Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi Vermikompos Feses Kuda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal TSS (True Seed Shallot)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan (1) mempelajari pengaruh vermikompos feses kuda terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang merah TSS (True Seed Shalloot), (2) mengetahui berapa dosis terbaik vermikompos feses kuda terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang merah, dan (3) mengetahu varietas apa yang terbaik dari pemberian vermikompos terhadap tiga vareietas bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Oktober 2022 di Lahan Instalasi Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian bonto Parang, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari atas dua faktor, yaitu Dosis vermikompos feses kuda dan varietas bawang merah. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah per umbi, diameter umbi, produksi perpetak dan produksi perhektar. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian vermikompos terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Dosis vermikompos 15 ton/ha dengan varietas Sanren F1 memberikan produktivitas paling tinggi, yaitu 3,2 kg/petak begitu pula pada produksi perhektar. Dosis vermikompos 15 ton/ha dengan varietas Sanren F1 memberikan produktifitas yang paling tinggi, yaitu 10,6 ton/ha. Terdapat pengaruh pemberian vermikompos terhadap bobot basah, diameter umbi, produksi perpetak dan produksi perhektar. Pemberian dosis 15 ton/ha memperlihatkan hasil paling tinggi pada setiap variabel san Sanfren F1 varietas terbaik yang memberikan pengaruh terhadap pemberian vermikompos feses kuda.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Aplikasi Vermikompos Feses Kuda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal TSS (True Seed Shallot)
Description:
Penelitian ini bertujuan (1) mempelajari pengaruh vermikompos feses kuda terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang merah TSS (True Seed Shalloot), (2) mengetahui berapa dosis terbaik vermikompos feses kuda terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas bawang merah, dan (3) mengetahu varietas apa yang terbaik dari pemberian vermikompos terhadap tiga vareietas bawang merah.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Oktober 2022 di Lahan Instalasi Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian bonto Parang, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari atas dua faktor, yaitu Dosis vermikompos feses kuda dan varietas bawang merah.
Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah per umbi, diameter umbi, produksi perpetak dan produksi perhektar.
Hasil penelitian menemukan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian vermikompos terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun.
Dosis vermikompos 15 ton/ha dengan varietas Sanren F1 memberikan produktivitas paling tinggi, yaitu 3,2 kg/petak begitu pula pada produksi perhektar.
Dosis vermikompos 15 ton/ha dengan varietas Sanren F1 memberikan produktifitas yang paling tinggi, yaitu 10,6 ton/ha.
Terdapat pengaruh pemberian vermikompos terhadap bobot basah, diameter umbi, produksi perpetak dan produksi perhektar.
Pemberian dosis 15 ton/ha memperlihatkan hasil paling tinggi pada setiap variabel san Sanfren F1 varietas terbaik yang memberikan pengaruh terhadap pemberian vermikompos feses kuda.
Related Results
KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
<p>This article scrutinizes the history of Islamic development in Nusantara between 15th to 18th centuries, which has been colored from theological mysticism thought. Uniquel...
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang...
Hubungan antara Durasi Penyimpanan Umbi dan Kinerja Pertumbuhan serta Hasil Dua Varietas Bawang Merah
Hubungan antara Durasi Penyimpanan Umbi dan Kinerja Pertumbuhan serta Hasil Dua Varietas Bawang Merah
Bulb storage is a crucial post-harvest treatment in shallot (Allium ascalonicum L.) farming because suboptimal storage duration can reduce the quality of the bulbs, making them dif...
Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
Analisa Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu Pembangunan Puskesmas Pintu Padang
: Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan masyarakat adalah kayu. Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang teknik sipil dan pesatnya pertumbuhan hunian y...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
PENGGUNAAN FERMENTASI URIN KUDA DAN PUPUK KANDANG KUDA UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG DAUN ( Allium fistulosum L.)
PENGGUNAAN FERMENTASI URIN KUDA DAN PUPUK KANDANG KUDA UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG DAUN ( Allium fistulosum L.)
Bawang daun merupakan istilah umum yang terdiri dari spesies yang berbeda. Tiga Jenis bawang daun yang banyak dibudidayakan adalah bawang prei atau leek (Allium porum L), kucai (Al...
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Banyuwangi
Shallots are vegetable commodities that have long been superior and have been intensively cultivated by many farmers. They belong to the group of non-substituted spices that functi...

