Javascript must be enabled to continue!
KELAYAKAN FINANSIAL PADA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (STUDI KASUS PADA POKDAKAN PATIN JAYA MANDIRI)
View through CrossRef
Ikan patin (Pangasius sp) merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting, karenanya ikan ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, akan tetapi pengembangannya sangat dipengaruhi oleh mahalnya harga pakan sebagai komponen utama pembiayaan. Budidaya ikan patin di Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dikembangkan oleh masyarakat dan penelitian ini dilaksanakan di Desa Pihaung Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan penetapan sampel secara sengaja pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patin Jaya Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ikan patin. Penelitian ini menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha adalah analisis laba/rugi, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan seluruh hasil analisis secara finansial, usaha budidaya ikan patin pada Pokdakan Patin Jaya Mandiri menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
Catfish (Pangasius sp) is a fish that has important economic value. Therefore, this fish has good prospects for development, but the high feed price heavily influences its development as the main financing component. The community has developed catfish farming in Hulu Sungai Utara District, and this research was carried out in Pihaung Village, Haur Gading Sub District, Hulu Sungai Utara District by deliberately setting the sample to the Patin Jaya Mandiri Fish Cultivator Group (Pokdakan). This study aims to determine the financial feasibility of a catfish farming business. This study uses a survey method. Data analysis used to determine the financial feasibility of a business is profit/loss analysis, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio and Internal Rate of Returns (IRR). The study shows that based on all the financial analysis results, the catfish farming business at Pokdakan Patin Jaya Mandiri is profitable and feasible to develop.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: KELAYAKAN FINANSIAL PADA USAHA BUDIDAYA IKAN PATIN (STUDI KASUS PADA POKDAKAN PATIN JAYA MANDIRI)
Description:
Ikan patin (Pangasius sp) merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting, karenanya ikan ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, akan tetapi pengembangannya sangat dipengaruhi oleh mahalnya harga pakan sebagai komponen utama pembiayaan.
Budidaya ikan patin di Kabupaten Hulu Sungai Utara telah dikembangkan oleh masyarakat dan penelitian ini dilaksanakan di Desa Pihaung Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan penetapan sampel secara sengaja pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Patin Jaya Mandiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ikan patin.
Penelitian ini menggunakan metode survey.
Analisis data yang digunakan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha adalah analisis laba/rugi, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio dan Internal Rate of Return (IRR).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan seluruh hasil analisis secara finansial, usaha budidaya ikan patin pada Pokdakan Patin Jaya Mandiri menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
Catfish (Pangasius sp) is a fish that has important economic value.
Therefore, this fish has good prospects for development, but the high feed price heavily influences its development as the main financing component.
The community has developed catfish farming in Hulu Sungai Utara District, and this research was carried out in Pihaung Village, Haur Gading Sub District, Hulu Sungai Utara District by deliberately setting the sample to the Patin Jaya Mandiri Fish Cultivator Group (Pokdakan).
This study aims to determine the financial feasibility of a catfish farming business.
This study uses a survey method.
Data analysis used to determine the financial feasibility of a business is profit/loss analysis, Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Gross Benefit Cost Ratio and Internal Rate of Returns (IRR).
The study shows that based on all the financial analysis results, the catfish farming business at Pokdakan Patin Jaya Mandiri is profitable and feasible to develop.
Related Results
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Ikan patin merupakan salah satu ikan yang banyak dikembangkan karena tingginya permintaan baik dari pasar domestik maupun internasional. Kabupaten Kampar Provinsi Riau merupakan sa...
EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878) DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846) DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker
EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878) DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846) DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker
Pengembangan budidaya ikan patin jambal maupun ikan patin nasutus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor patin daging putih sulit direalisasikan karena keterbatasan fekunditas dan ...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
Tulang ikan merupakan salah satu limbah dari industri perikanan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu pemanfaatan tulang ikan yaitu pengolahan menjadi tepung tulang. Prog...
KARAKTERISTIK MORFOLOGI IKAN PATIN HIBRIDA HASIL HIBRIDISASI ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus ) BETINA DENGAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN DIBANDINGKAN INDUKNYA
KARAKTERISTIK MORFOLOGI IKAN PATIN HIBRIDA HASIL HIBRIDISASI ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus ) BETINA DENGAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN DIBANDINGKAN INDUKNYA
ABSTRACTHybridization between female striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) and male nasutus catfish (Pangasius nasutus) has been conducted in Indonesia and Malaysia. Howeve...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

