Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Anc, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR) di Klinik St. Rafael di Kecamatan Teluk dalam Kabupaten Nias Selatan

View through CrossRef
ABSTRACT LBW has a risk of being vulnerable to disease, vulnerable to failure of vital organs and even the risk of death. Individually, LBW is an important predictor of health and survival of newborns and is associated with high risk in children. The purpose of this study was to determine the relationship between ANC, history of complications during pregnancy and birth spacing with the incidence of LBW. The type of research used is quantitative using an analytic observational design research design with a retrospective approach. The population in this study were all mothers who had babies who were treated at the St. Rafael Clinic, Teluk Dalam District, South Nias Regency at the time of the study as many as 54 people. The subject retrieval technique used total sampling of 54 people. The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were ANC, history of complications during pregnancy, birth spacing and the incidence of LBW. Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between ANC (p = 0.004) and history of complications during pregnancy (p = 0.000) with the incidence of LBW. There was no relationship between birth distance (p = 0.421) and the incidence of LBW. The conclusion of this study is that there is a relationship between ANC and history of complications during pregnancy with the incidence of LBW. Keywords: ANC, History of Complications, Birth Spacing, LBW.  ABSTRAK BBLR memiliki risiko rentan terhadap penyakit, rentan terjadi kegagalan fungsi organ-organ vital bahkan risiko kematian(Yulianti & Hasanah, 2024). Secara individual, BBLR merupakan prediktor penting dalam kesehatan dan kelangsungan hidup bayi yang abru lahir dan berhubungan dengan risiko tinggi pada anak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan ANC, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran Dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua ibu yang memiliki bayi yang dirawat di Klinik St. Rafael Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan pada saat dilakukan penelitian sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 54 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah ANC, riwayat komplikasi saat hamil, jarak kelahiran dan kejadian BBLR. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan ANC (p= 0,004) dan riwayat komplikasi saat hamil (p= 0,000) dengan kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR). Tidak terdapat hubungan jarak lahir (p= 0,421) kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan ANC dan  riwayat komplikasi saat hamil dengan kejadian BBLR. Kata Kunci: ANC, Riwayat Komplikasi, Jarak Kelahiran, BBLR
Title: Hubungan Anc, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR) di Klinik St. Rafael di Kecamatan Teluk dalam Kabupaten Nias Selatan
Description:
ABSTRACT LBW has a risk of being vulnerable to disease, vulnerable to failure of vital organs and even the risk of death.
Individually, LBW is an important predictor of health and survival of newborns and is associated with high risk in children.
The purpose of this study was to determine the relationship between ANC, history of complications during pregnancy and birth spacing with the incidence of LBW.
The type of research used is quantitative using an analytic observational design research design with a retrospective approach.
The population in this study were all mothers who had babies who were treated at the St.
Rafael Clinic, Teluk Dalam District, South Nias Regency at the time of the study as many as 54 people.
The subject retrieval technique used total sampling of 54 people.
The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables.
The variables measured were ANC, history of complications during pregnancy, birth spacing and the incidence of LBW.
Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test.
The results explained that there was a relationship between ANC (p = 0.
004) and history of complications during pregnancy (p = 0.
000) with the incidence of LBW.
There was no relationship between birth distance (p = 0.
421) and the incidence of LBW.
The conclusion of this study is that there is a relationship between ANC and history of complications during pregnancy with the incidence of LBW.
 Keywords: ANC, History of Complications, Birth Spacing, LBW.
  ABSTRAK BBLR memiliki risiko rentan terhadap penyakit, rentan terjadi kegagalan fungsi organ-organ vital bahkan risiko kematian(Yulianti & Hasanah, 2024).
Secara individual, BBLR merupakan prediktor penting dalam kesehatan dan kelangsungan hidup bayi yang abru lahir dan berhubungan dengan risiko tinggi pada anak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan ANC, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran Dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR).
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif.
Populasi dalam penelitian ini adalah Semua ibu yang memiliki bayi yang dirawat di Klinik St.
Rafael Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan pada saat dilakukan penelitian sebanyak 54 orang.
Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 54 orang.
 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel.
Variabel yang diukur adalah ANC, riwayat komplikasi saat hamil, jarak kelahiran dan kejadian BBLR.
Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan ANC (p= 0,004) dan riwayat komplikasi saat hamil (p= 0,000) dengan kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR).
Tidak terdapat hubungan jarak lahir (p= 0,421) kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR).
Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan ANC dan  riwayat komplikasi saat hamil dengan kejadian BBLR.
 Kata Kunci: ANC, Riwayat Komplikasi, Jarak Kelahiran, BBLR.

Related Results

HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
HUBUNGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD MALA KABUPATEN TALAUD
Abstrak: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang bisa menyebabkan asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum merupakan suatu kondisi bayi yang tida...
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
Latar Belakang : Status gizi ibu selama masa kehamilan mempunyai peranan penting terhadap panjang badan bayi yang akan dilahirkan. Bayi baru lahir tergolong stunting apabila memili...
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH KAITANNYA DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI INDONESIA
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH KAITANNYA DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI INDONESIA
Latar Belakang: Konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil yang tidak sesuai dengan rekomendasi minimal 90 tablet selama kehamilan dapat meningkatkan risiko defisiensi zat b...
Hubungan Usia Ibu Hamil, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap
Hubungan Usia Ibu Hamil, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap
Angka Kematian Ibu (AKI) dan  Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator Kesehatan, apabila AKB dalam suatu wilayah tinggi, berarti status kesehatan wilayah tersebut rendah. Fak...
Faktor Maternal Terhadap Kejadian BBLR
Faktor Maternal Terhadap Kejadian BBLR
Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab kematian bayi yang menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan. Data Dinas Kesehatan Kota Palembang ta...
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA
Gizi ibu hamil merupakan salah satu fokus perhatian kegiatan perbaikan gizi masyarakat karena dampaknya yang signifikan terhadap kondisi janin yang dikandungnya, peningkatan berat ...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
Latar Belakang : Asfiksia neonatorum adalah kegagalan napas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah saat lahir yang ditandai dengan hipoksemia, dan as...

Back to Top