Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMODERASI OPINI GOING CONCERN TERHADAP POTENSI KEPAILITAN

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara empiris pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan, serta pengaruh GCG dalam memoderasi hubungan opini going concern terhadap potensi kepailitan. Data penelitian yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dari sektor energi, sektor basic material, sektor consumer cyclicals, dan sektor transportasi dan logistik. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 120 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Opini going concern berpengaruh positif terhadap potensi kepailitan, (2) Komisaris independen dapat memoderasi pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan, (3) Kepemilikan institusional dapat memoderasi pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu bagi para pengguna laporan keuangan dapat menggunakan opini audit yang dikeluarkan oleh auditor independen sebagai peringatan dini terjadinya kepailitan. Untuk mengevaluasi potensi kepailitan, upaya yang dapat dilakukan manajemen adalah dengan menerapkan dan menjalankan tata kelola perusahaan dengan baik. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk memperbanyak periode sampel dan melakukan uji beda antaraperiode sebelum dan sesudah covid-19.
Title: ANALISIS CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMODERASI OPINI GOING CONCERN TERHADAP POTENSI KEPAILITAN
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara empiris pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan, serta pengaruh GCG dalam memoderasi hubungan opini going concern terhadap potensi kepailitan.
Data penelitian yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dari sektor energi, sektor basic material, sektor consumer cyclicals, dan sektor transportasi dan logistik.
Jumlah sampel yang diambil sebanyak 120 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan sampel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Opini going concern berpengaruh positif terhadap potensi kepailitan, (2) Komisaris independen dapat memoderasi pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan, (3) Kepemilikan institusional dapat memoderasi pengaruh opini going concern terhadap potensi kepailitan.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu bagi para pengguna laporan keuangan dapat menggunakan opini audit yang dikeluarkan oleh auditor independen sebagai peringatan dini terjadinya kepailitan.
Untuk mengevaluasi potensi kepailitan, upaya yang dapat dilakukan manajemen adalah dengan menerapkan dan menjalankan tata kelola perusahaan dengan baik.
Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk memperbanyak periode sampel dan melakukan uji beda antaraperiode sebelum dan sesudah covid-19.

Related Results

ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
AbstractHigh corporate value becomes the desire of the owners of the company, because with a high value indicates the high prosperity of the shareholders, and they will invest capi...
Bioethics-CSR Divide
Bioethics-CSR Divide
Photo by Sean Pollock on Unsplash ABSTRACT Bioethics and Corporate Social Responsibility (CSR) were born out of similar concerns, such as the reaction to scandal and the restraint ...
Eksekusi Hak Tanggungan Yang Dipailitkan
Eksekusi Hak Tanggungan Yang Dipailitkan
Abstract   The right of encumbrance is one kind of guarantees that the debtor can promise to the creditor. In fu...
Corporate heritage, corporate heritage marketing, and total corporate heritage communications
Corporate heritage, corporate heritage marketing, and total corporate heritage communications
PurposeThe purpose of this paper is to advance the general understanding of the corporate heritage domain. The paper seeks to specify the requisites of corporate heritage and to in...
ANALISIS HUKUM MENGUNGKAP PENYEBAB KEPAILITAN PT SRI REJEKI ISMAN
ANALISIS HUKUM MENGUNGKAP PENYEBAB KEPAILITAN PT SRI REJEKI ISMAN
Analisis Hukum atas kepailitan PT Sri Rejeki Isman dianalisa ini bertujuan untuk memahami dan menyelidiki faktor-faktor penyebab kepailitan dan implikasinya terhadap praktik manaje...
Endogeneity of Brazilian corporate governance quality determinants
Endogeneity of Brazilian corporate governance quality determinants
PurposeThis paper aims to investigate the determinants and the evolution of voluntarily adopted firm‐level corporate governance practices in Brazil from 1998 to 2004 using broad co...

Back to Top