Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERUBAHAN SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL: TANTANGAN BAGI PENELITI DAN PRAKTISI KESEJAHTERAAN SOSIAL

View through CrossRef
Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam masyarakat terkait dengan pola pikir, sikap sosial, norma, nilai-nilai, dan berbagai pola perilaku manusia di dalam masyarakat. Perubahan sosial menyentuh berbagai bidang, baik politik, ekonomi, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan politik, ekonomi, dan budaya di Indonesia dan implikasinya terhadap pembangunan kesejahteraan sosial, serta tantangannya bagi peneliti dan praktisi kesejahteraan sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah dan buku-buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bidang politik, terjadi perubahan dari kekuasaan yang lebih bersifat otoriter ke arah kekuasaan yang lebih demokratis dan transparan, serta dari kekuasaan yang sentralistis ke arah kekuasaan yang desentralistis. Bidang ekonomi, sebagai hasil pembangunan ekonomi selama beberapa periode pemerintahan adalah terciptanya usaha-usaha ekonomi dalam skala besar. Dalam beberapa macam produk, usaha-usaha skala besar ini telah mengalahkan ekonomi rakyat yang beskala kecil. Bidang budaya, perubahan pada nilai-nilai individualisme dan persaingan cenderung mulai mengatasi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Nilai-nilai kebebasan individu cenderung mengalahkan nilai-nilai pengawasan sosial. Implikasi dari perubahan-perubahan tersebut adalah peranan pemerintah pusat dalam pembangunan kesejahteraan sosial tidak dapat lagi dominan. Dengan otomomi daerah, peranan pemerintah daerah yang lebih dominan. Tantangan bagi para peneliti adalah melakukan penelitian lebih mendalam tentang perubahan sosial yang terjadi, faktor-faktor utama yang menyebabkan perubahan sosial, dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut. Sementara, tantangan bagi praktisi kesejahteraan sosial memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian, serta menyusun dan melaksanakan program yang tepat.Social change occurs in society about thought patterns, social attitudes, norms, values, and various patterns of human behavior. Social change touches multiple fields, including politics, economics, and culture. This research aims to describe political, economic, and cultural changes in Indonesia and their implications for social welfare development, as well as the challenges for social welfare researchers and practitioners. This research method uses literature studies from scientific journals and books. The results of the research show that in the political sector, there has been a change from more authoritarian power towards more democratic and transparent power, as well as from centralized power towards decentralized power. In the economic sector, as a result of economic development during several periods of government, the creation of large-scale economic businesses. In several types of products, these large-scale businesses have defeated the small-scale people's economy. In the cultural sector, changes to the values of individualism and competition tend to begin to overcome the values of togetherness and cooperation. The values of individual freedom tend to trump the values of social control. These changes imply that the role of the central government in developing social welfare can no longer be dominant. With regional autonomy, the role of regional government is more dominant. The challenge for researchers is to conduct more in-depth research on the social changes that occur, the main factors that cause social changes, and the impacts caused by these social changes. Meanwhile, the challenge for social welfare practitioners is to utilize and apply research results, as well as develop and implement appropriate programs.
Title: PERUBAHAN SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL: TANTANGAN BAGI PENELITI DAN PRAKTISI KESEJAHTERAAN SOSIAL
Description:
Perubahan sosial adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam masyarakat terkait dengan pola pikir, sikap sosial, norma, nilai-nilai, dan berbagai pola perilaku manusia di dalam masyarakat.
Perubahan sosial menyentuh berbagai bidang, baik politik, ekonomi, dan budaya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan politik, ekonomi, dan budaya di Indonesia dan implikasinya terhadap pembangunan kesejahteraan sosial, serta tantangannya bagi peneliti dan praktisi kesejahteraan sosial.
Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah dan buku-buku.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bidang politik, terjadi perubahan dari kekuasaan yang lebih bersifat otoriter ke arah kekuasaan yang lebih demokratis dan transparan, serta dari kekuasaan yang sentralistis ke arah kekuasaan yang desentralistis.
Bidang ekonomi, sebagai hasil pembangunan ekonomi selama beberapa periode pemerintahan adalah terciptanya usaha-usaha ekonomi dalam skala besar.
Dalam beberapa macam produk, usaha-usaha skala besar ini telah mengalahkan ekonomi rakyat yang beskala kecil.
Bidang budaya, perubahan pada nilai-nilai individualisme dan persaingan cenderung mulai mengatasi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama.
Nilai-nilai kebebasan individu cenderung mengalahkan nilai-nilai pengawasan sosial.
Implikasi dari perubahan-perubahan tersebut adalah peranan pemerintah pusat dalam pembangunan kesejahteraan sosial tidak dapat lagi dominan.
Dengan otomomi daerah, peranan pemerintah daerah yang lebih dominan.
Tantangan bagi para peneliti adalah melakukan penelitian lebih mendalam tentang perubahan sosial yang terjadi, faktor-faktor utama yang menyebabkan perubahan sosial, dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut.
Sementara, tantangan bagi praktisi kesejahteraan sosial memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian, serta menyusun dan melaksanakan program yang tepat.
Social change occurs in society about thought patterns, social attitudes, norms, values, and various patterns of human behavior.
Social change touches multiple fields, including politics, economics, and culture.
This research aims to describe political, economic, and cultural changes in Indonesia and their implications for social welfare development, as well as the challenges for social welfare researchers and practitioners.
This research method uses literature studies from scientific journals and books.
The results of the research show that in the political sector, there has been a change from more authoritarian power towards more democratic and transparent power, as well as from centralized power towards decentralized power.
In the economic sector, as a result of economic development during several periods of government, the creation of large-scale economic businesses.
In several types of products, these large-scale businesses have defeated the small-scale people's economy.
In the cultural sector, changes to the values of individualism and competition tend to begin to overcome the values of togetherness and cooperation.
The values of individual freedom tend to trump the values of social control.
These changes imply that the role of the central government in developing social welfare can no longer be dominant.
With regional autonomy, the role of regional government is more dominant.
The challenge for researchers is to conduct more in-depth research on the social changes that occur, the main factors that cause social changes, and the impacts caused by these social changes.
Meanwhile, the challenge for social welfare practitioners is to utilize and apply research results, as well as develop and implement appropriate programs.

