Javascript must be enabled to continue!
Studi Eksperimental Diameter Lubang Nozzle Dan Laju Aliran Volumetrik Udara TerhadapTemperatur Nyala Api Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas
View through CrossRef
Pemanfaatan oli bekas menjadi bahan bakar itu sudah mulai dipakai masa kini walaupun hanya sebagian orang. Mengetahui bagaimana interaksi diameter lubang nozzle terhadap temperatur api pada kompor portable. Dalam penelitian ini yang digunakan penelitian eksperimen, dengan menguji nilai variable bebas dengan (diameter lubang nozzle (2, 3, 4) dan variasi laju aliran volumetrik udara, respon yang didapat (variable terikat) mengetahui hubungan sebab akibat dari penelitian tersebut. Metode pengolahan penelitian ini menggunakan ANOVA factorial. melihat interaksi antar variabel bebas terhadap variabel terikatnya selain melihat pengaruh variabel bebas secara independen terhadap variasi terikatnya. Nyala api yang menghasilkan temperature tertinggi 900°C pada variasi diameter lubang 3mm dengan memiliki kecepatan aliran udara di 0,004 mᶟ/s. nyala api dengan T1 variasi diameter lubang 4mm dengan kecepatan laju aliran udara di 0,006 mᶟ/s. Lalu nyala api T2 mengalami penurunan grafik dari diameter sebelumya pada diameter lubang 3 mm dengan kecepatan aliran volumetric udara di 0,006 mᶟ/s. Semakin besar lubang maka tekanan udara semakin kecil, sebaliknya jika semakin kecil diameter lubang nozzle maka tekanan lebih besar menyebar masuk dalam ruang bakar semakin baik.
Universitas Panca Marga
Title: Studi Eksperimental Diameter Lubang Nozzle Dan Laju Aliran Volumetrik Udara TerhadapTemperatur Nyala Api Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas
Description:
Pemanfaatan oli bekas menjadi bahan bakar itu sudah mulai dipakai masa kini walaupun hanya sebagian orang.
Mengetahui bagaimana interaksi diameter lubang nozzle terhadap temperatur api pada kompor portable.
Dalam penelitian ini yang digunakan penelitian eksperimen, dengan menguji nilai variable bebas dengan (diameter lubang nozzle (2, 3, 4) dan variasi laju aliran volumetrik udara, respon yang didapat (variable terikat) mengetahui hubungan sebab akibat dari penelitian tersebut.
Metode pengolahan penelitian ini menggunakan ANOVA factorial.
melihat interaksi antar variabel bebas terhadap variabel terikatnya selain melihat pengaruh variabel bebas secara independen terhadap variasi terikatnya.
Nyala api yang menghasilkan temperature tertinggi 900°C pada variasi diameter lubang 3mm dengan memiliki kecepatan aliran udara di 0,004 mᶟ/s.
nyala api dengan T1 variasi diameter lubang 4mm dengan kecepatan laju aliran udara di 0,006 mᶟ/s.
Lalu nyala api T2 mengalami penurunan grafik dari diameter sebelumya pada diameter lubang 3 mm dengan kecepatan aliran volumetric udara di 0,006 mᶟ/s.
Semakin besar lubang maka tekanan udara semakin kecil, sebaliknya jika semakin kecil diameter lubang nozzle maka tekanan lebih besar menyebar masuk dalam ruang bakar semakin baik.
Related Results
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
ANALISA UJI NYALA MINYAK HASIL PENYULINGAN LIMBAH BAN
ANALISA UJI NYALA MINYAK HASIL PENYULINGAN LIMBAH BAN
Produksi ban di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Seiring dengan itu, maka limbah ban-ban bekas yang tidak terpakai terus meningkat seiring dengan peningkatan produks...
Analisis Biaya Oli Mesin Body Maker Dengan Metode Kualitatif
Analisis Biaya Oli Mesin Body Maker Dengan Metode Kualitatif
Biaya penggunakan oli baru untuk proses mesin body maker tinggi, supaya bisa lebih efisiensi penggunakan oli tersebut akan menggunaan oli bekas menggunakan mesin filtrasi oli. Tuju...
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
UJI KALOR BAKAR BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL DAN MINYAK GORENG BEKAS
Menurut laporan The World Energy Council tahun 1993, menjelang tahun 2020 kebutuhan energi dunia akan meningkat dari 8,8 Gtoe (gigatons of oil equivalent) me...
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air ...
Potensi Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar Kompor Dapat Ditingkatkan Melalui Proses Pre Treatmeant
Potensi Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar Kompor Dapat Ditingkatkan Melalui Proses Pre Treatmeant
Oli bekas merupakan limbah B3 yang berbahaya bagi lingkungan jika dibuang sembarangan, sehingga perlu didaur ulang untuk memisahkan kontaminan dan menghasilkan bahan bakar murni. P...
POTENSI ENERGI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN
POTENSI ENERGI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN
Sampah sering dianggap tak berguna oleh mayoritas masyarakat, namun, di kalangan masyarakat ekonomi rendah, memungut sampah untuk dijual ke tempat daur ulang menjadi cara untuk mem...
PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
Salah satu cara untuk mempercepat aliran air maupun laju konsolidasi tanah lempung lunak lahan basah yaitu dengan menambahkan material porous didalam tanah maupun menggunakan drain...

