Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru

View through CrossRef
Abstrak   Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi berbagai bentuk cerita rakyat masyarakat Timor yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan muatan pendidikan karakter yang relevan diterapkan sampai sekarang. Selama ini, berbagai bentuk cerita rakyat sebagai produk budaya yang ada di daratan Timor tidak terdokumentasi dengan baik. Agar cerita rakyat tersebut tidak hilang oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, maka berbagai upaya merevitalisasi dibutuhkan. Upaya tersebut dimulai dengan menginventarisasi, mengklasifikasikan, mengkaji, dan menggali nilai-nilai kultural yang terkandung di dalam teks cerita rakyat, baik nilai kearifan lokal maupun pendidikan karakternya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan bentuk, fungsi, dan makna dalam lingkup kajian kelisanan sastra. Metode penelitian menggunakan grounded theory dan jenis penelitiannya deskriptif kualitatif. Sumber data cerita rakyat didapat dari kabupaten Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, dan Malaka. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, simak-catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil dan bahasan menunjukkan sebagai berikut. Pertama, berdasarkan bentuk revitalisasi cerita rakyat masyarakat Timor ditemukan berbagai macam karakter melalui tokoh-tokoh yang terkandung di dalam cerita rakyat, yakni antagonis dan protagonis dengan berbagai variasinya. Berbagai karakter tersebut akan digunakan untuk menggali secara radikal, fungsi dan makna yang direpresentasikan secara tersirat dalam cerita rakyat ini. Kedua, fungsi cerita rakyat masyarakat Timor dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi fungsi pendidikan, sosial, agama, budaya, politik, dan ekonomi. Ketiga, makna revitalisasi cerita rakyat masyarakat Timor diklasifikasikan menjadi makna religious, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.   Kata kunci : revitalisasi, cerita rakyat, masyarakat Timor, pendidikan karakter, kelisanan sastra, kearifan lokal   Abstract   This article aims to revitalize various forms of Timorese folklore which is full of local wisdom values ​​and character education content that is relevant to this day. So far, various forms of folklore as cultural products in mainland Timor are not well documented. So that folklore is not lost by the rapid development of information and communication technology, various revitalization efforts are needed. The effort begins by taking inventory, classifying, studying, and exploring the cultural values ​​contained in folklore texts, both the value of local wisdom and character education. The approach used is the approach of form, function, and meaning within the scope of the study of oral literature. The research method uses grounded theory and the type of research is descriptive qualitative. The sources of folklore data were obtained from the districts of Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, and Malaka. Data collection techniques through observation, interviews, note-taking, and documentation. The data analysis technique uses content analysis. To test the validity of the data using data triangulation techniques. The results and discussion show as follows. First, based on the revitalization of Timorese folklore, various characters were found through the characters contained in the folklore, namely antagonists and protagonists with various variations. These various characters will be used to explore radically, the functions and meanings that are implied in this folklore. Second, the function of Timorese folklore in this study is classified into educational, social, religious, cultural, political, and economic functions. Third, the meaning of revitalizing Timorese folklore is classified into religious, nationalist, independent,  cooperation, and integrity meanings.   Keywords : revitalization, folklore, Timorese society, character education, orality of literature, local wisdom.
Title: Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Description:
Abstrak   Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi berbagai bentuk cerita rakyat masyarakat Timor yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan muatan pendidikan karakter yang relevan diterapkan sampai sekarang.
Selama ini, berbagai bentuk cerita rakyat sebagai produk budaya yang ada di daratan Timor tidak terdokumentasi dengan baik.
Agar cerita rakyat tersebut tidak hilang oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, maka berbagai upaya merevitalisasi dibutuhkan.
Upaya tersebut dimulai dengan menginventarisasi, mengklasifikasikan, mengkaji, dan menggali nilai-nilai kultural yang terkandung di dalam teks cerita rakyat, baik nilai kearifan lokal maupun pendidikan karakternya.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan bentuk, fungsi, dan makna dalam lingkup kajian kelisanan sastra.
Metode penelitian menggunakan grounded theory dan jenis penelitiannya deskriptif kualitatif.
Sumber data cerita rakyat didapat dari kabupaten Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, dan Malaka.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, simak-catat, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan content analysis.
Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data.
Hasil dan bahasan menunjukkan sebagai berikut.
Pertama, berdasarkan bentuk revitalisasi cerita rakyat masyarakat Timor ditemukan berbagai macam karakter melalui tokoh-tokoh yang terkandung di dalam cerita rakyat, yakni antagonis dan protagonis dengan berbagai variasinya.
Berbagai karakter tersebut akan digunakan untuk menggali secara radikal, fungsi dan makna yang direpresentasikan secara tersirat dalam cerita rakyat ini.
Kedua, fungsi cerita rakyat masyarakat Timor dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi fungsi pendidikan, sosial, agama, budaya, politik, dan ekonomi.
Ketiga, makna revitalisasi cerita rakyat masyarakat Timor diklasifikasikan menjadi makna religious, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.
  Kata kunci : revitalisasi, cerita rakyat, masyarakat Timor, pendidikan karakter, kelisanan sastra, kearifan lokal   Abstract   This article aims to revitalize various forms of Timorese folklore which is full of local wisdom values ​​and character education content that is relevant to this day.
So far, various forms of folklore as cultural products in mainland Timor are not well documented.
So that folklore is not lost by the rapid development of information and communication technology, various revitalization efforts are needed.
The effort begins by taking inventory, classifying, studying, and exploring the cultural values ​​contained in folklore texts, both the value of local wisdom and character education.
The approach used is the approach of form, function, and meaning within the scope of the study of oral literature.
The research method uses grounded theory and the type of research is descriptive qualitative.
The sources of folklore data were obtained from the districts of Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu, and Malaka.
Data collection techniques through observation, interviews, note-taking, and documentation.
The data analysis technique uses content analysis.
To test the validity of the data using data triangulation techniques.
The results and discussion show as follows.
First, based on the revitalization of Timorese folklore, various characters were found through the characters contained in the folklore, namely antagonists and protagonists with various variations.
These various characters will be used to explore radically, the functions and meanings that are implied in this folklore.
Second, the function of Timorese folklore in this study is classified into educational, social, religious, cultural, political, and economic functions.
Third, the meaning of revitalizing Timorese folklore is classified into religious, nationalist, independent,  cooperation, and integrity meanings.
  Keywords : revitalization, folklore, Timorese society, character education, orality of literature, local wisdom.

