Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HASIL ASEMEN DIAGNOSTIK SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR

View through CrossRef
ABSTRAK Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan keberagaman kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Guru perlu memetakan kebtuhan belajar peserta didik sesuai dengan kesiapan belajar, minat dan gaya belajar peserta didik. Asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif membantu guru dalam memetakan kebutuhan belajar peserta didik melalui tes atau penyebaran angket. Asesmen diagnostik dilakukan bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam kesiapan belajar. Sehingga dapat menjadi solusi untuk pembelajaran berdiferensiasi diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil asesmen diagnostik sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan pancasiala dikelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi nonpartisipasif dengan melakukan tes asesmen diagnostik kognitif. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman, meliputi reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan dikelas IV A. Hasil dari penelitian menunjukan guru sudah memetakan kelompok berdasarkan kesiapan belajar peserta didik melalui tes asesmen diagnostik kognitif. Pengelompokan terdiri dari kelompok berkembang dan mahir. Pembelajarn berdiferensiasi konten dapat diterapkan untuk memberikan materi pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan sehingga kebutuhan belajar peserta didik terpenuhi.           Kata Kunci: Asesmen diagnostik 1, Pembelajaran berdiferensiasi 2
Title: ANALISIS HASIL ASEMEN DIAGNOSTIK SEBAGAI DASAR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR
Description:
ABSTRAK Setiap peserta didik memiliki karakteristik dan keberagaman kebutuhan belajar yang berbeda-beda.
Guru perlu memetakan kebtuhan belajar peserta didik sesuai dengan kesiapan belajar, minat dan gaya belajar peserta didik.
Asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif membantu guru dalam memetakan kebutuhan belajar peserta didik melalui tes atau penyebaran angket.
Asesmen diagnostik dilakukan bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam kesiapan belajar.
Sehingga dapat menjadi solusi untuk pembelajaran berdiferensiasi diterapkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil asesmen diagnostik sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan pancasiala dikelas IV.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi nonpartisipasif dengan melakukan tes asesmen diagnostik kognitif.
Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman, meliputi reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Penelitian dilakukan dikelas IV A.
Hasil dari penelitian menunjukan guru sudah memetakan kelompok berdasarkan kesiapan belajar peserta didik melalui tes asesmen diagnostik kognitif.
Pengelompokan terdiri dari kelompok berkembang dan mahir.
Pembelajarn berdiferensiasi konten dapat diterapkan untuk memberikan materi pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan sehingga kebutuhan belajar peserta didik terpenuhi.
           Kata Kunci: Asesmen diagnostik 1, Pembelajaran berdiferensiasi 2.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Literature Review: Pendekatan Berdiferensiasi Dalam Pembelajaran IPA
Literature Review: Pendekatan Berdiferensiasi Dalam Pembelajaran IPA
Pembelajaran IPA hendaknya dilaksanakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cuk...
Edukasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di SDN Telaga Biru 1 Banjarmasin
Edukasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di SDN Telaga Biru 1 Banjarmasin
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di SDN Telaga Biru 1 Banjarmasin masih memiliki kendala yaitu minimnya pengetahuan guru tentang pembelajaran berdif...
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
Konsep pembelajaran berdiferensiasi merupakan konsep yang bagus dan ideal, tapi menjadi tantangan guru untuk kreatif. Dengan pembelajaran itu, potensi peserta didik dikembangkan se...
Persepsi Guru dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di SD N Bandar Jaya
Persepsi Guru dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di SD N Bandar Jaya
Di era pendidikan yang semakin beragam, pendekatan yang berpusat pada siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi menjadi kunci untuk mengakomodasi kebutuhan dan potensi setiap pese...
Studi Fenomenologi Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Studi Fenomenologi Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman guru sekolah dasar di Kecamatan Ngaringan dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Pendeka...
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS
Keberagaman individu di kalangan peserta didik menciptakan berbagai kebutuhan belajar yang unik, yang seringkali dapat mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran jika tidak diata...
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA
Abstrak Pembelajaran dalam Lembaga Pendidikan khususnya di dalam kelas pada dasarnya harus terlaksana secara menyenangkan, interaktif, menantang, inspiratif guna memberikan ...

Back to Top