Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek

View through CrossRef
Penelitian mendasarkan isu kemiskinan, keterbatasan kualitas sumber daya manusia, pengembangan agroindustri dan konservasi sumber daya alam dalam pengembangan agribisnis. Tujuan penelitian memperoleh gambaran profil dan menganalisis prospek keunggulan potensi serta merumuskan konsep/rancangan pengembangan dan pedoman praktis sosialisasi SAKU Wilayah berbasis Tanaman Padi, Palawija, Hortikultura, Perkebubnan dan Peternakan. Metode penelitian survai. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara dengan interview guide. Penetapan lokasi berdasarkan data awal yang diolah melalui metode scoring terhadap data produksi komoditas, produktivitas dan densitas agraris. Teknik pengumpulan data, untuk data sekunder melalui studi dokumentasi, sedangkan data primer melalui wawancara berpedoman kuesioner dan observasi. Analisis data secara deskriptif eksplanatorik. Untuk memperoleh profil komoditi unggulan dengan uji kelayakan ekonomi dengan menghitung BEP, Profit dan rentabilitas, kelayakan teknologi, lingkungan, social budaya dan kelembagaan pendukung. Perumusan rancangan SAKU mengacu kepada model hipotetik Kemitraan dan operasional SAKU menurut profil agribisnis yang ada. Hasil penelitian menunjukkan, umumnya sarana dan prasarana produksi tersedia dan terjangkau. Modal dan pasar merupakan kendala. Rata-rata produksi cukup tinggi, Rentabilitas cukup memadahi, kecuali padi. Rata-rata profit cukup tinggi dan BEP cukup rendah. Secara teknis tidak ada kendala dan petani menguasai teknologi. Topografi, iklim dan air cukup mendukung, demikian pula transportasi dan jalan. Tenaga kerja yang digunakan sebagian besar dari tenaga keluarga. Umumnya Petani belum akses pada Kelembagaan Ekonomi/Bank dan hanya akses pada Lembaga Sosial, Masyarakat umunya mendukung usaha agribis dan percaya bahwa usaha tersebut membantu perekonomian mereka. Oleh karena itu usaha agribis ditinjau dari kelayakan ekonomi, teknis, social budaya, lingkungan dan kelembagaan layak dikembangkan.
CV. Riset Sejahtera Bersama
Title: Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Description:
Penelitian mendasarkan isu kemiskinan, keterbatasan kualitas sumber daya manusia, pengembangan agroindustri dan konservasi sumber daya alam dalam pengembangan agribisnis.
Tujuan penelitian memperoleh gambaran profil dan menganalisis prospek keunggulan potensi serta merumuskan konsep/rancangan pengembangan dan pedoman praktis sosialisasi SAKU Wilayah berbasis Tanaman Padi, Palawija, Hortikultura, Perkebubnan dan Peternakan.
Metode penelitian survai.
Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara dengan interview guide.
Penetapan lokasi berdasarkan data awal yang diolah melalui metode scoring terhadap data produksi komoditas, produktivitas dan densitas agraris.
Teknik pengumpulan data, untuk data sekunder melalui studi dokumentasi, sedangkan data primer melalui wawancara berpedoman kuesioner dan observasi.
Analisis data secara deskriptif eksplanatorik.
Untuk memperoleh profil komoditi unggulan dengan uji kelayakan ekonomi dengan menghitung BEP, Profit dan rentabilitas, kelayakan teknologi, lingkungan, social budaya dan kelembagaan pendukung.
Perumusan rancangan SAKU mengacu kepada model hipotetik Kemitraan dan operasional SAKU menurut profil agribisnis yang ada.
Hasil penelitian menunjukkan, umumnya sarana dan prasarana produksi tersedia dan terjangkau.
Modal dan pasar merupakan kendala.
Rata-rata produksi cukup tinggi, Rentabilitas cukup memadahi, kecuali padi.
Rata-rata profit cukup tinggi dan BEP cukup rendah.
Secara teknis tidak ada kendala dan petani menguasai teknologi.
Topografi, iklim dan air cukup mendukung, demikian pula transportasi dan jalan.
Tenaga kerja yang digunakan sebagian besar dari tenaga keluarga.
Umumnya Petani belum akses pada Kelembagaan Ekonomi/Bank dan hanya akses pada Lembaga Sosial, Masyarakat umunya mendukung usaha agribis dan percaya bahwa usaha tersebut membantu perekonomian mereka.
Oleh karena itu usaha agribis ditinjau dari kelayakan ekonomi, teknis, social budaya, lingkungan dan kelembagaan layak dikembangkan.

Related Results

Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Penelitian Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Aneka Usaha Agribis Di Kabupaten Trenggalek
Realisasi konsep otonomi mensyaratkan adanya distribusi kekayaan secara adil proporsional bagi daerah-daerah. Upaya ini sesuai dengan tuntutan global yang semakin memberikan tempat...
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya faktor internal dan eksternal yang memengaruhi tingkat pendapatan pelaku usaha mikro, khususnya warung makan di Kecamatan Mamuju Kab...
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
Keberadaan Koperasi dan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja meskipun memiliki kontribusi nilai tambah yang relatif lebih kecil d...
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
ANALISIS POTENSI BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DIDESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi BUMDes dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu obrservas...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA METRO DALAM PERSEPKTIF EKONOMI ISLAM
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI KOTA METRO DALAM PERSEPKTIF EKONOMI ISLAM
ABSTRAK          Ketimpangan pendapatan  ialah suatu kondisi dimana distribusi pendapatan yang diterima masyarakat tidak merata.  Semakin besar jurang pendapatan maka semakin besar...
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Keberhasilan sebuah usaha ditentukan oleh beberapa faktor,mereka merupakan lokasi, modal, serta kemampuan usaha. Modal artinya factor dalam memilih keberhasilan serta harapan suatu...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...

Back to Top