Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO

View through CrossRef
Masa balita merupakan periode penting dalam proses pembentukan dan perkembangan manusia yang ditandai dengan tumbuh kembang yang sangat pesat. Periode ini merupakan periode yang kritis bagi anak-anak dimana terjadi pertumbuhan yang akan berpengaruh pada perkembangan periode berikutnya. Kebutuhan zat gizi pada masa ini sangat tinggi untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan balita selama kehidupan janin dan 2 tahun pertama setelah lahir. Gizi kurang dan kesehatan yang buruk pada balita selama periode tersebut akan memberikan dampak buruk kehidupan bayi di masa mendatang yang bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi, sehingga diperlukan pemenuhan gizi yang adekuat pada rentang usia ini.  Pola asuh ibu dalam mengatur konsumsi pangan keluarga sangat menentukan kecukupan asupan gizi seorang anak.  Kegiatan pengabdian ini bertemakan :  peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga melalui kegiatan pelatihan pengolahan biskuit PMT lokal dalam mendukung upaya preventif masalah gizi buruk di wilayah lahan kering kepulauan Rote Ndao. Kegiatan dilaksanakan di Desa Helebeik Puskesmas Baa Kabupaten Rote Ndao dengan tujuan untuk memberikan dukungan pengetahuan ibu rumah tangga tentang memanfaatkan pangan local menjadi produk biscuit bergizi sebagai makanan selingan kaya gizi. Target atau Sasaran kegiatan ini adalah : Kelompok Ibu hamil dan ibu-ibu yang mempunyai anak balita. Kegiatan dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2022 dengan jumlah peserta penyuluhan sebanyak 35 orang ibu (Ibu hamil dan ibu balita).  Adapun informasi yang akan diberikan adalah informasi tentang langkah penting dalam menyiapkan makanan selingan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dari cemaran mikroba untuk anggota keluarga terutama anak balita.  Sehingga, diharapkan dari kegiatan ini semua ibu balita mengetahui cara memilih dan menyiapkan makanan termasuk mengolah biscuit menjadi makanan bergizi bagi keluarga. Metode pelaksanaan kagiatan ini adalah “Penyuluhan Masyarakat” berbentuk penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dalam bidang kesehatan dan lingkup terkait didalamnya sehingga menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan dan hidup sehat. Menurut Wahjuti (2014) bahwa metode penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan kelompok  seperti : Ceramah dan Demonstrasi Cara/Hasil. Hasil yang diperoleh adalah ibu balita dan ibu hamil dapat mengetahui cara mengolah pangan lokal menjadi makanan selingan (biscuit) yang bergizi; terjadinya perubahan pengetahuan, presepsi dan tindakan dari ibu rumah tangga tentang pemanfaatan dan pemberian makanan beragam, bergizi, sehat, dan aman berbasis pangan lokal.
Title: PEMANFAATAN BISKUIT PMT LOKAL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI BURUK DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN ROTE NDAO
Description:
Masa balita merupakan periode penting dalam proses pembentukan dan perkembangan manusia yang ditandai dengan tumbuh kembang yang sangat pesat.
Periode ini merupakan periode yang kritis bagi anak-anak dimana terjadi pertumbuhan yang akan berpengaruh pada perkembangan periode berikutnya.
Kebutuhan zat gizi pada masa ini sangat tinggi untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan balita selama kehidupan janin dan 2 tahun pertama setelah lahir.
Gizi kurang dan kesehatan yang buruk pada balita selama periode tersebut akan memberikan dampak buruk kehidupan bayi di masa mendatang yang bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi, sehingga diperlukan pemenuhan gizi yang adekuat pada rentang usia ini.
  Pola asuh ibu dalam mengatur konsumsi pangan keluarga sangat menentukan kecukupan asupan gizi seorang anak.
  Kegiatan pengabdian ini bertemakan :  peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga melalui kegiatan pelatihan pengolahan biskuit PMT lokal dalam mendukung upaya preventif masalah gizi buruk di wilayah lahan kering kepulauan Rote Ndao.
Kegiatan dilaksanakan di Desa Helebeik Puskesmas Baa Kabupaten Rote Ndao dengan tujuan untuk memberikan dukungan pengetahuan ibu rumah tangga tentang memanfaatkan pangan local menjadi produk biscuit bergizi sebagai makanan selingan kaya gizi.
Target atau Sasaran kegiatan ini adalah : Kelompok Ibu hamil dan ibu-ibu yang mempunyai anak balita.
Kegiatan dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2022 dengan jumlah peserta penyuluhan sebanyak 35 orang ibu (Ibu hamil dan ibu balita).
  Adapun informasi yang akan diberikan adalah informasi tentang langkah penting dalam menyiapkan makanan selingan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dari cemaran mikroba untuk anggota keluarga terutama anak balita.
  Sehingga, diharapkan dari kegiatan ini semua ibu balita mengetahui cara memilih dan menyiapkan makanan termasuk mengolah biscuit menjadi makanan bergizi bagi keluarga.
Metode pelaksanaan kagiatan ini adalah “Penyuluhan Masyarakat” berbentuk penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dalam bidang kesehatan dan lingkup terkait didalamnya sehingga menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan dan hidup sehat.
Menurut Wahjuti (2014) bahwa metode penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan kelompok  seperti : Ceramah dan Demonstrasi Cara/Hasil.
Hasil yang diperoleh adalah ibu balita dan ibu hamil dapat mengetahui cara mengolah pangan lokal menjadi makanan selingan (biscuit) yang bergizi; terjadinya perubahan pengetahuan, presepsi dan tindakan dari ibu rumah tangga tentang pemanfaatan dan pemberian makanan beragam, bergizi, sehat, dan aman berbasis pangan lokal.

