Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISTIK MORFOLOGI IKAN PATIN HIBRIDA HASIL HIBRIDISASI ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus ) BETINA DENGAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN DIBANDINGKAN INDUKNYA

View through CrossRef
ABSTRACTHybridization between female striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) and male nasutus catfish (Pangasius nasutus) has been conducted in Indonesia and Malaysia. However, only limited characteristics of the hybrid already reported. The present study aimed to elucidate the morphological differences between the hybrid and both parental species. Each 35 fish specimens of seven months old were examined through the measurement of 35 morphometric caharacters and the count of five meristic characters, as conducted by previous workers. Additionally, the morphology of gill rakers, mouth, snout, eye, maxillary and palatal dentitions, swim bladder, adipose fin and the body colouration were observed. The results revealed that the hybrid was morphometrically similar to the striped catfish and slightly differed from the nasutus catfish. For meristic characters, the hybrid could be practically differentiated from both parental species based on the number of pelvic fin rays. Morphologically, the hybrid differed from the striped catfish in terms of gill rakers, swim bladder, mouth, snout, maxillary and palatal dentitions, adipose fin and the body colouration. While, the hybrid was morphologically different from the nasutus catfish in terms of mouth, snout, eye position, maxillary and palatal dentitions, swim bladder and the body colouration. Key words: morphology, morphometric, meristic, hybrid, striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus), nasutus catfish (Pangasius nasutus) ABSTRAKHibridisasi antara ikan patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) betina dengan patin nasutus (Pangasius nasutus) jantan telah dilakukan di Indonesia dan Malaysia. Namun demikian, karakteristik yang sudah dilaporkan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menguraikan perbedaan morfologi antara ikan patin hibrida tersebut dibandingkan kedua spesies induknya. Masing-masing 35 ekor spesimen berumur tujuh bulan diteliti melalui pengukuran 35 karakter morfometrik dan penghitungan lima karakter meristik, sebagaimana telah dilakukan oleh peneliti-peneliti terdahulu. Selain itu, morfologi tapis insang, mulut, moncong, mata, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang, sirip lemak dan warna tubuh juga diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik morfometrik ikan patin hibrida serupa dengan ikan patin Siam, dan agak berbeda dari ikan patin nasutus. Secara meristik, ikan patin hibrida dapat dibedakan dengan mudah dari kedua spesies induknya berdasarkan jumlah jari-jari lemah sirip perut. Ikan patin hibrida berbeda dari ikan patin Siam dalam hal karakteristik morfologi tapis insang, mulut, moncong, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang, sirip lemak dan warna tubuh. Selanjutnya, ikan patin hibrida berbeda dari ikan patin nasutus dalam hal karakteristik morfologi mulut, moncong, posisi mata, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang dan warna tubuh. Kata kunci: morfologi, morfometrik, meristik, hibrida, patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus), patin nasutus (Pangasius nasutus)
National Research and Innovation Agency
Title: KARAKTERISTIK MORFOLOGI IKAN PATIN HIBRIDA HASIL HIBRIDISASI ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus ) BETINA DENGAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN DIBANDINGKAN INDUKNYA
Description:
ABSTRACTHybridization between female striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) and male nasutus catfish (Pangasius nasutus) has been conducted in Indonesia and Malaysia.
However, only limited characteristics of the hybrid already reported.
The present study aimed to elucidate the morphological differences between the hybrid and both parental species.
Each 35 fish specimens of seven months old were examined through the measurement of 35 morphometric caharacters and the count of five meristic characters, as conducted by previous workers.
Additionally, the morphology of gill rakers, mouth, snout, eye, maxillary and palatal dentitions, swim bladder, adipose fin and the body colouration were observed.
The results revealed that the hybrid was morphometrically similar to the striped catfish and slightly differed from the nasutus catfish.
For meristic characters, the hybrid could be practically differentiated from both parental species based on the number of pelvic fin rays.
Morphologically, the hybrid differed from the striped catfish in terms of gill rakers, swim bladder, mouth, snout, maxillary and palatal dentitions, adipose fin and the body colouration.
While, the hybrid was morphologically different from the nasutus catfish in terms of mouth, snout, eye position, maxillary and palatal dentitions, swim bladder and the body colouration.
 Key words: morphology, morphometric, meristic, hybrid, striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus), nasutus catfish (Pangasius nasutus) ABSTRAKHibridisasi antara ikan patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) betina dengan patin nasutus (Pangasius nasutus) jantan telah dilakukan di Indonesia dan Malaysia.
Namun demikian, karakteristik yang sudah dilaporkan masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan menguraikan perbedaan morfologi antara ikan patin hibrida tersebut dibandingkan kedua spesies induknya.
Masing-masing 35 ekor spesimen berumur tujuh bulan diteliti melalui pengukuran 35 karakter morfometrik dan penghitungan lima karakter meristik, sebagaimana telah dilakukan oleh peneliti-peneliti terdahulu.
Selain itu, morfologi tapis insang, mulut, moncong, mata, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang, sirip lemak dan warna tubuh juga diamati.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik morfometrik ikan patin hibrida serupa dengan ikan patin Siam, dan agak berbeda dari ikan patin nasutus.
Secara meristik, ikan patin hibrida dapat dibedakan dengan mudah dari kedua spesies induknya berdasarkan jumlah jari-jari lemah sirip perut.
Ikan patin hibrida berbeda dari ikan patin Siam dalam hal karakteristik morfologi tapis insang, mulut, moncong, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang, sirip lemak dan warna tubuh.
Selanjutnya, ikan patin hibrida berbeda dari ikan patin nasutus dalam hal karakteristik morfologi mulut, moncong, posisi mata, deretan gigi rahang atas dan gigi langit-langit mulut, gelembung renang dan warna tubuh.
 Kata kunci: morfologi, morfometrik, meristik, hibrida, patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus), patin nasutus (Pangasius nasutus).

Related Results

Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
Tulang ikan merupakan salah satu limbah dari industri perikanan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu pemanfaatan tulang ikan yaitu pengolahan menjadi tepung tulang. Prog...
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Studi Histologi Paru-Paru Kambing Peranakan Etawah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi paru-paru kambing peranakan etawah. Enam puluh empat sampel berupa paru-paru, dari kambing peranakan etawah jantan dan ...
HIBRIDISASI INTERSPESIFIK TIGA SPESIES IKAN TOR (Tor soro, Tor douronensis, DAN Tor tambroides) SECARA RESIPROKAL PADA FASE LARVA
HIBRIDISASI INTERSPESIFIK TIGA SPESIES IKAN TOR (Tor soro, Tor douronensis, DAN Tor tambroides) SECARA RESIPROKAL PADA FASE LARVA
Ikan Tor merupakan genus yang potensi dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Masalah yang ada adalah lambatnya pertumbuhan dan rendahnya tingkat sintasan benih ikan t...
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Pulau Moa memiliki potensi pengembangan ternak kerbau yang cukup besar. Besarnya potensi pengembangan ternak kerbau di pulau Moa perlu diikuti dengan upaya pelestarian plasma nutfa...
Analisis Karakteristik Kualitas Sus Kering Penambahan Ikan Patin
Analisis Karakteristik Kualitas Sus Kering Penambahan Ikan Patin
Abstract The Characteristics of the dry choux pastry are small, lightweigh with a crispy texture and has distinctive savory flavor. This research aims to know and analyze the...

Back to Top