Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN PERUBAHAN SPASIAL LAHAN VEGETASI DAN CADANGAN KARBON TERSIMPAN
View through CrossRef
ABSTRACT
The University of Lampung, commonly referred to as Unila, is known as a green campus with open green spaces featuring various types of vegetation, such as shrubs, trees, and grasslands. The university consists of several faculties, including the Faculty of Engineering. However, in recent years, land use changes have occurred within the Faculty of Engineering, where vegetated areas have been converted into built-up areas, such as the construction of retention ponds and new buildings. This change has impacted the available carbon stock. The reduction in vegetated land is directly proportional to the decrease in carbon reserves stored in plants, which contributes to climate change. In relation to climate change caused by deforestation and land degradation, it is necessary to conserve and manage vegetated lands, as well as enhance carbon reserves, to measure the extent of changes (reduction in carbon emissions) resulting from land conservation efforts (Hairiah et al., 2007). The more abundant the carbon stored in plant biomass; the more CO2 is absorbed by the plants. Biomass measurement can be conducted in two ways: non-destructively and destructively. The non-destructive method is considered effective because it requires less time, cost, and effort. One technology that can be used for biomass measurement is aerial photography using unmanned aerial vehicles (UAVs) or drones, which tend to be effective and efficient. The Object-Based Image Analysis (OBIA) approach is an object-based method that has high accuracy in determining the available carbon stock due to dynamic changes in the extent of vegetated land in the Faculty of Engineering area at Unila between 2019 and 2024. The vegetated area on the OBIA-processed map in 2019 was 6.9886 hectares. In 2024, the vegetated area on the OBIA-processed map was 6.6652 hectares. The change in vegetated land between 2019 and 2024 was 0.3234 hectares, indicating a reduction in vegetated land due to infrastructure development in the Faculty of Engineering area. The calculation of stored carbon stock, based on field measurements, was 197.129764 tons of carbon per hectare.
Keywords : Universitas Lampung, Vegetation, UAV, Carbon, OBIA
ABSTRAK
Universitas Lampung atau disebut dengan Unila merupakan universitas yang dikenal sebagai kampus hijau (green campus) yang memiliki ruang terbuka hijau dengan vegetasi berupa semak belukar, pepohonan serta padang rumput. Universitas Lampung terdiri dari beberapa fakultas, salah satunya fakultas teknik. Namun, belakangan tahun terakhir terjadinya alih fungsi lahan di fakultas teknik dari lahan vegetasi menjadi lahan terbangun seperti dibangunnya embung, serta gedung-gedung baru. Hal tersebut mempengaruhi jumlah cadangan karbon yang tersedia. Pengurangan area vegetasi secara langsung berhubungan dengan penurunan cadangan karbon yang terdapat pada tanaman, yang pada gilirannya berkontribusi terhadap perubahan iklim. Dalam konteks perubahan iklim yang disebabkan oleh deforestasi dan degradasi lahan, sangat penting untuk melaksanakan upaya konservasi serta pengelolaan lahan vegetasi, sekaligus meningkatkan cadangan karbon. Hal ini bertujuan untuk memahami sejauh mana perubahan (penurunan emisi karbon) terjadi akibat kegiatan konservasi tersebut (Hairiah dkk., 2007).Jumlah karbon yang tersimpan dalam biomassa tanaman merupakan indikator dari seberapa banyak CO2 yang dapat diserap. Terdapat dua metode untuk mengukur biomassa, yaitu metode non-destruktif dan destruktif. Metode non-destruktif lebih disukai karena efisiensinya dalam hal waktu, biaya, dan tenaga. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk pengukuran biomassa adalah pemotretan udara dengan menggunakan drone (UAV), yang menunjukkan efektivitas dan efisiensinya. Pendekatan Object Based Image Analysis (OBIA) adalah metode berbasis objek yang menawarkan akurasi tinggi dalam menentukan cadangan karbon yang tersedia akibat perubahan luas lahan vegetasi di Fakultas Teknik Unila antara tahun 2019 dan 2024.. Luasan vegetasi pada peta hasil pengolahan OBIA tahun 2019 luas vegetasi sebesar 6.9886 Ha. Dan untuk luasan vegetasi pada peta hasil pengolahan OBIA tahun 2024 luas vegetasi sebesar 6.6652 Ha. Hasil perubahan lahan vegetasi antara tahun 2019 dan 2024 sebesar 0.3234 Ha artinya terdapat pengurangan lahan vegetasi karena adanya pembangunan infrastruktur di area Fakultas Teknik. Perhitungan cadangan karbon tersimpan diperoleh berdasarkan pengukuran di lapangan sebesar 197.129764 Ton-C/ha
Kata Kunci : Universitas lampung, Vegetasi, Karbon, UAV, OBIA.
Title: KAJIAN PERUBAHAN SPASIAL LAHAN VEGETASI DAN CADANGAN KARBON TERSIMPAN
Description:
ABSTRACT
The University of Lampung, commonly referred to as Unila, is known as a green campus with open green spaces featuring various types of vegetation, such as shrubs, trees, and grasslands.
The university consists of several faculties, including the Faculty of Engineering.
However, in recent years, land use changes have occurred within the Faculty of Engineering, where vegetated areas have been converted into built-up areas, such as the construction of retention ponds and new buildings.
This change has impacted the available carbon stock.
The reduction in vegetated land is directly proportional to the decrease in carbon reserves stored in plants, which contributes to climate change.
In relation to climate change caused by deforestation and land degradation, it is necessary to conserve and manage vegetated lands, as well as enhance carbon reserves, to measure the extent of changes (reduction in carbon emissions) resulting from land conservation efforts (Hairiah et al.
