Javascript must be enabled to continue!
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KUSTA
View through CrossRef
Penderita kusta di Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kasus penyakitmencapai sekitar 1.749 kasus. Penderita kusta tertinggi ditemukan di KabupatenPurwakarta tahun 2014 dengan jumlah sekitar 284 penderita kusta. Hal tersebutdiduga pengetahuan masyarakat tentang faktor peyebab kusta rendah. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang kusta dengankejadian kusta pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal WaruKabupaten Purwakarta Tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalahSurvei Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayahkerja Puskesmas Tegal Waru Kabupaten Purwakarta dengan teknik desainpurposive Random Sampling diperoleh 100 sampel. Pengumpulan datamenggunakan angket dan rekam medis kemudian dianalisis secara univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 100 responden terdapat sebagianbesar responden yang berpengetahuan cukup yaitu 51%, dan hampirsetengahnya responden yang berpengetahuan baik yaitu 42%, serta hanyasebagian kecil yaitu 7% responden yang berpengetahuan kurang. Saran hasilpenelitian yaitu dapat dijadikan sebagai informasi dalam pemberian pelayanankesehatan berupa penyuluhan sebagai tindakan preventif dan promotif dalammencegah penyebaran penyakit kusta
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi
Title: PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KUSTA
Description:
Penderita kusta di Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kasus penyakitmencapai sekitar 1.
749 kasus.
Penderita kusta tertinggi ditemukan di KabupatenPurwakarta tahun 2014 dengan jumlah sekitar 284 penderita kusta.
Hal tersebutdiduga pengetahuan masyarakat tentang faktor peyebab kusta rendah.
Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang kusta dengankejadian kusta pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal WaruKabupaten Purwakarta Tahun 2015.
Metode penelitian yang digunakan adalahSurvei Deskriptif.
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayahkerja Puskesmas Tegal Waru Kabupaten Purwakarta dengan teknik desainpurposive Random Sampling diperoleh 100 sampel.
Pengumpulan datamenggunakan angket dan rekam medis kemudian dianalisis secara univariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 100 responden terdapat sebagianbesar responden yang berpengetahuan cukup yaitu 51%, dan hampirsetengahnya responden yang berpengetahuan baik yaitu 42%, serta hanyasebagian kecil yaitu 7% responden yang berpengetahuan kurang.
Saran hasilpenelitian yaitu dapat dijadikan sebagai informasi dalam pemberian pelayanankesehatan berupa penyuluhan sebagai tindakan preventif dan promotif dalammencegah penyebaran penyakit kusta.
Related Results
Kusta dalam Lensa Teologi dan Medis: Pemahaman Interdisipliner dari Imamat 13
Kusta dalam Lensa Teologi dan Medis: Pemahaman Interdisipliner dari Imamat 13
Literatur medis modern mengungkap bahwa kusta adalah penyakit yang dapat diobati dan tidak mudah menular. Sebaliknya, literatur teologis, terutama dari teks-teks Alkitab, sering me...
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Kusta Di Puskesmas Kalumata
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Kusta Di Puskesmas Kalumata
Kusta merupakan masalah kesehatan yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial dan ekonomi. Di Kota Ternate, wilayah kerja Puskesmas Kalumata mencatat angka kejadian ...
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Penderita Kusta di Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Penderita Kusta di Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli
Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae (ML), kusta dapat sangat progresif bila tidak ditangani dan dapat menyebabkan kurusakan pada kulit, saraf-saraf a...
Kadar IL-10 plasma berkorelasi positif dengan kadar IgM anti PGL-1 pada narakontak serumah pasien kusta tipe multibasiler
Kadar IL-10 plasma berkorelasi positif dengan kadar IgM anti PGL-1 pada narakontak serumah pasien kusta tipe multibasiler
Introduction: A healthy person who contacts people diagnosed with leprosy can be at a high risk of being infected with leprosy with a predominance of the subclinical stage. The MB ...
Morbus hansen tipe borderline lepromatous pada seorang anak dengan riwayat narakontak erat kusta tipe mulibasiler: laporan kasus
Morbus hansen tipe borderline lepromatous pada seorang anak dengan riwayat narakontak erat kusta tipe mulibasiler: laporan kasus
Background: Leprosy is a chronic granulomatous disease caused by Mycobacterium leprae and Mycobaterium lepromatosis. Children are one of the populations at risk of M. leprae transm...
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECACATAN TINGKAT 2 PADA PENDERITA KUSTA
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECACATAN TINGKAT 2 PADA PENDERITA KUSTA
Angka penemuan kasus baru kusta di dunia yang terlapor di data World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2012 sekitar 219.057 atau sebesar 4,06 (prevalence rate per 10.000 pe...
Penguatan Literasi Zakat dan Implementasinya dalam Meningkatkan Kepedulian Mahasiswa UBP Karawang
Penguatan Literasi Zakat dan Implementasinya dalam Meningkatkan Kepedulian Mahasiswa UBP Karawang
Tujuan PKM ini untuk membantu ruang berpikir bahwa pentingnya penerapan nilai-nilai sosial masyrakat melalui Literasi Zakat dan wujud kepekaan dalam bidang pendidikan, sosial kemas...
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN
CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI TENTANG
PROTOKOL TATA LAKSANA JENAZAH PASIEN COVID-19
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN
CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI TENTANG
PROTOKOL TATA LAKSANA JENAZAH PASIEN COVID-19
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ditetapkan oleh World Health Organization (WHO)
sebagai pandemi global. Jumlah kasus dan jumlah kematian akibat COVID-19 terus meningkat dan
m...