Related Results

ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS GURU PAUD DALAM MENULIS CERITA ANAK BERBASIS KARAKTER DI JAKARTA DAN SEKITARNYA
Berdasarkan hasil penelitian masih banyak permasalahan dalam penyelenggaran pendidikan Anak Usia Dini, salah satu permasalahan yang ada adalah metode yang digunakan dalam menyampai...
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literat...
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
ABSTRACT Character education is one of the activities that aims to educate future generations by perfecting students self by training their self-ability towards a better life...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT JAMBU MBAK KULAK DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT JAMBU MBAK KULAK DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0.
Tanah Besemah kaya akan cerita rakyat. Salah satu cerita rakyat tersebut adalah Jambu Mbak Kulak. Jambu Mbak Kulak begitu dikenal luas oleh masyarakat Besemah bahkan Sumatera Selat...
UNSUR BUDAYA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SUMATERA BARAT LEGENDA DANAU KEMBAR
UNSUR BUDAYA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SUMATERA BARAT LEGENDA DANAU KEMBAR
Kajian terhadap unsur-unsur budaya serta nilai-nilai pendidikan karakter memiliki urgensi yang tinggi, karena keduanya sangat berkaitan dengan pembentukan karakter masyarakat suatu...
PERBANDINGAN CERITA RAKYAT BAWANG MERAH BAWANG PUTIH dan BAMEI LIANGMEI
PERBANDINGAN CERITA RAKYAT BAWANG MERAH BAWANG PUTIH dan BAMEI LIANGMEI
Cerita rakyat merupakan cerita dari masa lampau, yang diturunkan secara lisan, dan menjadi ciri khas setiap bangsa dengan budaya yang dimiliki masing-masing bangsa. Seiring berkemb...

Back to Top