Javascript must be enabled to continue!
NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT PAPUA BARAT “KARYA HENGKI MOFU DAN INSUM MALAWAT” SEBAGAI BAHAN AJAR E-MODUL BERBASIS MEDIA CANVA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Papua Barat karya Hengki Mofu dan Insum Malawat, mengetahui fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat bagi pembaca dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan data penelitian, yaitu nilai-nilai moral yang ada dalam cerita rakyat Papua Barat, yang didapat melalui teknik baca dan catat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu, sember data sekunder yang berasal dari buku cerita rakyat Papua Barat di dalanya terdapat tiga cerita “Puteri Yambin, Burung Beo dari Lembah Kebar, Kucing dan Burung Gagak” yang terangkum dalam buku cerita rakyat Papua Barat. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Bentuk nilai moral terkait hubungan manusia dengan Tuhan yaitu bersyukur kepada Tuhan dan berdoa kepada Tuhan. (2) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan manusia lain yaitu nilai menghormati, gotong royong, berterima kasih, kasih sayang, saling memaafkan, empati, meminta maaf. (3) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu kerja keras, sabar, murah hati. Fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat ini yaitu fungsi rekreatif, fungsi didaktif, fungsi moralitas, dan fungsi religiusf.
Title: NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT PAPUA BARAT “KARYA HENGKI MOFU DAN INSUM MALAWAT” SEBAGAI BAHAN AJAR E-MODUL BERBASIS MEDIA CANVA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Papua Barat karya Hengki Mofu dan Insum Malawat, mengetahui fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat bagi pembaca dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar di SMA.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan data penelitian, yaitu nilai-nilai moral yang ada dalam cerita rakyat Papua Barat, yang didapat melalui teknik baca dan catat.
Sumber data dalam penelitian ini yaitu, sember data sekunder yang berasal dari buku cerita rakyat Papua Barat di dalanya terdapat tiga cerita “Puteri Yambin, Burung Beo dari Lembah Kebar, Kucing dan Burung Gagak” yang terangkum dalam buku cerita rakyat Papua Barat.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Bentuk nilai moral terkait hubungan manusia dengan Tuhan yaitu bersyukur kepada Tuhan dan berdoa kepada Tuhan.
(2) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan manusia lain yaitu nilai menghormati, gotong royong, berterima kasih, kasih sayang, saling memaafkan, empati, meminta maaf.
(3) Nilai moral terkait hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu kerja keras, sabar, murah hati.
Fungsi nilai moral dalam cerita rakyat Papua Barat ini yaitu fungsi rekreatif, fungsi didaktif, fungsi moralitas, dan fungsi religiusf.
Related Results
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk, NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran akan lebih bermakna apabila guru bisa mengajak siswa untuk praktik langsung terhadap apa yang peserta didik pelajari sebelumnya khususnya pembelajarn P5 di kurikulum m...
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literat...
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Abstrak
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi berbagai bentuk cerita rakyat masyarakat Timor yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan muatan p...
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
Berdasarkan hasil penelitian masih banyak permasalahan dalam penyelenggaran pendidikan Anak Usia Dini, salah satu permasalahan yang ada adalah metode yang digunakan dalam menyampai...
Inovasi Bahan Ajar Interaktif Berbasis Multimedia Untuk Pengajaran Analisis Anion
Inovasi Bahan Ajar Interaktif Berbasis Multimedia Untuk Pengajaran Analisis Anion
Kesiapan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas baik dan kompeten menghadapi perubaahan dunia dalam era revolusi industri dunia keempat harus didukung, yaitu melal...

