Javascript must be enabled to continue!
Penerimaan LGBT oleh Tempat Ibadah
View through CrossRef
LGBT is a sexuality issue that is still being debated in Indonesian society, especially in the religious scope. The church,as a place of worship which is a community with the same belief to worship, has teachings with an interpretation that considers LGBT a sin. Gereja Komunitas Anugerahand the Metropolitan Community Church of Toronto are churches that openly accept LGBT congregations. The two churches are trying to support LGBT congregations by holding activities that discuss the rights of LGBT congregations. This research wants to know how the acceptance of LGBT congregations by churches as a place of worship in Indonesia. Researchers review from the communication side, communication functions and goals. The method used in this research is a phenomenological method with a qualitative descriptive approach. The research data were obtained from in-depth interviews, direct observation, document study and literature study. The conclusion of this research is that the church as a place of worship accepts LGBT because it has a meaning of the holy book verse. Acceptance is carried out by communicating with LGBT people, supporting, instilling religious values, and inviting them to be involved in activities at places of worship.LGBT merupakan isu seksualitasyang masih menjadi perdebatan di masyarakat Indonesia, khususnyapada lingkup keagamaan. Gereja sebagai tempat ibadah yang merupakan suatu komunitas dengan kepercayaan yang sama untuk beribadah pada umumnya memiliki ajaran dengan tafsiran yang menganggap bahwa LGBT merupakan suatu dosa. Gereja Komunitas Anugerah dan Metropolitan Community Church of Torontoadalah gereja yang secara terbuka menerima jemaat LGBT.Kedua gereja tersebutberupaya mendukung jemaat LGBT dengan mengadakan kegiatan yang membahas hak jemaat LGBT. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimanapenerimaan jemaat LGBT yang dilakukan olehgereja sebagai tempat ibadah di Indonesia. Peneliti meninjau dari sisikomunikasi, fungsi dan tujuan komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari wawancara mendalam,pengamatan langsung, studi dokumen dan studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalahgereja sebagai tempat ibadah menerima LGBT karena memiliki pemaknaan terhadap ayat kitab suci. Penerimaan dilakukan dengan berkomunikasi dengan para LGBT, mendukung, menanamkan nilai-nilai agama, dan mengajak ikut terlibat dalam kegiatan di tempat ibadah.
Title: Penerimaan LGBT oleh Tempat Ibadah
Description:
LGBT is a sexuality issue that is still being debated in Indonesian society, especially in the religious scope.
The church,as a place of worship which is a community with the same belief to worship, has teachings with an interpretation that considers LGBT a sin.
Gereja Komunitas Anugerahand the Metropolitan Community Church of Toronto are churches that openly accept LGBT congregations.
The two churches are trying to support LGBT congregations by holding activities that discuss the rights of LGBT congregations.
This research wants to know how the acceptance of LGBT congregations by churches as a place of worship in Indonesia.
Researchers review from the communication side, communication functions and goals.
The method used in this research is a phenomenological method with a qualitative descriptive approach.
The research data were obtained from in-depth interviews, direct observation, document study and literature study.
The conclusion of this research is that the church as a place of worship accepts LGBT because it has a meaning of the holy book verse.
Acceptance is carried out by communicating with LGBT people, supporting, instilling religious values, and inviting them to be involved in activities at places of worship.
LGBT merupakan isu seksualitasyang masih menjadi perdebatan di masyarakat Indonesia, khususnyapada lingkup keagamaan.
Gereja sebagai tempat ibadah yang merupakan suatu komunitas dengan kepercayaan yang sama untuk beribadah pada umumnya memiliki ajaran dengan tafsiran yang menganggap bahwa LGBT merupakan suatu dosa.
Gereja Komunitas Anugerah dan Metropolitan Community Church of Torontoadalah gereja yang secara terbuka menerima jemaat LGBT.
Kedua gereja tersebutberupaya mendukung jemaat LGBT dengan mengadakan kegiatan yang membahas hak jemaat LGBT.
Penelitian ini ingin mengetahui bagaimanapenerimaan jemaat LGBT yang dilakukan olehgereja sebagai tempat ibadah di Indonesia.
Peneliti meninjau dari sisikomunikasi, fungsi dan tujuan komunikasi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Data penelitian diperoleh dari wawancara mendalam,pengamatan langsung, studi dokumen dan studi kepustakaan.
Kesimpulan penelitian ini adalahgereja sebagai tempat ibadah menerima LGBT karena memiliki pemaknaan terhadap ayat kitab suci.
Penerimaan dilakukan dengan berkomunikasi dengan para LGBT, mendukung, menanamkan nilai-nilai agama, dan mengajak ikut terlibat dalam kegiatan di tempat ibadah.
Related Results
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
Serviços de saúde para lésbicas, gays, bissexuais e travestis/transexuais
Serviços de saúde para lésbicas, gays, bissexuais e travestis/transexuais
RESUMO Objetivo: analisar, sob a ótica de profissionais da Equipe Saúde da Família, o acesso de Lésbicas, Gays, Bissexuais e Travestis/Transexuais às Unidades Básicas de Saúde da F...
Theoretical Perspectives on LGBT Representation and Party Politics
Theoretical Perspectives on LGBT Representation and Party Politics
LGBT people have gone from being a “politics” to a “people” from the end of the 20th century to the beginning of the 21st. They were mostly excluded from public life, and reduced t...
LGBT Rights and Theoretical Perspectives
LGBT Rights and Theoretical Perspectives
The question of LGBT rights was first examined as part of gender and sexuality studies in the 1980s, predominantly in the United States. This was a result of the LGBT movement that...
Tinjauan HAM Terhadap Kelompok LGBT di Kawasan Asia Tenggara
Tinjauan HAM Terhadap Kelompok LGBT di Kawasan Asia Tenggara
Penelitian pada skripsi ini bertujuan untuk mengetahui : Bagaimana tinjauan terhadap hak azasi manusia kelompok LGBT di kawasan Asia Tenggara. Dalam penelitian ini digunakan metode...
Rancangan Sistem Informasi Website Online pada Sebuah Masjid (Tempat Ibadah)
Rancangan Sistem Informasi Website Online pada Sebuah Masjid (Tempat Ibadah)
Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi membuat banyak pihak berlomba-lomba untuk memanfaatkan hal tersebut untuk berbagai macam kepentingan, tentunya hal tersebut tidak terl...
Direct Democracy and LGBT Politics
Direct Democracy and LGBT Politics
While many landmark policies affecting LGBT rights have been determined by legislatures and courts, voters have also often played a more direct role in LGBT politics through direct...
LGBT dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan
LGBT dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui LGBT dalam pandangan Islam, Sosial Kewarganegaraan dan Kemanusiaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan. Hasil penelitian ...

