Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS DAYA TAMPUNG LAHAN PERUMAHAN DI KECAMATAN CITEUREUP KABUPATEN BOGOR

View through CrossRef
Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kabupaten Bogor menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan untuk perumahan. Kecamatan Citeureup, sebagai salah satu kawasan penyangga dengan laju pertumbuhan yang tinggi, perlu dianalisis daya tampung lahannya untuk memastikan pengembangan perumahan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lahan potensial untuk perumahan dan menganalisis daya tampung lahan tersebut di Kecamatan Citeureup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah overlay peta digital dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi lahan potensial, dan analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung daya tampung lahan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20/PRT/M/2007 dan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 403/KPTS/M/2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Citeureup memiliki luas lahan potensial sebesar 1.410 Ha, dengan daya tampung 27.811 unit rumah atau 139.055 jiwa. Berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2042 sebesar 283.540 jiwa, Kecamatan Citeureup tidak dapat menampung pertumbuhan penduduk tersebut. Kata kunci : Daya Tampung Lahan, Lahan Potensial Perumahan, Pertumbuhan Penduduk ABSTRACT The rapid population growth in Bogor Regency has led to an increased need for residential land. Citeureup District, as one of the buffer zones with a high growth rate, needs to have its land carrying capacity analyzed to ensure sustainable housing development. This study aims to identify potential land for housing and analyze its carrying capacity in Citeureup District. The method used in this research is a digital map overlay with Geographic Information Systems (GIS) to identify potential land, and descriptive quantitative analysis to calculate the carrying capacity of the land based on the Regulation of the Minister of Public Works No. 20/PRT/M/2007 and Decree of the Minister of Settlement and Regional Infrastructure No. 403/KPTS/M/2002. The results showed that Citeureup District has a potential land area of 1,410 hectares, with a carrying capacity of 27,811 housing units or 139,055 people. Based on the population projection for 2042 of 283,540 people, Citeureup District cannot accommodate this population growth. Keywords: Land Carrying Capacity, Land Suitability for Housing, Population Growth
Title: ANALISIS DAYA TAMPUNG LAHAN PERUMAHAN DI KECAMATAN CITEUREUP KABUPATEN BOGOR
Description:
Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kabupaten Bogor menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan untuk perumahan.
Kecamatan Citeureup, sebagai salah satu kawasan penyangga dengan laju pertumbuhan yang tinggi, perlu dianalisis daya tampung lahannya untuk memastikan pengembangan perumahan yang berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lahan potensial untuk perumahan dan menganalisis daya tampung lahan tersebut di Kecamatan Citeureup.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah overlay peta digital dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi lahan potensial, dan analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung daya tampung lahan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.
20/PRT/M/2007 dan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No.
403/KPTS/M/2002.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Citeureup memiliki luas lahan potensial sebesar 1.
410 Ha, dengan daya tampung 27.
811 unit rumah atau 139.
055 jiwa.
Berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2042 sebesar 283.
540 jiwa, Kecamatan Citeureup tidak dapat menampung pertumbuhan penduduk tersebut.
Kata kunci : Daya Tampung Lahan, Lahan Potensial Perumahan, Pertumbuhan Penduduk ABSTRACT The rapid population growth in Bogor Regency has led to an increased need for residential land.
Citeureup District, as one of the buffer zones with a high growth rate, needs to have its land carrying capacity analyzed to ensure sustainable housing development.
This study aims to identify potential land for housing and analyze its carrying capacity in Citeureup District.
The method used in this research is a digital map overlay with Geographic Information Systems (GIS) to identify potential land, and descriptive quantitative analysis to calculate the carrying capacity of the land based on the Regulation of the Minister of Public Works No.
20/PRT/M/2007 and Decree of the Minister of Settlement and Regional Infrastructure No.
403/KPTS/M/2002.
The results showed that Citeureup District has a potential land area of 1,410 hectares, with a carrying capacity of 27,811 housing units or 139,055 people.
Based on the population projection for 2042 of 283,540 people, Citeureup District cannot accommodate this population growth.
Keywords: Land Carrying Capacity, Land Suitability for Housing, Population Growth.

Related Results

Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menganalisis dinamika penggunaan lahan di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Baruga Kota Kendari pada tahun 2008 hingga 2014, (2) Me...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)Product Innovation Effect Of Housing Housing Consumer Confidence To Developer (A Case Study Of Housin...
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perubahan fungsi lahan pertanian, 2) Dampaknya alih fungsi lahan terhadap kehidupan pendudukyang meliputi luas kepemilikan lahan, alih...
Perubahan Lahan Pertanian Di Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang
Perubahan Lahan Pertanian Di Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang
Penelitian ini mengkaji alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, yang terkenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Penelitian dilakukan sejak Ma...

Back to Top