Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Bentuk Kata Pada Teks Puja Saa Caru Eka Sata Ayam Brumbun Sebuah Analisis

View through CrossRef
Teks Puja Saa Caru Eka Sata Ayam Brumbun merupakan sebuah teks yang digunakan untuk mengantarkan persembahan berbentuk caru dalam sebuah ritual (macaru). Penelitian ini menganalisis bentuk atau struktur kata yang terdapat di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahasa yang digunakan, serta mendeskripsikan bentuk kata yang ada di dalamnya. Teori yang relevan digunakan dalam penelitian ini adalah teori morfologi dengan mengacu pada konsep morfologi menurut Ramlan (1980) untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk kata yang terdapat di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun tersebut. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode studi pustaka metode observasi yang dibantu dengan teknik catat. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analities. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa bentuk kata yang digunakan di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun adalah kata-kata bentukan yang dibentuk melalui proses morfologis, khususnya proses afiksasi. Jenis afiks yang ditemukan di dalam teks ini adalah prefiks dengan variasinya sebanyak  12, yaitu  {a-, aN-, N-, ma-,  maN-, pa-, paN-, sa-, ka-, pra-, pati-, nir- }.  sufiks sebanyak 7 buah, yaitu { -aken,  -e, -in,  -i, -a, -ing, -an }.  infiks sebanyak 2 buah, yaitu { -in- } dan {-um- }. Sebaliknya konfiks ditemukan 3 buah, yaitu {ka- + -an}, { ma- + -an }, dan { pa- + -an }.
Title: Bentuk Kata Pada Teks Puja Saa Caru Eka Sata Ayam Brumbun Sebuah Analisis
Description:
Teks Puja Saa Caru Eka Sata Ayam Brumbun merupakan sebuah teks yang digunakan untuk mengantarkan persembahan berbentuk caru dalam sebuah ritual (macaru).
Penelitian ini menganalisis bentuk atau struktur kata yang terdapat di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahasa yang digunakan, serta mendeskripsikan bentuk kata yang ada di dalamnya.
Teori yang relevan digunakan dalam penelitian ini adalah teori morfologi dengan mengacu pada konsep morfologi menurut Ramlan (1980) untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk kata yang terdapat di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun tersebut.
Data dikumpulkan dengan menggunakan metode studi pustaka metode observasi yang dibantu dengan teknik catat.
Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analities.
Hasil analisis ini menunjukkan bahwa bentuk kata yang digunakan di dalam teks puja saa caru ekasata ayam brumbun adalah kata-kata bentukan yang dibentuk melalui proses morfologis, khususnya proses afiksasi.
Jenis afiks yang ditemukan di dalam teks ini adalah prefiks dengan variasinya sebanyak  12, yaitu  {a-, aN-, N-, ma-,  maN-, pa-, paN-, sa-, ka-, pra-, pati-, nir- }.
  sufiks sebanyak 7 buah, yaitu { -aken,  -e, -in,  -i, -a, -ing, -an }.
  infiks sebanyak 2 buah, yaitu { -in- } dan {-um- }.
Sebaliknya konfiks ditemukan 3 buah, yaitu {ka- + -an}, { ma- + -an }, dan { pa- + -an }.

Related Results

Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Resolvin E1 improves efferocytosis and rescues severe aplastic anemia in mice
Resolvin E1 improves efferocytosis and rescues severe aplastic anemia in mice
AbstractCurrent treatments for severe aplastic anemia (SAA) rely on hematopoietic stem cell (HSC) transplantation and immunosuppressive therapies, however these treatments are not ...
Impaired Inflammation Resolution Is Alleviated By Resolvin E1 in Murine Immune Bone Marrow Failure
Impaired Inflammation Resolution Is Alleviated By Resolvin E1 in Murine Immune Bone Marrow Failure
Introduction: Inflammation resolution is an active process driven by endogenous molecules, such as the specialized pro-resolving lipid mediators (SPMs), that limit cell recruitment...
Acute-serum amyloid A and A-SAA-derived peptides as formyl peptide receptor (FPR) 2 ligands
Acute-serum amyloid A and A-SAA-derived peptides as formyl peptide receptor (FPR) 2 ligands
Originally, it was thought that a single serum amyloid A (SAA) protein was involved in amyloid A amyloidosis, but in fact, SAA represents a four‐membered family wherein SAA1 and SA...
KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
Ritual atau puja bakti adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh pemeluk keagamaan sebagai bentuk ungkapan keyakinan. Puja bakti adalah elemen yang selalu ada dalam sistem keagamaa...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Resolvin E1 improves efferocytosis and rescues severe aplastic anemia in mice
Resolvin E1 improves efferocytosis and rescues severe aplastic anemia in mice
AbstractSevere aplastic anemia (SAA) is a rare, fatal disease characterized by severe cytopenias and loss of hematopoietic stem cells (HSCs). Immune-mediated destruction and inflam...

Back to Top