Javascript must be enabled to continue!
RELEVANSI KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN INDONESIA MENURUT IDEALISME SOEKARNO DENGAN STUDI KASUS PIDATO TAMPANG BOYOLALI
View through CrossRef
Keadilan dan kesejahteraan masyarakat adalah hal yang selalu dijanjikan oleh pihak – pihak yang mempunyai kepentingan, termasuk kepentingan politik. Bahkan mungkin seringkali diutarakan dengan nada yang provokatif, rasisme, dan bersifat menjatuhkan, yang demikian dilakukan untuk meraup simpatisan yang merasa nasib keadilan dan kesejahteraannya tengah dibela dan diperjuangkan. Selanjutnya keadilan dan kesejahteraan ini akan dibandingkan dengan kelompok ini dan kelompok itu, dengan daerah ini dan daerah itu, maka disinilah rasisme terasa. Setelah itu tujuan dan cita – cita bangsa Indonesia yang telah diutarakan oleh founding father Negara Indonesia, Soekarno, Bung Hatta, dan lain – lainnya pada kala itu juga ikut terbawa sebagai pembanding, seolah keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran sekarang ini tidak sama seperti yang dicita – citakan oleh founding father. Soekarno bisa menjadi rujukan pembelajaran bagi cita – cita negara dengan pemerintahan yang adil. Karena memang sudah banyak diketahui bahwa Soekarno adalah penggali dari tujuan dan cita – cita Indonesia yang tertulis dalam Pancasila dan Preambule atau Pembukaan Dasar UUD 1945. Sesuai dengan tema diskusi yang mengambil contoh kasus yang sempat viral beberapa waktu lalu yaitu Pidato Tampang Boyolali yang dikemukakan oleh Prabowo Subianto selaku calan presiden nomor urut 2 tahun 2019. Tentunya agar keadilan dan kesejahteraan tidak lagi sebagai alat provokasi antar golongan, dan agar masyarakat Indonesia dapat percaya diri bahwa keadilan dan kesejahteraan itu ada pada diri mereka masing – masing dan patut untuk ditingkatkan lagi.
Title: RELEVANSI KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN INDONESIA MENURUT IDEALISME SOEKARNO DENGAN STUDI KASUS PIDATO TAMPANG BOYOLALI
Description:
Keadilan dan kesejahteraan masyarakat adalah hal yang selalu dijanjikan oleh pihak – pihak yang mempunyai kepentingan, termasuk kepentingan politik.
Bahkan mungkin seringkali diutarakan dengan nada yang provokatif, rasisme, dan bersifat menjatuhkan, yang demikian dilakukan untuk meraup simpatisan yang merasa nasib keadilan dan kesejahteraannya tengah dibela dan diperjuangkan.
Selanjutnya keadilan dan kesejahteraan ini akan dibandingkan dengan kelompok ini dan kelompok itu, dengan daerah ini dan daerah itu, maka disinilah rasisme terasa.
Setelah itu tujuan dan cita – cita bangsa Indonesia yang telah diutarakan oleh founding father Negara Indonesia, Soekarno, Bung Hatta, dan lain – lainnya pada kala itu juga ikut terbawa sebagai pembanding, seolah keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran sekarang ini tidak sama seperti yang dicita – citakan oleh founding father.
Soekarno bisa menjadi rujukan pembelajaran bagi cita – cita negara dengan pemerintahan yang adil.
Karena memang sudah banyak diketahui bahwa Soekarno adalah penggali dari tujuan dan cita – cita Indonesia yang tertulis dalam Pancasila dan Preambule atau Pembukaan Dasar UUD 1945.
Sesuai dengan tema diskusi yang mengambil contoh kasus yang sempat viral beberapa waktu lalu yaitu Pidato Tampang Boyolali yang dikemukakan oleh Prabowo Subianto selaku calan presiden nomor urut 2 tahun 2019.
Tentunya agar keadilan dan kesejahteraan tidak lagi sebagai alat provokasi antar golongan, dan agar masyarakat Indonesia dapat percaya diri bahwa keadilan dan kesejahteraan itu ada pada diri mereka masing – masing dan patut untuk ditingkatkan lagi.
Related Results
PIDATO PRABOWO “TAMPANG BOYOLALI” DITINJAU DARI TEORI PRINSIP REFLEKSIF HATI NURANI MANUSIA
PIDATO PRABOWO “TAMPANG BOYOLALI” DITINJAU DARI TEORI PRINSIP REFLEKSIF HATI NURANI MANUSIA
Penulisan paper ini bertujuan untuk memaparkan bahwa seorang publik figur harus mempunyai hati nurani dalam bertindak maupun dalam bertutur kata, sehingga seorang publik figur dise...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali
AbstrakDewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) merupakan salah satu bentuk community-based tourism dan merupakan desa wisata unggulan di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertuj...
Teori Idealism dalam Pendidikan Islam
Teori Idealism dalam Pendidikan Islam
Teori idealisme dalam pendidikan Islam adalah sebuah pendekatan filosofis yang menegaskan bahwa realitas sejati ada dalam dunia gagasan, bukan hanya dalam pengalaman yang tampak. D...
Konsep keadilan dalam islam menurut al-mawardi
Konsep keadilan dalam islam menurut al-mawardi
Keadilan dalam Islam mengajarkan agar keadilan dapat diejawantahkan dalam setiap waktu dan kesempatan. Tegaknya keadilan akan melahirkan konsekuensi logis berupa terciptanya sebuah...
Bustan al-Salatin Panduan kepada Pemerintahan Islam yang Adil oleh Golongan Pembantu Raja ~ Bustan al-Salatin as a Guide to Justice of Islamic Government by King’s Aides
Bustan al-Salatin Panduan kepada Pemerintahan Islam yang Adil oleh Golongan Pembantu Raja ~ Bustan al-Salatin as a Guide to Justice of Islamic Government by King’s Aides
Konsep keadilan dalam Islam mempunyai pengertian yang luas dan mendalam. Keadilan dalam Islam mencakupi keseluruhan sudut kehidupan manusia tanpa sebarang pengecualian. Golongan ra...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...

