Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
View through CrossRef
Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi gula kelapa dengan menggunakan wajan yang ditempatkan di atas tungku berbahan bakar briket serbuk kayu. Saat ini briket serbuk kayu dibeli dari produsen lokal dengan harga Rp. 5.000-,/kg. Untuk sekali produksi, itu dibutuhkan briket serbuk kayu sebanyak 24 kg, sehingga membutuhkan biaya sekitar Rp. 120.000,-. Masalah bagi pengrajin adalah besarnya beban biaya briket serbuk kayu untuk bahan bakar pemasakan gula kelapa. Untuk mengatasi hal tersebut, pengrajin perlu diberi pengetahuan produksi briket serbuk kayu secara mandiri. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi untuk menurunkan biaya bahan bakar untuk pemasakan gula kelapa cetak dengan bekal pengetahuan menggunakan mesin briket untuk produksi briket secara mandiri. Khalayak sasaran adalah mitra kelompok Karangtaruna DKM Al-Huda dan DKM Al-Gofur yang berjumlah 15 orang yang merupakan bagian pengrajin gula kelapa cetak. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode pelatihan dan praktek berturut-turut dilakukan dengan memberikan materi teori tatacara dan praktek menjalankan mesin pencetak briket serbuk kayu kemudian melibatkan mahasiswa untuk pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek keefektipan dan kepraktisan mesin pencetak briket serbuk kayu dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat.
Sahira Publishing
Title: Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Description:
Desa Pakemitan, Kec.
Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK).
Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi gula kelapa dengan menggunakan wajan yang ditempatkan di atas tungku berbahan bakar briket serbuk kayu.
Saat ini briket serbuk kayu dibeli dari produsen lokal dengan harga Rp.
5.
000-,/kg.
Untuk sekali produksi, itu dibutuhkan briket serbuk kayu sebanyak 24 kg, sehingga membutuhkan biaya sekitar Rp.
120.
000,-.
Masalah bagi pengrajin adalah besarnya beban biaya briket serbuk kayu untuk bahan bakar pemasakan gula kelapa.
Untuk mengatasi hal tersebut, pengrajin perlu diberi pengetahuan produksi briket serbuk kayu secara mandiri.
Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi untuk menurunkan biaya bahan bakar untuk pemasakan gula kelapa cetak dengan bekal pengetahuan menggunakan mesin briket untuk produksi briket secara mandiri.
Khalayak sasaran adalah mitra kelompok Karangtaruna DKM Al-Huda dan DKM Al-Gofur yang berjumlah 15 orang yang merupakan bagian pengrajin gula kelapa cetak.
Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan.
Metode pelatihan dan praktek berturut-turut dilakukan dengan memberikan materi teori tatacara dan praktek menjalankan mesin pencetak briket serbuk kayu kemudian melibatkan mahasiswa untuk pendampingan.
Hasil menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek keefektipan dan kepraktisan mesin pencetak briket serbuk kayu dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat.
Related Results
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kemampuan Beradaptasi Terhadap Disiplin Kerja (Sensus Perangkat Desa Pakemitan di Kecamatan Cikatomas)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kemampuan Beradaptasi Terhadap Disiplin Kerja (Sensus Perangkat Desa Pakemitan di Kecamatan Cikatomas)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kemampuan Beradaptasi terhadap Disiplin Kerja Pegawai di Kantor Desa Pakemitan Keca...
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Penelitian ini menggunakan bahan baku limbah tongkol jagung dan serbuk kayu. Limbah tongkol jagung dan serbuk kayu jumlahnya cukup banyak sehingga mendukung dalam ketersediaan bah...
laporan raker karang taruna alief oktafiadi
laporan raker karang taruna alief oktafiadi
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan lilis hasriyani
laporan lilis hasriyani
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan raker sri mega
laporan raker sri mega
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan kerja mirna
laporan kerja mirna
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan sri dewi
laporan sri dewi
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...
laporan alfia yusrida
laporan alfia yusrida
Pada kegiatan musyawarah ini nazir sitaba selaku sekretaris desa sekaligus pembina dari karang taruna mengatakan bahwa Dalam upaya pemantapan program kerja Karang Taruna Desa Tomp...


