Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA

View through CrossRef
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakteristik Kabupaten Grobogan, hal ini terlihat dari diangkatnya  tmotif batik dengan tema tanaman hasil pertanian dan juga tempat wisata, seperti motif batik jagung, padi, pring sedapur, kedung ombo, api abadi mrapen. penelitian dengan judul “Kajian Motif Batik Pring Sedapur Karya Nunung Wijayanti Di Grobogan” bertujuan untuk mengetahui proses kreatif yang dilakukan Nunung Wijayanti meliputi proses eksplorasi, perancangan dan perwujudan motif batik pring sedapur.penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. teknik analisis data menggunakan model analisis interaksi meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. berdassarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa eksplorasi yang dilakukan oleh Nunung Wijayanti berfokus pada cangkring (rumpun bambu). Motif pada batik merupakan bagian-bagian yang ada dari tumbuhan bambu, yaitu daung, dan batang. Serta motif pendamping berupa hasil bumi seperti jagung, terong, kedelai dan lainnya. Proses perancangan batik pring sedapur terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu (1) proses perancangan motif pring sedapur. Konsep dari batik yang diusung oleh Nunung Wijayanti merupakan ke indaha cangkring (rumpun bambu) yang ada ditempat tinggal beliau dengan kombinasi hasil bumi yang ada disekitarnya. (2)  proses pembatikan, proses pewarnaan pada batik menggunakan zat warna sintetis remasol, proses penguncian warna menggunakan waterglass, proses menghilangkan warna (ngelorod). Motif batik pring sedapur memiliki strktur pola yang terdiri dari motif utama dan motif pendukung dengan komposisi warna sebagai unsur penting dalam proses perwujudan. Kata Kunci: Batik Grobogan, Pring Sedapur Grobogan.            ABSTRACT Batik is one of the manifestations of Indonesian culture which is manifested in a piece of cloth. Batik Grobogan is one of the icons that illustrate the characteristics of Grobogan Regency, this can be seen from the adoption of batik motifs with the theme of crops and also tourist attractions, such as batik motifs of corn, rice, pring sedapur, kedung ombo, the eternal flame of mrapen. The research entitled "The Study of Pring Sedapur Batik Motif by Nunung Wijayanti Di Grobogan" aims to determine the creative process carried out by Nunung Wijayanti including the process of exploration, design, and embodiment of the Pring Sedapur batik motif.This research uses descriptive qualitative research. Data analysis techniques using interaction analysis models include data collection, data reduction, data presentation, and concluding. Based on the results of this study, it can be concluded that the exploration carried out by Nunung Wijayanti focused on cangkring (bamboo clumps). The motifs on batik are parts of the bamboo plants, namely dating, and stems. As well as accompanying motives in the form of agricultural products such as corn, eggplant, soybeans, and others. The design process of Pring Sedapur batik is divided into 2 (two) parts, namely (1) the design process of the Pring Sedapur motif. The concept of batik that is carried by Nunung Wijayanti is the beauty of the cangkring (bamboo clumps) where he lives with a combination of the produce around him. (2) the batik process, the coloring process on batik using synthetic dye remasol, the locking process using water glass, the process of removing color (ngelorod). The Pring Sedapur batik motif has a pattern structure consisting of the main motif and the supporting motif with the color composition as an important element in the embodiment process.Keywords: Grobogan Batik, Pring Sedapur Grobogan Batik Motif.
Institut Seni Indonesia Surakarta
Title: KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
Description:
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain.
Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakteristik Kabupaten Grobogan, hal ini terlihat dari diangkatnya  tmotif batik dengan tema tanaman hasil pertanian dan juga tempat wisata, seperti motif batik jagung, padi, pring sedapur, kedung ombo, api abadi mrapen.
penelitian dengan judul “Kajian Motif Batik Pring Sedapur Karya Nunung Wijayanti Di Grobogan” bertujuan untuk mengetahui proses kreatif yang dilakukan Nunung Wijayanti meliputi proses eksplorasi, perancangan dan perwujudan motif batik pring sedapur.
penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
teknik analisis data menggunakan model analisis interaksi meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
berdassarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa eksplorasi yang dilakukan oleh Nunung Wijayanti berfokus pada cangkring (rumpun bambu).
Motif pada batik merupakan bagian-bagian yang ada dari tumbuhan bambu, yaitu daung, dan batang.
Serta motif pendamping berupa hasil bumi seperti jagung, terong, kedelai dan lainnya.
Proses perancangan batik pring sedapur terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu (1) proses perancangan motif pring sedapur.
Konsep dari batik yang diusung oleh Nunung Wijayanti merupakan ke indaha cangkring (rumpun bambu) yang ada ditempat tinggal beliau dengan kombinasi hasil bumi yang ada disekitarnya.
(2)  proses pembatikan, proses pewarnaan pada batik menggunakan zat warna sintetis remasol, proses penguncian warna menggunakan waterglass, proses menghilangkan warna (ngelorod).
Motif batik pring sedapur memiliki strktur pola yang terdiri dari motif utama dan motif pendukung dengan komposisi warna sebagai unsur penting dalam proses perwujudan.
 Kata Kunci: Batik Grobogan, Pring Sedapur Grobogan.
            ABSTRACT Batik is one of the manifestations of Indonesian culture which is manifested in a piece of cloth.
Batik Grobogan is one of the icons that illustrate the characteristics of Grobogan Regency, this can be seen from the adoption of batik motifs with the theme of crops and also tourist attractions, such as batik motifs of corn, rice, pring sedapur, kedung ombo, the eternal flame of mrapen.
The research entitled "The Study of Pring Sedapur Batik Motif by Nunung Wijayanti Di Grobogan" aims to determine the creative process carried out by Nunung Wijayanti including the process of exploration, design, and embodiment of the Pring Sedapur batik motif.
This research uses descriptive qualitative research.
Data analysis techniques using interaction analysis models include data collection, data reduction, data presentation, and concluding.
Based on the results of this study, it can be concluded that the exploration carried out by Nunung Wijayanti focused on cangkring (bamboo clumps).
The motifs on batik are parts of the bamboo plants, namely dating, and stems.
As well as accompanying motives in the form of agricultural products such as corn, eggplant, soybeans, and others.
The design process of Pring Sedapur batik is divided into 2 (two) parts, namely (1) the design process of the Pring Sedapur motif.
The concept of batik that is carried by Nunung Wijayanti is the beauty of the cangkring (bamboo clumps) where he lives with a combination of the produce around him.
(2) the batik process, the coloring process on batik using synthetic dye remasol, the locking process using water glass, the process of removing color (ngelorod).
The Pring Sedapur batik motif has a pattern structure consisting of the main motif and the supporting motif with the color composition as an important element in the embodiment process.
Keywords: Grobogan Batik, Pring Sedapur Grobogan Batik Motif.

