Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting

View through CrossRef
Remaja menjadi fokus perhatian penting dalam pembangunan Nasional. Program Prioritas Nasional BKKBN memiliki kontribusi terhadap Peningkatan Kesehatan Ibu Anak, KB dan Kesehatan Reproduksi, dengan fokus strategi salah satunya adalah peningkatan pengetahuan dan akses layanan kesehatan reproduksi bagi remaja. Masalah kesehatan reproduksi pada remaja berkaitan erat dengan perilaku remaja yang berisiko, diantaranya yaitu melakukan hubungan seksual pranikah. Survei SDKI Tahun 2017 menunjukkan 8% pria dan 1% wanita yang pernah melakukan hubungan seksual saat pacaran. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja yaitu dengan pemberian penyuluhan. Terdapat berbagai macam media penyuluhan seperti televisi, video bergambar, dan media cetak. Media yang paling diminati yaitu buku saku dan leaflet. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, siswa SMP masih terdapat siswa yang belum tahu tentang bahaya seks bebas. Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 siswa di SMP Gunung Jati Kembaran, para siswa belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja dan belum tahu apa bahaya seks bebas.  Program penerapan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Kesehatan Reproduksi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Maret 2023 di SMP Gunung Jati Kembaran dengan dihadiri 30 siswa kelas 7, dan 8 di SMP Gunung Jati Kembaran. Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan pengetahuan responden yang meningkat sebesar 75%, tetap/tidak berubah sejumlah 25%, dan tidak ada responden yang mengalami penurunan pengetahuan.
Title: Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting
Description:
Remaja menjadi fokus perhatian penting dalam pembangunan Nasional.
Program Prioritas Nasional BKKBN memiliki kontribusi terhadap Peningkatan Kesehatan Ibu Anak, KB dan Kesehatan Reproduksi, dengan fokus strategi salah satunya adalah peningkatan pengetahuan dan akses layanan kesehatan reproduksi bagi remaja.
Masalah kesehatan reproduksi pada remaja berkaitan erat dengan perilaku remaja yang berisiko, diantaranya yaitu melakukan hubungan seksual pranikah.
Survei SDKI Tahun 2017 menunjukkan 8% pria dan 1% wanita yang pernah melakukan hubungan seksual saat pacaran.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja yaitu dengan pemberian penyuluhan.
Terdapat berbagai macam media penyuluhan seperti televisi, video bergambar, dan media cetak.
Media yang paling diminati yaitu buku saku dan leaflet.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, siswa SMP masih terdapat siswa yang belum tahu tentang bahaya seks bebas.
Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 siswa di SMP Gunung Jati Kembaran, para siswa belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja dan belum tahu apa bahaya seks bebas.
  Program penerapan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Kesehatan Reproduksi.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Maret 2023 di SMP Gunung Jati Kembaran dengan dihadiri 30 siswa kelas 7, dan 8 di SMP Gunung Jati Kembaran.
Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan pengetahuan responden yang meningkat sebesar 75%, tetap/tidak berubah sejumlah 25%, dan tidak ada responden yang mengalami penurunan pengetahuan.

Related Results

ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
Cegah Kejadian Stunting melalui Kesehatan Remaja Putri di Desa Batur Tengah Kintamani
Cegah Kejadian Stunting melalui Kesehatan Remaja Putri di Desa Batur Tengah Kintamani
Kesehatan remaja putri di Desa Batur tengah kurang mendapatkan perhatian. Sedangkan kesehatan remaja putri yang buruk dapat memicu terjadinya kelainan pada bayi yang dilahirkan ter...
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sumatera barat mencatat tahun 2024, angka kejadian stunting 23,6% masih diatas rata-rata nasional 21,6 % dan target pemerintah sebesar 14% di ta...
Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Menuju Kelurahan Sehat
Penyuluhan Tentang Cegah Stunting Menuju Kelurahan Sehat
Latar belakang: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada ...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...

Back to Top