, 2007).
The more abundant the carbon stored in plant biomass; the more CO2 is absorbed by the plants.
Biomass measurement can be conducted in two ways: non-destructively and destructively.
The non-destructive method is considered effective because it requires less time, cost, and effort.
One technology that can be used for biomass measurement is aerial photography using unmanned aerial vehicles (UAVs) or drones, which tend to be effective and efficient.
The Object-Based Image Analysis (OBIA) approach is an object-based method that has high accuracy in determining the available carbon stock due to dynamic changes in the extent of vegetated land in the Faculty of Engineering area at Unila between 2019 and 2024.
The vegetated area on the OBIA-processed map in 2019 was 6.
9886 hectares.
In 2024, the vegetated area on the OBIA-processed map was 6.
6652 hectares.
The change in vegetated land between 2019 and 2024 was 0.
3234 hectares, indicating a reduction in vegetated land due to infrastructure development in the Faculty of Engineering area.
The calculation of stored carbon stock, based on field measurements, was 197.
129764 tons of carbon per hectare.
Keywords : Universitas Lampung, Vegetation, UAV, Carbon, OBIA
ABSTRAK
Universitas Lampung atau disebut dengan Unila merupakan universitas yang dikenal sebagai kampus hijau (green campus) yang memiliki ruang terbuka hijau dengan vegetasi berupa semak belukar, pepohonan serta padang rumput.
Universitas Lampung terdiri dari beberapa fakultas, salah satunya fakultas teknik.
Namun, belakangan tahun terakhir terjadinya alih fungsi lahan di fakultas teknik dari lahan vegetasi menjadi lahan terbangun seperti dibangunnya embung, serta gedung-gedung baru.
Hal tersebut mempengaruhi jumlah cadangan karbon yang tersedia.
Pengurangan area vegetasi secara langsung berhubungan dengan penurunan cadangan karbon yang terdapat pada tanaman, yang pada gilirannya berkontribusi terhadap perubahan iklim.
Dalam konteks perubahan iklim yang disebabkan oleh deforestasi dan degradasi lahan, sangat penting untuk melaksanakan upaya konservasi serta pengelolaan lahan vegetasi, sekaligus meningkatkan cadangan karbon.
Hal ini bertujuan untuk memahami sejauh mana perubahan (penurunan emisi karbon) terjadi akibat kegiatan konservasi tersebut (Hairiah dkk.
, 2007).
Jumlah karbon yang tersimpan dalam biomassa tanaman merupakan indikator dari seberapa banyak CO2 yang dapat diserap.
Terdapat dua metode untuk mengukur biomassa, yaitu metode non-destruktif dan destruktif.
Metode non-destruktif lebih disukai karena efisiensinya dalam hal waktu, biaya, dan tenaga.
Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk pengukuran biomassa adalah pemotretan udara dengan menggunakan drone (UAV), yang menunjukkan efektivitas dan efisiensinya.
Pendekatan Object Based Image Analysis (OBIA) adalah metode berbasis objek yang menawarkan akurasi tinggi dalam menentukan cadangan karbon yang tersedia akibat perubahan luas lahan vegetasi di Fakultas Teknik Unila antara tahun 2019 dan 2024.
Luasan vegetasi pada peta hasil pengolahan OBIA tahun 2019 luas vegetasi sebesar 6.
9886 Ha.
Dan untuk luasan vegetasi pada peta hasil pengolahan OBIA tahun 2024 luas vegetasi sebesar 6.
6652 Ha.
Hasil perubahan lahan vegetasi antara tahun 2019 dan 2024 sebesar 0.
3234 Ha artinya terdapat pengurangan lahan vegetasi karena adanya pembangunan infrastruktur di area Fakultas Teknik.
Perhitungan cadangan karbon tersimpan diperoleh berdasarkan pengukuran di lapangan sebesar 197.
129764 Ton-C/ha
Kata Kunci : Universitas lampung, Vegetasi, Karbon, UAV, OBIA.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS MULTI TEMPORAL CITRA SATELIT LANDSAT UNTUKPEMANTAUAN CADANGAN KARBON NASIONAL
ANALISIS MULTI TEMPORAL CITRA SATELIT LANDSAT UNTUKPEMANTAUAN CADANGAN KARBON NASIONAL
<p>Indonesia adalah salah satu negara tropis yang mempunyai luas kawasan hutan terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Congo. Namun berdasarkan data dari FAO (2015), Indo...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Pendugaan Simpanan Karbon pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir Selatan Pulau Jawa
Konservasi karbon merupakan salah satu tindakan penting dalam rehabilitasi pesisir, khususnya pesisir selatan Pulau Jawa dengan keunikan ombak yang besar, salinitas tinggi dan sedi...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan masing-masing perubahan penggunaan lahan Kecamatan Sirimau dilihat dari citra satelit tahun 2006-2016, mengetahui agihan perubahan ...
ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS
ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS
Pemanasan global yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca menjadikan peran hutan sebagai penyerap karbon semakin penting. Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan wi...
PERAN KOMPOSISI VEGETASI DALAM MENYIMPAN KARBON DIOKSIDA (CO2) PADA HUTAN KOTA BARUGA: IMPLIKASI UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KENDARI
PERAN KOMPOSISI VEGETASI DALAM MENYIMPAN KARBON DIOKSIDA (CO2) PADA HUTAN KOTA BARUGA: IMPLIKASI UNTUK MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KENDARI
Perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO₂), menjadi tantangan besar bagi keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. H...