Related Results

Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Penciptaan Batik Inspirasi Tradisi Boyong Grobog
Abstract. The Boyong Grobog Carnival is one of the original traditions of Grobogan which commemorates the anniversary of Grobogan Regency and is always celebrated by the people eve...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
Abstrak: Motif batik Incung dalam motif batik yang hanya terdapat di wilayah Kerinci (Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh) yang menjadikan batik ini menjadi batik khas dari wil...
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
BATIK TULIS KHAS SRAGEN DENGAN SUMBER IDE MOTIF GAJAH PURBA
ABSTRAK Duwi Wahyu Hidayat. C0913017. 2019. Batik Tulis khas  Sragen dengan Sumber Ide Gajah Purba. Tugas Akhir : Program Studi Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Universi...
PENGEMBANGAN MOTIF KEMBANG TURI DAN KOI UNTUK INOVASI BATIK KEMBANG TURI BLITAR
PENGEMBANGAN MOTIF KEMBANG TURI DAN KOI UNTUK INOVASI BATIK KEMBANG TURI BLITAR
Batik Kembang Turi dari Kampung Wisata Kembang Turi Blitar menjadi salah satu produk unggulan wisata Kota Blitar sejak diresmikan tahun 2018. Motif kembang turi, ikan koi, serta ke...
INTERPRETASI VISUAL MOTIF BATIK KOMBINASI BIOTA LAUT DAN TARI TRADISIONAL REMO TRISNAWATI SITUBONDO
INTERPRETASI VISUAL MOTIF BATIK KOMBINASI BIOTA LAUT DAN TARI TRADISIONAL REMO TRISNAWATI SITUBONDO
Keberagaman motif batik berkembang sejalan dengan modernisasi, letak geografis, adat istiadat, lingkungan, hingga kebudayaan daerah. Daerah kabupaten Situbondo memiliki ciri khas m...
Hoo Leony Gracia Budi Saputra PELATIHAN BATIK TULIS DAN TEKNIK JUMPUTAN BAGI MASYARAKAT BANYU URIP LOR SURABAYA
Hoo Leony Gracia Budi Saputra PELATIHAN BATIK TULIS DAN TEKNIK JUMPUTAN BAGI MASYARAKAT BANYU URIP LOR SURABAYA
Batik is a pictorial fabric that is known for its unique motifs, variety of styles and colors. The process ofmaking batik is quite complicated and required specific expertise. Bati...
ANALISIS SEMIOTIK MOTIF PEUSIJUK PADA KARYA BATIK ACEH
ANALISIS SEMIOTIK MOTIF PEUSIJUK PADA KARYA BATIK ACEH
Batik merupakan salah satu hasil karya seni yang sudah menjadi bagian penting dalam masyarakat  Indonesia.  Propinsi  Aceh kaya akan berbagai tradisi yang sampai saat ini masih ter...
STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN
STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN
Pemenuhan kebutuhan kedelai nasional selama ini masih tergantung dengan impor, jika ketersediaan bahan pangan selalu dipenuhi dengan impor dapat mengakibatkan berbagai permasalahan...

Back to Top