Related Results

PERUBAHAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
PERUBAHAN SOSIAL DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
Penulis mencoba menguraikan soal perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat berdasarkan teori-teori perubahan sosial. Perubahan sosial merupakan suatu proses pergeseran struktu...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Di era otonomi daerah, yang diawali dengan UU RI No. 22 Tahun 1999, yang diamandemen dengan UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintah lokal, telah memberikan kesempatan bagi otono...
Modernisasi dan perubahan sosial
Modernisasi dan perubahan sosial
PENDAHULUAN Perubahan sosial adalah suatu fenomena dimana setiap kehidupan kita pasti terjadi perubahan, baik perubahan itu bersifat cepat maupun lambat. Jika dibandingkan dengan b...
DETERMINAN KESEJAHTERAAN PELAKU UMKM KERAJINAN DI KOTA DENPASAR
DETERMINAN KESEJAHTERAAN PELAKU UMKM KERAJINAN DI KOTA DENPASAR
Tujuan pembangunan ekonomi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi nasional sangat ditentukan oleh dinamika perekonomian daerah, sedangkan perekonom...
Hasan Basri: Perjalanan Birokrat Sejati
Hasan Basri: Perjalanan Birokrat Sejati
Kehadiran tokoh sangat berarti dalam pembangunan bangsa dan negara. Menurut Carlyle, tanpa tokoh tidak akan terjadi perubahan. Ada beraneka ragam tokoh mulai dari pelopor di bidang...
PERAN TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK) KOTA KENDARI DALAM PEMBERDAYAAN POTENSI WANITA RAWAN SOSIAL EKONOMI
PERAN TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK) KOTA KENDARI DALAM PEMBERDAYAAN POTENSI WANITA RAWAN SOSIAL EKONOMI
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peran tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Kota Kendari dalam pemberdayaan potensi wanita rawan sosial ekonomi, (2) untuk meng...

Back to Top