Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT
View through CrossRef
Pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami ketidakstabilan hemodinamik akibat imobilisasi berkepanjangan dan dapat menghambat proses pemulihan. mobilisasi progresif dapat menjadi pilihan intervensi non farmakologis yang dapat menstabilkan hemodinamik pasien kritis di ICU. Tujuan : mengkaji pengaruh Mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pasien kritis di ICU. Metode : Literature review dengan mencari sumber menggunakan database Research gate dan Google Schoolar jurnal nasional dan internasional 5 tahun terakhir, analisis jurnal menggunakan metode PRISMA. Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mobilisasi progresif secara konsisten meningkatkan parameter hemodinamik, seperti tekanan darah, heart rate, laju pernapasan, mean arterial pressure (MAP), dan saturasi oksigen pada pasien kritis, baik dengan maupun tanpa ventilasi mekanik. Selain itu, intervensi ini juga mempercepat pemulihan, menurunkan risiko komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien ICU. Kesimpulannya, mobilisasi progresif merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman untuk memperbaiki status hemodinamik pasien kritis di ICU, sehingga perlu menjadi bagian integral dari standar asuhan keperawatan intensif.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT
Description:
Pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami ketidakstabilan hemodinamik akibat imobilisasi berkepanjangan dan dapat menghambat proses pemulihan.
mobilisasi progresif dapat menjadi pilihan intervensi non farmakologis yang dapat menstabilkan hemodinamik pasien kritis di ICU.
Tujuan : mengkaji pengaruh Mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pasien kritis di ICU.
Metode : Literature review dengan mencari sumber menggunakan database Research gate dan Google Schoolar jurnal nasional dan internasional 5 tahun terakhir, analisis jurnal menggunakan metode PRISMA.
Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mobilisasi progresif secara konsisten meningkatkan parameter hemodinamik, seperti tekanan darah, heart rate, laju pernapasan, mean arterial pressure (MAP), dan saturasi oksigen pada pasien kritis, baik dengan maupun tanpa ventilasi mekanik.
Selain itu, intervensi ini juga mempercepat pemulihan, menurunkan risiko komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien ICU.
Kesimpulannya, mobilisasi progresif merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman untuk memperbaiki status hemodinamik pasien kritis di ICU, sehingga perlu menjadi bagian integral dari standar asuhan keperawatan intensif.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Terapi Dzikir Asmaul Husna Terhadap Parameter Hemodinamik Non Invasif Pasien Kritis Di Ruang ICU RS Bhayangkara
Pengaruh Terapi Dzikir Asmaul Husna Terhadap Parameter Hemodinamik Non Invasif Pasien Kritis Di Ruang ICU RS Bhayangkara
Pasien sakit kritis merupakan pasien yang mengalami perburukan patofisiologis dengan cepat yang dapat mengakibatkan kematian. Tingginya angka kematian pasien kritis di ruang ICU de...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Apendiksitis merupakan kondisi gangguan pencernaan berupa peradangan pada usus buntu yang dipengaruhi beberapa faktor seperti konsumsi makanan cepat saji dan aktivitas yang berlebi...
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN
Spinal anestesi adalah teknik melakukan anestesi blok neuroaksial dengan menyuntikkan anestesi lokal atau obat adjuvan ke dalam ruang subaraknoid. Tindakan spinal anestesi memiliki...
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU U DENGAN MOBILISASI PERSALINAN
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU U DENGAN MOBILISASI PERSALINAN
Pendahuluan:Mobilisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi partus lama, mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses persalinan karena dengan berjalan, berdiri ataupun jongko...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Patient care in the hospital consists of 4 pillars of health professionals who play a role, namely clinicians, pharmacists, nurses and nutritionists. To realize good service to pat...

