Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar

View through CrossRef
Verbs say are often used in everyday communication. These words are usually structurally predicate in sentences.However, the pragmatic semantics of these words can be used in a variety of functions and types of speech. This research is titled verbs say in Banjar language speech. The problem under consideration is the use of verbs to mean significant in affix in Banjar language and Banjar language speech strategy using verbs. The purpose of the study is to describe the use of verbs to say meaningful affixes meN- in the language of Banjar and Banjar language speech strategies that use the verb says. This study uses a structural, semantic, and pragmatic perspective. The method of this research is descriptive. Techniques used in data retrieval are recording and documentation techniques. Method of data analysis is by qualitative way. Data presentation techniques using ordinary words. The results of the study concluded that the use of verbs means that the meN- affix in Banjar speech includes the commanding verb, giving information, agreement, and expectation. The banjar language spoken language strategy using the verb says. Includes paying attention to the needs of the said partners, involving the said partner. Avoiding discrepancies, and growing an optimistic attitude. AbstrakKata kerja mengatakan digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Kata ini memiliki fungsi predikat dalam kalimat. Kata ini dapat digunakan dalam ragam fungsi dan jenis tuturan. Masalah penelitian yaitu makna kata mengatakan imbuhan meN- dan strategi menggunakan kata kerja mengatakan dalam tuturan bahasa Banjar. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penggunaan makna kata mengatakan imbuhan meN- dan strategi menggunakan kata kerja mengatakan dalam tuturan bahasa Banjar. Penelitian ini menggunakan teori struktural, semantik, dan pragmatik. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah teknik  rekam dan dokumentasi. Teknik penyajian data dengan menggunakan kata-kata biasa.  Hasil penelitian yaitu makna imbuhan meN- dalam kata kerja mengatakan  dalam tuturan bahasa Banjar  meliputi kata kerja memerintah, memberikan informasi, perjanjian, dan harapan. Strategi tuturan bahasa Banjar yang menggunakan kata kerja mengatakan meliputi  memperhatikan kebutuhan mitra tutur,  melibatkan mitra tutur, menghindari ketidakcocokan, dan menumbuhkan sikap optimis.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Title: Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar
Description:
Verbs say are often used in everyday communication.
These words are usually structurally predicate in sentences.
However, the pragmatic semantics of these words can be used in a variety of functions and types of speech.
This research is titled verbs say in Banjar language speech.
The problem under consideration is the use of verbs to mean significant in affix in Banjar language and Banjar language speech strategy using verbs.
The purpose of the study is to describe the use of verbs to say meaningful affixes meN- in the language of Banjar and Banjar language speech strategies that use the verb says.
This study uses a structural, semantic, and pragmatic perspective.
The method of this research is descriptive.
Techniques used in data retrieval are recording and documentation techniques.
Method of data analysis is by qualitative way.
Data presentation techniques using ordinary words.
The results of the study concluded that the use of verbs means that the meN- affix in Banjar speech includes the commanding verb, giving information, agreement, and expectation.
The banjar language spoken language strategy using the verb says.
Includes paying attention to the needs of the said partners, involving the said partner.
Avoiding discrepancies, and growing an optimistic attitude.
 AbstrakKata kerja mengatakan digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Kata ini memiliki fungsi predikat dalam kalimat.
Kata ini dapat digunakan dalam ragam fungsi dan jenis tuturan.
Masalah penelitian yaitu makna kata mengatakan imbuhan meN- dan strategi menggunakan kata kerja mengatakan dalam tuturan bahasa Banjar.
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penggunaan makna kata mengatakan imbuhan meN- dan strategi menggunakan kata kerja mengatakan dalam tuturan bahasa Banjar.
Penelitian ini menggunakan teori struktural, semantik, dan pragmatik.
Metode penelitian ini adalah deskriptif.
Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah teknik  rekam dan dokumentasi.
Teknik penyajian data dengan menggunakan kata-kata biasa.
 Hasil penelitian yaitu makna imbuhan meN- dalam kata kerja mengatakan  dalam tuturan bahasa Banjar  meliputi kata kerja memerintah, memberikan informasi, perjanjian, dan harapan.
Strategi tuturan bahasa Banjar yang menggunakan kata kerja mengatakan meliputi  memperhatikan kebutuhan mitra tutur,  melibatkan mitra tutur, menghindari ketidakcocokan, dan menumbuhkan sikap optimis.

Related Results

FONOTAKTIK BAHASA BANJAR (BANJARESE PHONOTACTIC)
FONOTAKTIK BAHASA BANJAR (BANJARESE PHONOTACTIC)
Fonotaktik Bahasa Banjar. Fokus penelitian linguistik ini adalah distribusi fonem dan aturanfonemis perubahan Bahasa Banjar, dengan menggunakan metode deskriptif yang bertujuanuntu...
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
The problems faced in this study include (1) How does workload affect work stress in Puskesmas in Banjar City? (2) What is the effect of competence on work stress in Puskesmas in B...
Tingkat Tutur Bahasa Bali Dalam Dialog Seni Arja Sekaa Arja Widya Aksara
Tingkat Tutur Bahasa Bali Dalam Dialog Seni Arja Sekaa Arja Widya Aksara
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menguraikan jenis tingkat tutur (sor singgih) bahasa Bali pada dialog penari arja sekaa arja widya aksara. Penelitian ini menggunakan...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
TINDAK TUTUR DALAM KOMENTAR PEMBACA BERITA KRIMINAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
TINDAK TUTUR DALAM KOMENTAR PEMBACA BERITA KRIMINAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur dalam komentar pembaca berita kriminal dalam media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan pendek...
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
Penelitian ini mengkaji klasifikasi tabu pada masyarakat Banjar. Masalah yang dikaji adalah bagaimana klasifikasi tabu perbuatan dan klasifikasi tabu kebahasaan pada masyarakat Ban...
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Tradisi Banjar dan dampaknya terhadap masyarakat dan untuk mengungkap mengapa tradisi Banjar mampu bertahan pada masyarakat desa Ke...

Back to Top