Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tengaran dan Indentitas Kota Palembang

View through CrossRef
Brand suatu kota merupakan strategi untuk menghasilkan identitas yang tidak dapat dilupakan dalam pikiran wisatawan sekaligus mengungkapkan nilai-nilai inti suatu kota. Menjelang pelaksanaan event Asian Games di Palembang, kota ini mengalami krisis identitas terkait brand apa yang akan dipromosikan dalam ajang ini. Pengetahuan tentang tengaran kota Palembang dapat digunakan sebagai sumber gagasan untuk membentuk suatu brand yang dapat mewakili kota ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tengaran Kota Palembang dan merumuskan slogan yang paling mewakili identitas Kota Palembang berdasarkan tengaran ini. Kami menggunakan peta mental, diskusi kelompok fokus, dan sejumlah tinjauan literatur untuk menghasilkan brand yang tepat bagi kota Palembang. Sampel mencakup 42 orang mahasiswa arsitektur di Universitas Muhammadiyah Palembang. Kami berhasil mengumpulkan dan mengevaluasi 15 tengaran di Kota Palembang. Tengaran yang dievaluasi mencakup Palembang Square Mall, Jembatan Ampera, Stadion Jakabaring, Pasar Cinde, Bandara, Benteng, Mesjid, Museum, Monumen, Rumah Sakit, Pulau Kemaro, dan tugu ikan belido. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam penelitian ini: familiaritas, kualitas, keunikan, simbol, visual, memorabilitas, kebanggaan, dan sosial. Kami menemukan bahwa Jembatan Ampera, Mesjid Agung, dan Pulau Kemaro adalah tengaran yang paling memenuhi kriteria tersebut. Berdasarkan ketiga tengaran, ditarik sebuah slogan, “crossing to the Kingdom of Diversity.” Slogan ini dikritik karena menghilangkan heterogenitas suatu kota. Dalam penelitian ini kami bukan saja menunjukkan brand yang tepat untuk Kota Palembang tetapi juga menunjukkan kalau keanekaragaman di suatu kota justru dapat ditampilkan dalam slogan sehingga heterogenitas tersebut tetap terjaga.
Universitas Muhammadiyah Palembang
Title: Tengaran dan Indentitas Kota Palembang
Description:
Brand suatu kota merupakan strategi untuk menghasilkan identitas yang tidak dapat dilupakan dalam pikiran wisatawan sekaligus mengungkapkan nilai-nilai inti suatu kota.
Menjelang pelaksanaan event Asian Games di Palembang, kota ini mengalami krisis identitas terkait brand apa yang akan dipromosikan dalam ajang ini.
Pengetahuan tentang tengaran kota Palembang dapat digunakan sebagai sumber gagasan untuk membentuk suatu brand yang dapat mewakili kota ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tengaran Kota Palembang dan merumuskan slogan yang paling mewakili identitas Kota Palembang berdasarkan tengaran ini.
Kami menggunakan peta mental, diskusi kelompok fokus, dan sejumlah tinjauan literatur untuk menghasilkan brand yang tepat bagi kota Palembang.
Sampel mencakup 42 orang mahasiswa arsitektur di Universitas Muhammadiyah Palembang.
Kami berhasil mengumpulkan dan mengevaluasi 15 tengaran di Kota Palembang.
Tengaran yang dievaluasi mencakup Palembang Square Mall, Jembatan Ampera, Stadion Jakabaring, Pasar Cinde, Bandara, Benteng, Mesjid, Museum, Monumen, Rumah Sakit, Pulau Kemaro, dan tugu ikan belido.
Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam penelitian ini: familiaritas, kualitas, keunikan, simbol, visual, memorabilitas, kebanggaan, dan sosial.
Kami menemukan bahwa Jembatan Ampera, Mesjid Agung, dan Pulau Kemaro adalah tengaran yang paling memenuhi kriteria tersebut.
Berdasarkan ketiga tengaran, ditarik sebuah slogan, “crossing to the Kingdom of Diversity.
” Slogan ini dikritik karena menghilangkan heterogenitas suatu kota.
Dalam penelitian ini kami bukan saja menunjukkan brand yang tepat untuk Kota Palembang tetapi juga menunjukkan kalau keanekaragaman di suatu kota justru dapat ditampilkan dalam slogan sehingga heterogenitas tersebut tetap terjaga.

Related Results

DINAMIKA KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU DI NUSANTARA
DINAMIKA KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU DI NUSANTARA
The socio-cultural community of Palembang identifies itself as a Malay ethnic group. As a Malay family, Palembang's location is very strategic, so many foreign visitors who visit o...
Sultan Abdurrahman Khalifatul Mu’minin Sayyidul Imam : Perannya terhadap Kesultanan Palembang Darussalam
Sultan Abdurrahman Khalifatul Mu’minin Sayyidul Imam : Perannya terhadap Kesultanan Palembang Darussalam
This research discusses the role of Kimas Hindi or Sultan Abdurrahman Khalifatul Mu’minin Sayyidul Imam in establishing the Palembang Sultanate which began because of the feud betw...
Studi Semiotika Makna Upacara Perayaan Dewi Kwan Im di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang
Studi Semiotika Makna Upacara Perayaan Dewi Kwan Im di Kelenteng Dewi Kwan Im Palembang
This research discusses of rituals for Dewi Kwan Im celebration that is the day Dewi Kwan Im leaving the world. Dewi Kwan Im is the Goddess who was highly respected by Khonghucu pe...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Palembang
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Palembang
Abstract : The research aims to determine and analyze the influence of E-SAMSAT, Mobile SAMSAT and Corner SAMSAT on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in Palembang City. The researc...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI KLINIK BERSALIN BUDI MULIA MEDIKA PALEMBANG TAHUN 2013
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI KLINIK BERSALIN BUDI MULIA MEDIKA PALEMBANG TAHUN 2013
ABSTRACT [Indonesia is the country with the largest population among the member countries of ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) with a population of more 243.3 mi...
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
Citra Kota Cimahi Sebagai Kawasan Militer telah dicanangkan pada bulan Februari tahun 2010 yang lalu, pencanangan ini dilakukan oleh pihak pemerintah Kota Cimahi beserta jajaran in...

Back to Top