Javascript must be enabled to continue!
Diversifikasi Pangan Sumber Karbohidrat Canna edulis Kerr. (Ganyong)
View through CrossRef
<p><em>Abstrak</em> - <strong>Fenomena adanya penyakit akibat kurangnya asupan serat yang memicu penyakit degeneratif di masyarakat perlu mendapat perhatian karena dapat menimbulkan masalah nasional di masa mendatang. Penelitian mengenai kadar serat dan metabolit sekunder</strong><strong> </strong><strong><em>Canna edulis</em></strong><strong> Kerr. (Ganyong) yang dilanjutkan dengan pengabdian masyarakat telah dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey sedangkan pengabdian masyarakat berupa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya serat dan metabolit sekunder melalui diversifikasi pangan sumber karbohidrat non beras seperti <em>Canna edulis</em> Kerr. (Ganyong). Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat tertinggi Ganyong terdapat pada daun, selain itu ganyong juga mengandung metrabolit sekunder seperti flavonoid, steroid dan alkaloid. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di desa Sindanglengo Gunung Putri Jawa Barat. Penelitian juga menunjukkan bahwa masyarakat telah mengetahui ganyong akan tetapi tidak mengetahui manfaatnya bagi kesehatan. Oleh sebab itu budidaya ganyong kurang dikembangkan oleh masyarakat.</strong></p><p><strong> </strong></p><p><em>Abstract</em> - <strong>The phenomenon of disease that caused by lack of fiber intake that induce degenerative disease is important to get attention because it can cause national problem in the future. The research on fiber concentration and secondary metabolic <em>Canna edulis</em> Kerr. (Ganyong) that continued by community serviced were conducted. The methodology used in this research was a survey techniques, whereas community serviced was done through extension to the community about the important of fiber and secondary metabolites through food diversification like Canna edulis Kerr (Ganyong). The research showed that the highest Ganyong fiber found in leaf, leaves also contained secondary metahabolites like flavonoid, steroid and alkaloid. Community serviced was done in desa Sindanglengo Gunung Putri Jawa Barat. This activity indicated that most community has known about Ganyong but they didn’t know its benefit for health, which result in lack of Ganyong cultivation.</strong></p><p><em> </em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em> – degenerative disease, secondary metabolite, education, food diversification</em></p>
Universitas Al Azhar Indonesia
Title: Diversifikasi Pangan Sumber Karbohidrat Canna edulis Kerr. (Ganyong)
Description:
<p><em>Abstrak</em> - <strong>Fenomena adanya penyakit akibat kurangnya asupan serat yang memicu penyakit degeneratif di masyarakat perlu mendapat perhatian karena dapat menimbulkan masalah nasional di masa mendatang.
Penelitian mengenai kadar serat dan metabolit sekunder</strong><strong> </strong><strong><em>Canna edulis</em></strong><strong> Kerr.
(Ganyong) yang dilanjutkan dengan pengabdian masyarakat telah dilakukan.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey sedangkan pengabdian masyarakat berupa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya serat dan metabolit sekunder melalui diversifikasi pangan sumber karbohidrat non beras seperti <em>Canna edulis</em> Kerr.
(Ganyong).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat tertinggi Ganyong terdapat pada daun, selain itu ganyong juga mengandung metrabolit sekunder seperti flavonoid, steroid dan alkaloid.
Pengabdian masyarakat dilaksanakan di desa Sindanglengo Gunung Putri Jawa Barat.
Penelitian juga menunjukkan bahwa masyarakat telah mengetahui ganyong akan tetapi tidak mengetahui manfaatnya bagi kesehatan.
Oleh sebab itu budidaya ganyong kurang dikembangkan oleh masyarakat.
</strong></p><p><strong> </strong></p><p><em>Abstract</em> - <strong>The phenomenon of disease that caused by lack of fiber intake that induce degenerative disease is important to get attention because it can cause national problem in the future.
The research on fiber concentration and secondary metabolic <em>Canna edulis</em> Kerr.
(Ganyong) that continued by community serviced were conducted.
The methodology used in this research was a survey techniques, whereas community serviced was done through extension to the community about the important of fiber and secondary metabolites through food diversification like Canna edulis Kerr (Ganyong).
The research showed that the highest Ganyong fiber found in leaf, leaves also contained secondary metahabolites like flavonoid, steroid and alkaloid.
Community serviced was done in desa Sindanglengo Gunung Putri Jawa Barat.
This activity indicated that most community has known about Ganyong but they didn’t know its benefit for health, which result in lack of Ganyong cultivation.
</strong></p><p><em> </em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><em> – degenerative disease, secondary metabolite, education, food diversification</em></p>.
Related Results
Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Ganyong
Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Ganyong
<p>Morphological Characteristics Variability of Canna (Canna edulis Ker.). Edible canna (Canna edulis) is the potential source of foodstuf. Edible canna have high carbohydrat...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
Menjaga Kedaulatan Pangan
Menjaga Kedaulatan Pangan
Indonesia memiliki beragam pangan lokal sebagai sumber karbohidrat dan lautan yang luas sebagai sumber protein ikani namun hobbi bangsa ini mengimpor pangan belum bisa diputus. Keb...
EDUKASI OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PERKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA DI ERA NEW NORMAL PASCA COVID-19 DENGAN BUDIDAYA TANAMAN BUAH, SAYURAN, DAN TANAMAN OBAT
EDUKASI OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PERKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA DI ERA NEW NORMAL PASCA COVID-19 DENGAN BUDIDAYA TANAMAN BUAH, SAYURAN, DAN TANAMAN OBAT
Ketahanan pangan telah menjadi permasalahan yang krusial bagi warga Medan Baru dengan adanya wabah atau Pandemi covid-19 saat ini. Dengan adanya Pandemi Covid-19 ini pemenuhan kebu...
IMPLEMENTASI 2D BARCODE PADA LABEL PANGAN OLAHAN SEBAGAI KEKUATAN PENGAWASAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BPOM)
IMPLEMENTASI 2D BARCODE PADA LABEL PANGAN OLAHAN SEBAGAI KEKUATAN PENGAWASAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BPOM)
Pada saat ini, peredaran produk pangan olahan diwajibkan memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi pangan tersebut. Salah satu dari ketiga elemen tersebut diterapkan ke dalam p...
Moso Bamboo’s Survival Strategy Against Chilling Stress in Signaling Dynamics
Moso Bamboo’s Survival Strategy Against Chilling Stress in Signaling Dynamics
Phyllostachys edulis, an economically and ecologically significant bamboo species, has substantial research value in applications as a bamboo substitute for plastic and in forest c...
GC–MS, 1H and 13C NMR, and physiochemical properties of oils of Dacryodes Edulis and Persea Americana
GC–MS, 1H and 13C NMR, and physiochemical properties of oils of Dacryodes Edulis and Persea Americana
AbstractA comparative investigation was carried out on the seed oils of P. americana and D. edulis for their physiochemical properties and spectroscopic properties. Oils were extra...
Diversifikasi Lahan Diversifikasi Lahan Marginal Dan Pekarangan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Tani Di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya
Diversifikasi Lahan Diversifikasi Lahan Marginal Dan Pekarangan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Tani Di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya
Ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merat...

