Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Teknik Peningkatan Kelarutan Bahan Aktif Farmasi Ibuprofen

View through CrossRef
Ibuprofen adalah obat golongan NSAID pertama kali, yang bersifat nonselektif dan memiliki mekanisme kerja obat dengan cara memblokir enzim siklooksigenase yang menghasilkan inflamator prostaglandin dibagian COX-1. Karakteristik ibuprofen sebagai bahan aktif farmasi termasuk kategori BCS kelas II (kelarutan rendah, permeabilitas tinggi). Kelarutan dan permeabilitas obat sangat penting dalam menentukan ketersediaan hayati dan kesetaraan hayati. Tujuan penulisan ini memberikan pandangan terkait teknik – teknik yang digunakan dalam peningkatan kelarutan obat, laju disolusi dan stabilitas khususnya ibuprofen. Artikel ini disusun dari sumber primer yang telah dipublikasi secara online melalui Science Direct dengan memasukkan kata kunci co-crystal ibuprofen, ibuprofen solid dispersion, co-amorphous Ibuprofen, ibuprofen nanoparticle. Dari review ini ditemukan terdapat teknik dalam peningkatan kelarutan obat, laju disolusi dan stabilitas yaitu ko-amorf, ko-kristal, dan nanopartikel. Keberhasilan dalam mengembangkan bahan aktif farmasi Ibuprofen dengan masalah kelarutan terhadap air rendah dari teknik yang digunakan, sehingga memperoleh hasil peningkatan laju disolusi pada bahan aktif farmasi Ibuprofen tersebut.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ibnu Sina Ajibarang
Title: Teknik Peningkatan Kelarutan Bahan Aktif Farmasi Ibuprofen
Description:
Ibuprofen adalah obat golongan NSAID pertama kali, yang bersifat nonselektif dan memiliki mekanisme kerja obat dengan cara memblokir enzim siklooksigenase yang menghasilkan inflamator prostaglandin dibagian COX-1.
Karakteristik ibuprofen sebagai bahan aktif farmasi termasuk kategori BCS kelas II (kelarutan rendah, permeabilitas tinggi).
Kelarutan dan permeabilitas obat sangat penting dalam menentukan ketersediaan hayati dan kesetaraan hayati.
Tujuan penulisan ini memberikan pandangan terkait teknik – teknik yang digunakan dalam peningkatan kelarutan obat, laju disolusi dan stabilitas khususnya ibuprofen.
Artikel ini disusun dari sumber primer yang telah dipublikasi secara online melalui Science Direct dengan memasukkan kata kunci co-crystal ibuprofen, ibuprofen solid dispersion, co-amorphous Ibuprofen, ibuprofen nanoparticle.
Dari review ini ditemukan terdapat teknik dalam peningkatan kelarutan obat, laju disolusi dan stabilitas yaitu ko-amorf, ko-kristal, dan nanopartikel.
Keberhasilan dalam mengembangkan bahan aktif farmasi Ibuprofen dengan masalah kelarutan terhadap air rendah dari teknik yang digunakan, sehingga memperoleh hasil peningkatan laju disolusi pada bahan aktif farmasi Ibuprofen tersebut.

Related Results

Artikel Review : Kokristal Ibuprofen dengan Berbagai Koformer, Virtual Screening Tools
Artikel Review : Kokristal Ibuprofen dengan Berbagai Koformer, Virtual Screening Tools
Kokristal merupakan metode modifikasi suatu bahan obat dengan salah satunya penambahan gugus hidrogen antara bahan aktif farmasi dengan koformer. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhi...
Kajian Pustaka: Penentuan Nilai Konsentrasi Misel Kritis (KMK) Surfaktan serta Pengaruhnya terhadap Kelarutan Zat Aktif Farmasi
Kajian Pustaka: Penentuan Nilai Konsentrasi Misel Kritis (KMK) Surfaktan serta Pengaruhnya terhadap Kelarutan Zat Aktif Farmasi
Abstract. Surfactants are additives that are often used in the pharmaceutical world because they have two polar and non-polar groups in the same structure. When surfactant is added...
Metode Kokristal, Koamorf, Kompleks Inklusi, dan Dispersi Padat dalam Upaya Modifikasi Sifat Fisikokimia Zat Aktif Farmasi
Metode Kokristal, Koamorf, Kompleks Inklusi, dan Dispersi Padat dalam Upaya Modifikasi Sifat Fisikokimia Zat Aktif Farmasi
Abstract. Modification of the physicochemical properties of active pharmaceutical ingredients is an important step in enhancing the solubility and bioavailability of drugs. Several...
Solubility and Dissolution Study of Salicylamide
Solubility and Dissolution Study of Salicylamide
Salisilamida termasuk golongan obat AINS (anti inflamasi non steroid)memiliki efek analgesik dan antipiretik mirip dengan asam asetil salisilat, namun di dalam tubuh tidak diubah m...
Literature Review: Modifikasi Bahan Aktif Farmasi (BAF) Dengan Metode Kokristal
Literature Review: Modifikasi Bahan Aktif Farmasi (BAF) Dengan Metode Kokristal
Rute oral menjadi pilihan utama untuk penghantaran obat karena kemudahan dan penerimaan pasien yang baik, namun rute ini memiliki tantangan yaitu bioavailabilitas nya yang rendah a...
PENYULUHAN TEKNOLOGI FARMASI UNTUK SISWA JURUSAN FARMASI SMK MUHAMMADIYAH MINGGIR
PENYULUHAN TEKNOLOGI FARMASI UNTUK SISWA JURUSAN FARMASI SMK MUHAMMADIYAH MINGGIR
SMK Muhammadiyah Minggir memiliki jurusan farmasi. Siswa-siswa jurusan farmasi membutuhkan pengetahuan yang lebih tentang teknologi farmasi. Teknologi farmasi meliputi industri far...
The protective role of α-tocopherol, vitamin C and quercetin against ibuprofen-induced liver damage in male Wistar rats
The protective role of α-tocopherol, vitamin C and quercetin against ibuprofen-induced liver damage in male Wistar rats
Aim: Ibuprofen which is one of the frequently used analgesics has been associated with some adverse effects, including liver injury. The protective role of α-tocopherol, vitamin C ...

Back to Top