Javascript must be enabled to continue!
Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
View through CrossRef
Realisasi konsep otonomi mensyaratkan adanya distribusi kekayaan secara adil proporsional bagi daerah-daerah. Upaya ini sesuai dengan tuntutan global yang semakin memberikan tempat penting bagi masyarakat. Pemencaran kekuasaan diperlukan karena kekuasaan yang terpusat berpotensi menjadi otoriter dan eksploitatif. Untuk menghindari persoalan pembiayaan dalam otonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Malang sudah harus melangkah untuk melakukan usaha-usaha serius guna meningkatkan kemampuan keuangan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah. Karena itu penelitian ini dimaksudkan untuk menggali informasi tentang potensi dasar pendapatn asli daerah Kabupaten Malang untuk mengembangkan potensi keuangan daerah dalam rangka penyempurnaan kebijakan, baik dalam menentukan potensi, target maupun optimalisasi penggalian sumber-sumber PAD, serta prediksi ke depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variabel potensi pendapatan asli daerah yang telah berkembang saat ini, menggali potensi pendapatan asli daerah yang akan dikembangkan, menyusun strategi dan kebijakan yang mendorong masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya dengan memperhatikan potensi sumberdaya manusia dan alam sekitarnya, menyusun strategi dan kebijakan menggali potensi pendapatan asli daerah yang mampu untuk dikembangkan. Selama lima tahun terakhir PADs Kabupaten Malang mengalami pertumbuhan rata-rata 9,8% per tahun secara berturut-turut kontribusi yang paling besar terhadap pendapatan asli daerah (PADs) di Kabupaten Malang selama 5 (lima) tahun terakhir adalah bersumber dari Pajak Daerah dan urutan ke dua berasal dari Restribusi Daerah. Namun demikian kesadaran wajib pajak dan wajib restribusi terhadap hak dan kewajiban masih cukup rendah.
Title: Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Description:
Realisasi konsep otonomi mensyaratkan adanya distribusi kekayaan secara adil proporsional bagi daerah-daerah.
Upaya ini sesuai dengan tuntutan global yang semakin memberikan tempat penting bagi masyarakat.
Pemencaran kekuasaan diperlukan karena kekuasaan yang terpusat berpotensi menjadi otoriter dan eksploitatif.
Untuk menghindari persoalan pembiayaan dalam otonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Malang sudah harus melangkah untuk melakukan usaha-usaha serius guna meningkatkan kemampuan keuangan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah.
Karena itu penelitian ini dimaksudkan untuk menggali informasi tentang potensi dasar pendapatn asli daerah Kabupaten Malang untuk mengembangkan potensi keuangan daerah dalam rangka penyempurnaan kebijakan, baik dalam menentukan potensi, target maupun optimalisasi penggalian sumber-sumber PAD, serta prediksi ke depan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variabel potensi pendapatan asli daerah yang telah berkembang saat ini, menggali potensi pendapatan asli daerah yang akan dikembangkan, menyusun strategi dan kebijakan yang mendorong masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya dengan memperhatikan potensi sumberdaya manusia dan alam sekitarnya, menyusun strategi dan kebijakan menggali potensi pendapatan asli daerah yang mampu untuk dikembangkan.
Selama lima tahun terakhir PADs Kabupaten Malang mengalami pertumbuhan rata-rata 9,8% per tahun secara berturut-turut kontribusi yang paling besar terhadap pendapatan asli daerah (PADs) di Kabupaten Malang selama 5 (lima) tahun terakhir adalah bersumber dari Pajak Daerah dan urutan ke dua berasal dari Restribusi Daerah.
Namun demikian kesadaran wajib pajak dan wajib restribusi terhadap hak dan kewajiban masih cukup rendah.
Related Results
Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Penelitian mendasarkan isu kemiskinan, keterbatasan kualitas sumber daya manusia, pengembangan agroindustri dan konservasi sumber daya alam dalam pengembangan agribisnis. Tujuan pe...
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya faktor internal dan eksternal yang memengaruhi tingkat pendapatan pelaku usaha mikro, khususnya warung makan di Kecamatan Mamuju Kab...
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus: Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun)
ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus: Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pemeliharaan usaha ternak sapi menganalisis besarnya pendapatan usaha ternak sapi dan menganalisis besarnya kontribus...
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
Keberadaan Koperasi dan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja meskipun memiliki kontribusi nilai tambah yang relatif lebih kecil d...
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi BUMDes dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu obrservas...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA METRO DALAM PERSEPKTIF EKONOMI ISLAM
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA METRO DALAM PERSEPKTIF EKONOMI ISLAM
ABSTRAK Ketimpangan pendapatan ialah suatu kondisi dimana distribusi pendapatan yang diterima masyarakat tidak merata. Semakin besar jurang pendapatan maka semakin besar...
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Keberhasilan sebuah usaha ditentukan oleh beberapa faktor,mereka merupakan lokasi, modal, serta kemampuan usaha. Modal artinya factor dalam memilih keberhasilan serta harapan suatu...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...

