,721.

Related Results

Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa nilai tukar petani (NTP) karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Berapa tingkat pe...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
Pengaruh Konsumsi Buah Alpukat ((Persea Americana) dan Lemon pada Berat Badan Mencit Jantan (Mus Musculus)
Pengaruh Konsumsi Buah Alpukat ((Persea Americana) dan Lemon pada Berat Badan Mencit Jantan (Mus Musculus)
Alpukat dan lemon merupakan buah yang sering dianggap memberikan efek berat badan yang bertentangan. Alpukat menyebabkan peningkatan, sebaliknya lemon menurunkan berat badan. Tujua...
Partisipasi petani pada usahatani padi, jagung, dan kedelai perspektif gender
Partisipasi petani pada usahatani padi, jagung, dan kedelai perspektif gender
<p><em>Sektor pertanian memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan. Adanya kultur masyarakat yang menempatkan perempuan dengan perspektif tertentu mengakiba...
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
Usahatani tanaman nilam, merupakan usahatani yang banyak diusahakan oleh masyarakat di Desa Taronggo Kecamatan Morowali Utara. Usahatani tanaman nilam ini dimulai pada tahun 2012, ...
INOVASI TEKNOLOGI MINA MENDONG DESA KAMULYAN KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA
INOVASI TEKNOLOGI MINA MENDONG DESA KAMULYAN KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA
Usahatani  mina  mendong  adalah  suatu  usaha  pertanian  yang  memadukan  budidaya  ikan  disawah dengan budidaya tanaman mendong. Usahatani ini sangat menguntungkan k...

Back to Top