Javascript must be enabled to continue!
Strategi Pengembangan Kecamatan Cibeureum Sebagai Pusat Pelayanan Kota di Kota Sukabumi.
View through CrossRef
Kota Sukabumi sebagai kota menengah telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kecamatan Cikole sebagai pusat layanan kota mengalami masalah perkotaan yang kompleks seperti kepadatan penduduk, kemacetan, aksesibilitas dan keterbatasan ruang untuk pembangunan, sehingga diperlukan pusat layanan kota baru. Dengan adanya peraturan daerah baru tentang tata ruang, pusat layanan kota di Sukabumi akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu pusat kota kecamatan Cikole dan pusat kota kecamatan Cibeureum. Berbagai kebijakan pengembangan baru ditujukan untuk Kecamatan Cibeureum, seperti pengembangan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, pasar grosir, terminal dan fasilitas strategis lainnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Memprediksi kebutuhan sarana dan prasarana di Kecamatan Cibeureum untuk memenuhi kebutuhan pusat pelayanan kota (PPK) baru. (2) Mengidentifikasi berbagai rencana kegiatan pembangunan dan permasalahan tata ruang di Kecamatan Cibeureum. (3) Merumuskan strategi arah pengembangan Kecamatan Cibeureum sebagai pusat pelayanan kota (PPK) baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan fasilitas di Kecamatan Cibeureum untuk mendukungnya sebagai pusat layanan kota baru masih minim, namun dari sisi indikasi program kebijakan, ada banyak rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kecamatan Cibeureum, dari berbagai potensi dan kendala, strategi yang perlu dilakukan untuk pengembangan Kecamatan Cibeureum berpusat pada 5 aspek utama, Yakni aspek kebijakan, pembiayaan pembangunan, pengelolaan transportasi, permukiman, dan pembangunan berwawasan lingkungan (kebencanaan).
Title: Strategi Pengembangan Kecamatan Cibeureum Sebagai Pusat Pelayanan Kota di Kota Sukabumi.
Description:
Kota Sukabumi sebagai kota menengah telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Kecamatan Cikole sebagai pusat layanan kota mengalami masalah perkotaan yang kompleks seperti kepadatan penduduk, kemacetan, aksesibilitas dan keterbatasan ruang untuk pembangunan, sehingga diperlukan pusat layanan kota baru.
Dengan adanya peraturan daerah baru tentang tata ruang, pusat layanan kota di Sukabumi akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu pusat kota kecamatan Cikole dan pusat kota kecamatan Cibeureum.
Berbagai kebijakan pengembangan baru ditujukan untuk Kecamatan Cibeureum, seperti pengembangan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, pasar grosir, terminal dan fasilitas strategis lainnya.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Memprediksi kebutuhan sarana dan prasarana di Kecamatan Cibeureum untuk memenuhi kebutuhan pusat pelayanan kota (PPK) baru.
(2) Mengidentifikasi berbagai rencana kegiatan pembangunan dan permasalahan tata ruang di Kecamatan Cibeureum.
(3) Merumuskan strategi arah pengembangan Kecamatan Cibeureum sebagai pusat pelayanan kota (PPK) baru.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan fasilitas di Kecamatan Cibeureum untuk mendukungnya sebagai pusat layanan kota baru masih minim, namun dari sisi indikasi program kebijakan, ada banyak rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kecamatan Cibeureum, dari berbagai potensi dan kendala, strategi yang perlu dilakukan untuk pengembangan Kecamatan Cibeureum berpusat pada 5 aspek utama, Yakni aspek kebijakan, pembiayaan pembangunan, pengelolaan transportasi, permukiman, dan pembangunan berwawasan lingkungan (kebencanaan).
Related Results
Analisis Pusat Pelayanan Kota di Wilayah Pelayanan B (Pasima) Kota Bogor
Analisis Pusat Pelayanan Kota di Wilayah Pelayanan B (Pasima) Kota Bogor
ABSTRAK
Perkembangan yang tinggi di wilayah pelayanan B (Pasima) Kota Bogor mengakibatkan kebutuhan masyarakat dalam menjangkau fasilitas pelayanan dengan mudah dan cepat. Penelit...
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap pemerintah desa dalam memberikan pelayanan publik, (2) Untuk mengetahui hambatan pemerin...
Pengaruh Modal Usaha, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Strategi Pemasaran Terhadap Pengembangan UMKM di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang
Pengaruh Modal Usaha, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Strategi Pemasaran Terhadap Pengembangan UMKM di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang
Banyaknya faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha mendorong peneliti untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal usaha, kualitas sumber daya manusia, dan strategi pemasaran baik ...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KANTOR KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas pelayanan publik bidang pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, yang meliputi pe...
PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN SETONOPANDE KECAMATAN KOTA, KOTA KEDIRI
PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN SETONOPANDE KECAMATAN KOTA, KOTA KEDIRI
Penelitian ini berangkat dari permaslahan tentang kualitas pelayanan di Kantor Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri, Kota Kediri. Ada permasalahan yang perlu dikemukakan di...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK
Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Tingginya angka kematian neonatal bayi baru lahir disebabkan oleh beberapa faktor seperti kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR, kelainan cacat bawaan, ikterus, asfiksia, down sy...

