Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam (Studi Komparatif)

View through CrossRef
Dalam pembahasan ini menunjukkan bahwa: Ajaran Taoisme adalah ajaran yang lebih menekankan pada perbaikan akhlak umat manusia yang sudah rusak, kemudian untuk dapat menjadi manusia yang bijaksana dengan tujuan terakhir yaitu untuk mendapatkan kebahagian yang kekal dengan cara menyatu dengan Tao (Tuhan). Mistisisme Islam juga bertujuan untuk pembinaan aspek moral untuk mewujudkan kestabilan jiwa yang berkesinambungan, penguasaan dan pengendalian hawa nafsu sehingga manusia istiqomah dalam pendirianya. Dalam hal ini yang paling ditekankan adalah membina akhlak, baik akhlak kepada sesama mansia dan lebih lagi kepada Allah. Perbedaan antara Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam yaitu: Mistisisme Islam bersumber dari al-Qur’an dan Hadis Nabi Saw, sedangkan ajaran Taoisme bersumber dari kitab Tao Te Ching yang merupakan ajaran Lao Tze yang berisi filsafat, hikmah dan jalan hidup. Adapun persamaan antara Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam yaitu: Sama-sama bertujuan untuk pembinaan aspek moral yang bertujuan mewujudkan kestabilan jiwa yang berkesinambungan, penguasaan dan pengendalian hawa nafsu sehingga manusia istiqomah dalam pendirianya. Dalam hal ini yang paling ditekankan adalah pembinaan akhlak, baik akhlak kepada sesama manusia, terlebih lagi akhlak kepada Allah Swt. 
State Islamic University of Raden Fatah Palembang
Title: Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam (Studi Komparatif)
Description:
Dalam pembahasan ini menunjukkan bahwa: Ajaran Taoisme adalah ajaran yang lebih menekankan pada perbaikan akhlak umat manusia yang sudah rusak, kemudian untuk dapat menjadi manusia yang bijaksana dengan tujuan terakhir yaitu untuk mendapatkan kebahagian yang kekal dengan cara menyatu dengan Tao (Tuhan).
Mistisisme Islam juga bertujuan untuk pembinaan aspek moral untuk mewujudkan kestabilan jiwa yang berkesinambungan, penguasaan dan pengendalian hawa nafsu sehingga manusia istiqomah dalam pendirianya.
Dalam hal ini yang paling ditekankan adalah membina akhlak, baik akhlak kepada sesama mansia dan lebih lagi kepada Allah.
Perbedaan antara Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam yaitu: Mistisisme Islam bersumber dari al-Qur’an dan Hadis Nabi Saw, sedangkan ajaran Taoisme bersumber dari kitab Tao Te Ching yang merupakan ajaran Lao Tze yang berisi filsafat, hikmah dan jalan hidup.
Adapun persamaan antara Ajaran Taoisme dan Mistisisme Islam yaitu: Sama-sama bertujuan untuk pembinaan aspek moral yang bertujuan mewujudkan kestabilan jiwa yang berkesinambungan, penguasaan dan pengendalian hawa nafsu sehingga manusia istiqomah dalam pendirianya.
Dalam hal ini yang paling ditekankan adalah pembinaan akhlak, baik akhlak kepada sesama manusia, terlebih lagi akhlak kepada Allah Swt.
 .

Related Results

Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DOKTRIN MISTISISME AL-GHAZALI (Sufisme Sebagai Etape Perjalanan Spiritual)
DOKTRIN MISTISISME AL-GHAZALI (Sufisme Sebagai Etape Perjalanan Spiritual)
Pada periode Seljuk, dinasti Abasiyah, fakultas-fakultas pengetahuan berkembang sedemikian rupa. Filsafat, kalam, tafsir, yurisprudensi Islam dan mistisisme mengemuka; demikian pul...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
SUFISM IN JAVA: The Meeting Point Between Sufism and Javanese Mysticism
SUFISM IN JAVA: The Meeting Point Between Sufism and Javanese Mysticism
<p>Wali Songo is a clerical preacher who is not only an Islamic prophet but also a carrier of Sufism in Java. This paper reviews sufism in Wali Songo era and the meeting poin...
AJARAN (SESAT) HARUN BIN MAT SAAT: ANALISIS AJARAN, PERKEMBANGAN DAN PENGARUHNYA DI KUANTAN, PAHANG
AJARAN (SESAT) HARUN BIN MAT SAAT: ANALISIS AJARAN, PERKEMBANGAN DAN PENGARUHNYA DI KUANTAN, PAHANG
Ajaran sesat atau ajaran salah adalah suatu ajaran, fahaman atau amalan yang didakwa sebagai ajaran Islam tetapi bukan daripada ajaran Islam yang sebenar. Ia bertentangan dengan su...
Jejak Pendidikan Islam di Sumatera Barat
Jejak Pendidikan Islam di Sumatera Barat
Islam pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat setempat oleh pedagang Muslim yang menjalani aktivitas dagang. Ini seiring waktu, menyebabkan peningkatan minat dan akhirnya pene...

Back to Top