Related Results

PEMANFAATAN TUMBUHAN DALAM PROSES PEWARNAAN KAIN TENUN IKAT DI PULAU NDAO, DESA NDAO NUSE, KABUPATEN ROTE NDAO
PEMANFAATAN TUMBUHAN DALAM PROSES PEWARNAAN KAIN TENUN IKAT DI PULAU NDAO, DESA NDAO NUSE, KABUPATEN ROTE NDAO
ABSTRACT This study aims to determine the types of natural coloring plants, organs plant or parts used, the processing to the colors produced from plants organs used in the p...
EKSISTENSI DAN PEWARISAN BUDAYA TUKU DALAM MASYARAKAT PULAU NDAO (ORANG NDAO) KABUPATEN ROTE NDAO NTT
EKSISTENSI DAN PEWARISAN BUDAYA TUKU DALAM MASYARAKAT PULAU NDAO (ORANG NDAO) KABUPATEN ROTE NDAO NTT
<p>On Ndao Island, Ndao Nuse Subdistrict, Rote Ndao Regency, the people have two prominent skills and have become the livelihoods of the people on the island, namely weaving ...
EKSISTENSI SD GMIT DI ROTE NDAO (Studi Deskriptif Penempatan Guru PNS pada SD GMIT Rote Ndao-NTT)
EKSISTENSI SD GMIT DI ROTE NDAO (Studi Deskriptif Penempatan Guru PNS pada SD GMIT Rote Ndao-NTT)
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerjasama Negara dan GMIT (melalui Yupenkris) dalam hal penempatan guru PNS yang diperbantukan pada SD GMIT yang ada di Kabu...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP MINI PURSE SEINE DI DESA NDAO NUSE, KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO
ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP MINI PURSE SEINE DI DESA NDAO NUSE, KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO
Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalam pelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh, khusunya usaha ...
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
Sejalan dengan perubahan Pulau Rote dari Pemerintahan Kecamatan menjadi Kabupaten, pembangunan infrastruktur pesisir dan sektor lainnya di pulau ini meningkat. Pembangunan tersebut...
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Angka Gizi Buruk di Wilayah Kediri
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Angka Gizi Buruk di Wilayah Kediri
Proses representasi pemetaan angka gizi buruk di wilayah Kediri belum menggunakan teknologi komputer, sehingga proses pemantauan angka gizi buruk pada setiap wilayah masih belum te...

Back to Top